(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Menghindar


__ADS_3

Setelah kejadian penghinaan itu, Azalia sudah benar-benar menghindari laki-laki yang bernama Danu Maheswara Abraham itu. wanita cantik itu bukan hanya menghindar. Melainkan, lama sekali tidak terlihat jejaknya.


Karena setiap kali Danu ke kedai milik wanita itu, yang tampak di sana hanyalah ibunda dari wanita itu. sementara Azalia dan juga Kenzo, seperti hilang ditelan bumi. tentu saja hal itu membuat Danu merasa sangat bersalah dan juga merasa sangat kebingungan. karena laki-laki itu, tidak tahu lagi di mana harus mencari wanita itu.


"aaaakkhh! di mana aku harus mencari keberadaan dia? aku tidak ingin sampai kehilangan dia untuk yang kedua kalinya."ucap laki-laki itu Seraya mend*sah pelan.


Saat ini laki-laki itu telah berada di depan kedai milik Azalia. berharap, laki-laki itu dapat menemukan Di mana keberadaan wanita itu. namun, sungguh kenyataan tak sesuai ekspektasi. karena yang ditemui laki-laki itu, adalah para karyawan dari Azalia. sementara pemiliknya, pergi entah ke mana.


"maafkan aku Azalia? aku tidak bermaksud untuk membuatmu seperti ini. maafkan aku karena aku, sama sekali tidak bisa melindungimu."ucap laki-laki itu penuh dengan penyesalan.


Karena sudah merasa lelah dalam mencari keberadaan wanita itu, Danu akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya.


Sampainya di rumah itu, Danu segera masuk ke dalam kamarnya tanpa memperdulikan keberadaan istri dan juga anaknya. tentu saja hal itu membuat Keyla yang melihatnya, merasa sangat bahagia. karena ternyata usahanya kali ini, berjalan dengan sangat lancar.


"aku sungguh senang. karena dia, sudah benar-benar pergi dari kehidupan laki-laki yang sangat aku cinta ini."ucap wanita manja itu Seraya tersenyum senang.


Kemudian Keyla segera bangkit dari tempat duduknya untuk menghampiri laki-laki itu. Sementara Thalia, bocah kecil itu segera dititipkan oleh asisten rumah tangga yang ada di sana.

__ADS_1


"sayang, kamu kenapa?"tanya Keyla. saat wanita itu, sudah berada di dalam kamar bersama dengan Danu.


Laki-laki itu segera melayangkan tatapan tajam ke arah wanita manja itu. hingga membuat Keyla, seketika tersentak kaget. tak lama berselang, wanita itu mundur beberapa langkah.


"kenapa kamu lakukan itu?!"tanya Danu dengan suara yang menggelegar. hingga membuat wanita itu, ketika menggigil ketakutan. karena seumur hidupnya, Keyla tidak pernah mendengar suara bentakan.


"Ka... kamu membentakku?"tanya wanita itu dengan tubuh yang masih saja bergetar.


Danu tidak menjawab pertanyaan dari wanita itu. laki-laki tampan itu segera menarik dagu dari Keyla dengan kasar. hingga membuat wanita itu, seketika meringis kesakitan.


"ma.. maafkan aku kak Danu. aku mohon maafkan aku."ucap wanita itu mencoba untuk meraih suaminya. namun hal itu dengan cepat ditepis oleh Danu.


Dengan amarah yang meluap-luap di dalam dadanya, Danu segera meninggalkan tempat itu. laki-laki itu sama sekali tidak memperdulikan teriakan dari Keyla.


"aku harus menyelamatkan anak itu dulu."ucap Danu Seraya menghampiri Thalia yang masih bersama dengan asisten rumah tangga mereka.


"biar dia aku bawa."setelah mengatakan hal itu, Danu segera membawa bocah kecil itu untuk meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


"kita mau ke mana, Pa?"tanya Thalia saat mereka sudah berada di perjalanan.


"kita akan jalan-jalan sebentar."ucap laki-laki itu masih fokus terhadap jalanan.


****


Tak lama berselang, Danu telah sampai di kediaman Azalia. laki-laki itu berniat akan turun dari dalam mobilnya untuk menghampiri rumah itu. namun seseorang menepuknya dari arah belakang.


"Azalia dan juga keluarganya sudah tidak ada di sini. Anda bisa lihat sendiri rumah itu sudah dalam tulisan dijual."ucap orang itu tanpa memperdulikan tatapan heran dari Danu.


Membuat laki-laki yang mendengar itu, seketika terdiam. dirinya tidak tahu lagi, bagaimana agar bisa mencari keberadaan wanita itu.


"ssshhhh kemana aku harus mencari keberadaannya?"tanya Danu sering menjambak rambutnya sendiri. dirinya merasa, bahwa Azalia saat ini tengah menghindar darinya.


Nb: Yuk mampir ke cerita temen aku ini dijamin nggak akan pernah nyesel.


__ADS_1


__ADS_2