
Beberapa hari setelah kejadian itu, Danu benar-benar menuruti keinginan Keyla. laki-laki itu benar-benar memperlakukan wanita manja itu, selembut dan sehalus mungkin. membuat Keyla, merasa sangat bahagia. wanita itu tidak ingin melepaskan genggaman tangannya dari laki-laki yang sangat ia cintai itu.
Sementara Danu, laki-laki tampan itu hanya terdiam. menahan semua gejolak yang ada di dalam dadanya. beberapa kali, laki-laki itu hendak memberontak. saat Keyla, melakukan sesuatu yang berlebihan pada dirinya. Namun setiap laki-laki itu melakukan perlawanan, maka Keyla akan mengancamnya.
"sayang, sekarang aku ingin kau segera merealisasikan keinginanku."ucap wanita manja itu Seraya bergelayut mesra di lengan Danu.
Membuat laki-laki itu seketika mengerutkan kening. "merealisasikan apa?"tanya laki-laki itu dengan raut wajah tak mengerti.
"kau jangan pura-pura bodoh seperti ini! apa kau ingin aku melakukan sesuatu pada wanita itu?"tanya Keyla Seraya melotot tajam ke arah suaminya itu.
Membuat Danu yang mendengar itu, seketika membuang nafasnya kasar. dan dengan segera, menatap ke sembarang arah. karena tidak ingin bertatapan dengan wanita itu.
"aku mau sekarang juga!"ucap wanita itu dengan nada yang sangat tegas. membuat Danu yang mendengarnya, hanya menghela nafas Seraya menganggukkan kepala.
"baiklah kalau begitu aku pergi dulu."setelah mengatakan hal itu, Danu segera masuk ke dalam mobilnya.
Dan dengan segera, melajukan kendaraan pribadinya itu untuk memecah keramaian jalan raya. tepat di lampu merah, laki-laki itu menghentikan laju kendaraannya.
"aaarrrgggh! sialan kenapa aku bisa lemah sekali seperti ini?!"teriak Danu Seraya memukul setir mobil yang ada di hadapannya.
Danu bisa saja membawa istri dan juga anaknya keluar dari kotak itu untuk menetap di kota lain. namun, semua itu percuma. karena Keyla adalah wanita yang nekat. wanita itu dapat melakukan apa saja yang ia inginkan untuk mendapatkan sesuatu yang dia incar.
__ADS_1
Untuk itulah, laki-laki itu akan mencoba untuk mengalah terlebih dahulu. jika nantinya dirinya mendapatkan suatu celah untuk meninggalkan wanita itu, maka itu akan dia lakukan dengan segera.
****
"apa semuanya sudah siap?"tanya Kintania menatap ke arah putrinya.
"sudah Bunda."jawab wanita itu dengan senyuman manis."aku tidak menyangka, kalau apa yang kita impikan selama ini, benar-benar terjadi. usaha kita laris manis."ucap wanita itu dengan kegirangan seperti anak kecil.
Hingga membuat Kenzo yang melihat itu, seketika tertawa. membuat Kintania dan juga Azalia yang mendengar itu, seketika menoleh secara bersamaan ke arah bocah laki-laki itu.
"kamu kenapa sayang? kok tertawa sendiri?"tanya aslinya dengan raut wajah kebingungan.
Mereka segera berangkat ke tempat tujuan. setelah dirasa semuanya telah selesai. tak lama berselang, mereka sudah sampai ke tempat tujuan dan segera mempersiapkan semuanya.
Di saat mereka semua tengah sibuk mempersiapkan dan melayani penjual yang semakin lama semakin membludak itu, Danu datang menghampiri Azalia. membuat Kintania, akhirnya memberikan kode untuk putrinya itu berbicara pada laki-laki itu.
Apalagi status mereka masihlah sebagai seorang suami istri. tentu saja hal itu tidak baik jika Azalia, mengabaikan Danu.
"Ada apa mas?"tanya wanita itu saat mereka sudah berada di tempat yang lumayan sepi dari pengunjung.
bukannya menjawab pertanyaan dari Azalia, Danu yang mendengar itu, justru terdiam dan menitihkan air mata. membuat wanita itu, merasa kebingungan.
__ADS_1
"Mas, ada apa?"tanya wanita itu. Azalia semakin merasa terkejut, saat laki-laki itu, memeluknya dengan sangat erat.
"maafkan aku. ku mohon maafkan aku. aku tidak bermaksud untuk melakukan hal ini."bisik laki-laki itu dengan deraian air mata yang membasahi wajah tampannya itu.
Tentu saja hal itu membuat Azalia yang mendengarnya, semakin merasa kebingungan."ada apa?"tanya wanita itu dengan raut wajah penasaran.
bukannya menjawab, laki-laki itu justru melangkah mundur. dan setelah beberapa saat setelah mereka berjarak, Danu dengan segera mengatakan sesuatu.
"maafkan aku Azalia. mulai saat ini, kita bukanlah suami istri lagi. dengan kata lain, aku menceraikanmu"
duaaarr
bagai tersambar petir di siang bolong, tubuh Azalia seketika melemas. apa yang iya inginkan seketika benar-benar terjadi.
Wanita itu, segera terduduk di atas tanah. dengan Menyentuh dadanya yang terasa berdenyut.
Sementara Danu, karena laki-laki itu tidak kuasa untuk menahan dan melihat semuanya, akhirnya memutuskan untuk pergi dari sana.
Nb: yuk mampir ke cerita yang satu ini dijamin nggak akan pernah nyesel.
__ADS_1