(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Peringatan keras.


__ADS_3

Tak lama berselang, setelah mereka sibuk dan sedikit panik untuk mencari keberadaan Kenzo, bocah kecil itu tiba-tiba saja muncul. hingga membuat Azalia merasa sedikit terkejut.


Bukan kemunculan bocah kecil itu yang membuatnya terkejut. melainkan laki-laki dewasa yang ada di sebelah Kenzo. tanpa pikir panjang lagi, wanita itu segera menarik putranya untuk berada dalam dekapannya.


"jangan pernah mendekati anakku lagi!"ucap Azalia dengan suara bergetar namun dengan pandangan mata yang sangat tajam.


Membuat laki-laki itu yang tak lain adalah Danu, seketika menautkan alisnya."kenapa aku tidak boleh menemui dia? bukankah dia adalah putraku juga? lalu salahnya di mana?"tanya Danu yang merasa tidak habis pikir dengan sikap wanita yang masih menjadi istrinya itu.


Tanpa menjawab, wanita cantik itu langsung masuk ke dalam mobilnya. dan tanpa sadar pula, laki-laki itu juga masuk ke dalam mobil yang sama melalui pintu yang lain.


Tentu saja, hal itu membuat Azalia merasa sangat terkejut. karena dia tidak menyangka, bahwa laki-laki itu akan bertingkah seperti itu.


"Mas Danu keluar!"ucap wanita itu tanpa sadar membentak sang suami.

__ADS_1


"Azalia turunkan suaramu!"tegur Kintania kepada sang putri. hingga membuat Azalia, ketika menundukkan kepala. membuat Danu, ketika tersenyum senang.


sementara Kenzo, bocah kecil itu hanya menatap bingung ke arah dua orang dewasa yang ada di hadapannya saat ini. karena saat ini, Kenzo bersama dengan Kintania berada di jok belakang.


"sudahlah Azalia, segera kita pergi ke kedai saja. jangan sampai pelanggan itu menunggu."ucap Kintania pada akhirnya.


"tapi Bun,..."ucapan Azalia seketika terhenti saat mendengar sahutan dari ibunya itu.


Sebenarnya, wanita itu juga merasakan hal yang sama. dengan apa, yang dirasakan oleh Azalia. namun Kintania memutuskan untuk meredam egonya. karena ada hati yang harus dijaga. yaitu adalah hati Kenzo. bocah kecil itu tidak tahu menahu tentang apa yang terjadi. sehingga menurut Kintania, tidak pantas bocah kecil itu menjadi korban dari keegoisan kedua orang tuanya.


****


Tak berselang lama, mobil yang dikendarai oleh Azalia, telah sampai di kedai miliknya. dan setelah memarkirkannya dengan aman, mereka semua segera keluar dari dalam mobil itu. nampaknya semua dari mereka, tidak ada yang menyadari kehadiran seseorang.

__ADS_1


Hingga orang itu, perlahan-lahan berjalan mendekati mereka. membuat Azalia merasa sangat terkejut. wanita itu bahkan, melangkahkan kakinya untuk mundur beberapa cm.


"sedang apa Kak kau di sini?"tanya Keyla Seraya melayangkan tatapan tajam ke arah Azalia. padahal jika diluruskan, Keyla lah yang menjadi perebut diantara Danu dan juga Azalia. namun, Keyla bersikap seolah-olah dirinya yang menjadi korban.


"sedang menemani istriku!"ucap Danu dengan santainya.


Membuat Kayla yang mendengar itu, seketika membelikan kedua matanya. wanita itu benar-benar tidak menyangka. bahwa laki-laki yang selama ini, telah ia kendalikan, ternyata bisa berubah secepat itu.


"aku sudah sabar ya Kak, untuk tidak menceritakan semua ini kepada ibu. jika tidak, aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. sekarang sebelum aku melakukan hal itu, lebih baik kau ikut aku saja."ucap Keyla dengan nada yang sangat ditekankan. menandakan bahwa wanita itu, melakukan peringatan keras terhadap laki-laki yang berstatus sebagai suaminya itu.


Nb: yuk mampir yuk ke sini, dijamin kalian nggak akan pernah nyesel. karena Ceritanya ini, sangatlah bagus dan luar biasa.


__ADS_1


__ADS_2