(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Jujur


__ADS_3

Saat ini, Danu dan juga Azalia, tengah berada di kediaman kedua orang tua laki-laki itu. dan sejak tadi, Azalia merasa sangat gemetaran. Karena untuk kedua kalinya, dirinya akan membuat orang tua Danu marah besar. setelah sebelumnya hal itu pernah terjadi sebelum dirinya menjadi istri laki-laki itu.


"aku takut."ucap wanita itu dengan suara yang sangat lirih.


Sementara Danu yang mendengar itu, hanya terdiam dengan menggenggam tangan istri kesayangannya itu dengan sangat erat.


"kenapa kamu kemari membawa wanita itu?!"tiba-tiba saja, pertanyaan dari Megan itu, sukses membuat keduanya menoleh ke arah sumber suara.


Dan hal itu semakin membuat Azalia merasa sangat ketakutan. wanita itu semakin merapatkan tubuhnya kepada sang suami dengan tangan yang berkeringat dingin dan juga bergetar hebat.


"tenanglah Sayang, aku akan melindungimu apapun Yang terjadi."ucap laki-laki itu tepat di telinga sang istri. namun hal itu tidak membuat rasa takut Azalia, menjadi berkurang. justru semakin bertambah kuat.


"bagaimana kalau sesuatu hal terjadi padaku? sungguh aku tidak ingin menjadi Samsak oleh keluarga mereka Ya Tuhan."Azalia terus saja bergumam di dalam hatinya. Seraya sesekali, menatap ke arah wanita paruh baya yang saat ini menatapnya dengan tatapan tajam.


" Bu, Ada yang ingin aku bicarakan."ucap Danu. setelah sebelumnya, menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan.


"apa yang ingin kamu bicarakan?"tanya Megan dengan tatapan yang masih terarah kepada wanita yang ada di sebelah putranya itu.


"Sebenarnya aku,.."belum sempat laki-laki itu mengatakan ucapan selanjutnya, seseorang dari luar sana masuk ke dalam rumah itu dengan langkah tergesa-gesa. siapa lagi orangnya jika bukan Keyla.


Tentu saja, hal itu membuat Megan yang melihatnya merasa panik yang luar biasa."Keyla, ini sama sekali tidak seperti apa yang kamu pikirkan wanita itu,..."ucapan Megan seketika terhenti. saat mendengar penuturan dari putranya itu.

__ADS_1


"dia adalah istriku, Bu. kami menikah sebelum Ibu menjodohkan ku dengan Keyla. memang tujuanku kemari, ingin mengatakan kebenarannya. bahwa aku dan juga Azalia, sudah menikah tepat sebelum aku menikah dengan Kayla. karena aku, sangat mencintai wanita ini."ucap Danu dengan lantang.


Tentu saja, hal itu membuat semua orang yang ada di sana merasa sangat terkejut. terutama Megan. wanita paruh baya itu, bahkan harus melangkah mundur. karena tidak kuasa, mendengar ucapan dari putranya itu.


"a..apa kamu bilang? kamu sudah menikah dengan wanita ini?"tanya Megan dengan suara terbata-bata dan juga tubuh yang bergetar cukup kuat.


Wanita paruh baya itu sama sekali tidak menyangka. jika putranya tega dan berani mengambil keputusan sebesar itu di belakang mereka.


Sementara Keyla, Wanita itu sudah jatuh terduduk dan mulai menangis tersedu-sedu. tentu saja hal itu membuat Megan yang melihatnya, langsung berlari dan menghampiri menantu kesayangannya itu.


"kamu tenang saja sayang, Ibu pastikan wanita itu akan habis ditangan ibu."ucap Megan Seraya melirik ke arah Azalia dengan tatapan membunuhnya.


Tentu saja, hal itu membuat wanita cantik itu merasa sangat ketakutan. Azalia segera bersembunyi di balik punggung Danu.


"apa maksudmu? kenapa kamu malah membela wanita itu daripada istrimu sendiri. apa kelebihan dari wanita miskin itu dibandingkan Keyla?"tanya Megan dengan tatapan mata membunuhnya.


"karena Azalia adalah wanita setia. sementara wanita yang ibu bangga-banggakan itu, adalah wanita penghianat."ucapan itu sukses membuat kedua mata Megan seketika membulat sempurna.


plak


Satu tamparan keras seketika mendarat mulus di wajah tampan milik Danu. hingga membuat Azalia, seketika membekap mulutnya dengan kedua tangan.

__ADS_1


"jaga bicaramu Danu!"bentak Bhaskara berapi-api. memang sejak tadi, laki-laki paruh baya itu juga menyimak apa yang terjadi.


"Ibu sama Ayah mau tahu yang sebenarnya? oke aku akan katakan. sebenarnya itu,..."ucapan Danu seketika terhenti saat mendengar teriakan dari seseorang. siapa lagi jika bukan Keyla.


"cukup Kak Danu! jangan pernah memfitnahku aku seperti itu!"teriak Keyla dengan lantang dan juga dengan tubuh yang bergetar hebat.


Tentu saja hal itu, membuat Megan yang mendengarnya, kembali memeluk tubuh menantu kesayangan yaitu.


"kamu jangan bicara sembarangan. tidak mungkin menantu kesayanganku melakukan hal itu!"bentak Megan dengan suara menggelegar.


Membuat Keyla yang berada dalam pelukan wanita paruh baya itu, seketika tersenyum miring."kalian tidak akan bisa melawan ku."ucap wanita manja itu dalam hati.


"itu sama sekali tidak benar. apa yang dikatakan laki-laki itu memang benar."tiba-tiba saja pandangan semua orang teralihkan ke arah seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan itu.


"siapa kamu?"teriak Bhaskara dengan lantang dan wajah merah padam.


"aku adalah kekasih dari Keyla. dan juga ayah dari anak wanita yang telah kamu bangga-banggakan itu."ucap laki-laki itu Seraya tersenyum miring kepada Keyla.


"tolong jangan percaya!"teriak Kayla dengan tubuh bergetar.


Laki-laki itu seketika hanya tersenyum miring. dan tanpa basa-basi, dirinya menceritakan semuanya beserta memberikan bukti-bukti yang ada. tentu saja, hal itu membuat Keyla seketika tak sadarkan diri

__ADS_1


Nb : Yuk mampir di cerita temen aku ini, dijamin kalian tidak akan pernah menyesal.



__ADS_2