(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Mencari Tahu


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu dengan kesedihan yang tampak jelas di wajah Azalia. bagaimana tidak sedih putra semata wayangnya itu masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit. walaupun kondisinya sudah berangsur-angsur membaik, tetap saja hasilnya merasa sangat sedih. karena anak kecil itu, harus merasakan sakitnya ditusuk jarum.


Namun dibalik itu semua, Azalia merasa sangat bersyukur. karena banyak orang-orang yang menyayangi dan peduli pada kondisi Kenzo.


"apa kamu sudah tahu siapa pelakunya?"sayup-sayup, Azalia seperti mendengar suara seseorang yang tengah berbincang-bincang.


Dengan langkah perlahan, wanita cantik itu melangkahkan kakinya untuk mendekati sumber suara. karena dirinya juga merasa sangat penasaran dengan siapa sebenarnya pelaku yang mencelakai putranya itu. karena menurut informasi, Keyla dan juga keluarganya sudah pindah dari negara ini.


Memang Azalia sempat menaruh rasa curiga pada wanita yang menjadi musuh bebuyutannya itu. namun itu semua terbantahkan, saat mendengar penuturan dari beberapa orang yang mengatakan bahwa Keyla dan yang lain sudah pindah dari negara itu ke negara lain.


"aku juga tidak tahu Bu. tapi aku sangat curiga pada keluarga Keyla."jawab Danu dengan menghela nafas panjang.


"Ibu juga merasakan hal yang sama. tapi bukankah dia dan juga keluarganya telah berada di luar negeri beberapa hari yang lalu?"tanya Megan menatap ke arah putranya.

__ADS_1


Danu yang mendengar itu, seketika mengedikkan bahunya."entahlah Bu aku juga tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi."ucap laki-laki itu yang terlihat sangat lesu.


"tidak usah khawatir. mencari pelaku itu sama-sama."ucap Bhaskara yang tiba-tiba sudah berada di samping sang istri.


"apa Ayah memiliki kandidat lain siapa yang menurut ayah melakukan ini selain keluarga Keyla?"tanya dan menatap ke arah laki-laki paruh baya itu dengan tatapan yang sangat serius.


"apa mungkin keluarga Jinny?"tanya Megan secara spontan. karena selain keluarga Keyla, keluarga jennie juga pernah merasakan sakit hati akibat penolakan dari Danu.


"tapi jika keluarga itu yang melakukannya? kenapa dia masih menghubungi kamu untuk meminta bantuan? Bahkan hari ini Ayah Jinny menghubungimu untuk bertemu dan membahas soal bisnis yang kalian kelola bersama?"tanya Megan dengan raut wajah tak mengerti.


Membuat Megan yang mendengar itu, seketika menundukkan kepala."maafkan Ibu sayang, gara-gara Ibu tidak ingin melihat kamu bersama dengan Azalia bersama, Akhirnya kamu yang menjadi korban."ucapnya Seraya menunjukkan kepala dengan penuh penyesalan.


Yap karena Mega n sangat membenci kehadiran Azalia dan menantang hubungan mereka, wanita paruh baya itu sampai dijodohkan dengan beberapa wanita termasuk juga Jinny dan juga Keyla. namun mereka semua ditolak oleh Danu secara mentah-mentah. bedanya, Keyla dan juga keluarganya memiliki sifat kepala batu. sehingga mereka tidak mundur begitu saja saat ditolak secara mentah-mentah oleh laki-laki itu.

__ADS_1


Azalia yang mendengar penuturan dari orang-orang itu, hanya dapat menghela nafas panjang. dirinya juga merasa sangat kebingungan untuk mencari keberadaan pelaku sebenarnya. semua media sosial telah ia tuju untuk mencari tahu tentang pelaku penabrakan itu.


"kamu kenapa sayang?"tanya Kintania. saat mereka sudah berada di ruangan rawat Kenzo.


"aku masih merasa bingung untuk mencari keberadaan pelaku itu. karena sampai saat ini, belum ada petunjuk apapun dari semua kasus ini." ucap wanita itu Seraya menghela nafas panjang.


***


Sementara itu di tempat lain terlihat dua orang laki-laki paruh baya tengah berbincang-bincang Seraya memegang sebuah ponsel di tangan mereka.


"bagaimana apu rencana kita sudah lancar?"tanya seorang laki-laki paruh baya yang berada di sisi kanan meja.


"semua sudah berjalan dengan lancar. kita hanyaperlu mencari tahu keadaan dari keluarga itu. aku sudah tidak sabar untuk menghancurkannya."jawab seorang laki-laki paruh baya yang berada di sisi kiri meja itu.

__ADS_1


Tak lama berselang mereka berdua tertawa secara bersamaan."laki-laki itu pasti tidak akan pernah menyangka jika kita pelakunya. karena mereka pasti hanya menganggap bahwa kita ini tidak berbahaya."ucap salah seorang dari mereka dengan tertawa terbahak-bahak.


__ADS_2