(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Takut


__ADS_3

Beberapa hari setelah kejadian itu, Keyla menjadi uring-uringan di rumahnya sendiri. wanita yang terkenal manja itu, sesekali akan membanting barang-barang yang ada di dalam rumahnya. tentu saja hal itu dilakukan oleh Kayla, tanpa sepengetahuan dari laki-laki yang menjadi incarannya.


Karena Keyla, masih ingin mempertahankan semuanya. sungguh wanita itu tidak akan pernah rela jika dirinya Harus Berpisah dengan laki-laki yang sangat ia cintai itu.


Sampai saat ini, Keyla belum menceritakan apa yang terjadi pada ibu mertuanya bukan karena merasa kasihan dengan wanita itu. melainkan, Keyla berpikir, masih bisa menghandle semuanya seorang diri.


"aku harus temui dia!"ucap Kayla Seraya beranjak dari tempat duduknya.


Wanita manja itu seketika segera masuk ke dalam mobilnya setelah menitipkan putrinya di asisten rumah tangga.


"Mama pergi dulu ya sayang, kamu di rumah dulu sama mbak."cap Kayla dengan lembut wanita itu segera masuk ke dalam mobil miliknya. dengan sesekali, kan menoleh dan menatap ke arah putrinya itu.


"dia mirip sekali dengan laki-laki itu. bagaimana jika Kak Danu, menyadari akan hal itu? aku tidak ingin semuanya menjadi berantakan!"gumam Keyla pada dirinya sendiri.


Tiba-tiba saja, rasa takut itu segera menyergap hati wanita manja itu. dengan berkali-kali, wanita itu menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"tidak aku tidak akan pernah membiarkan, hal ini sampai ketahuan. susah payah aku mencoba untuk menyembunyikan semuanya, ini tidak boleh terjadi!"wanita itu seraya menguatkan dirinya sendiri. bahwa semuanya akan baik-baik saja.


Tak terasa wanita manja itu telah sampai di depan bangunan yang bertuliskan 'kedai lumpia luar biasa'.


"kenapa sepi sekali?"tanya Keyla pada dirinya sendiri.


Akhirnya wanita itu memutuskan untuk menunggu sampai kedai itu benar-benar dibuka oleh pemiliknya.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat seorang wanita tengah mempersiapkan bahan-bahan yang akan dijual di kedai miliknya.


"semuanya sudah siap!"ucap wanita itu, dengan penuh semangat yang luar biasa. membuat Kintania yang melihat itu, hanya tersenyum kecil Seraya menggelengkan kepalanya.


"di mana Kenzo?"tanya Azalia yang baru saja menyadari, bahwa bocah laki-laki itu tidak ada di tempatnya.

__ADS_1


"tadi dia ada di sini. ke mana sekarang dia?"tanya Kintania yang juga ikut merasa kebingungan dengan keberadaan cucunya itu.


"Kenzo, kamu di mana sayang?!"teriak mereka berdua serempak. sepertinya dua wanita itu merasa sangat panik.


"Bunda di mana anakku?!"tanya Azalia yang tampak sekali sangat khawatir.


"Bunda juga tidak tahu sayang. tadi waktu Bunda ke dapur, anak kamu itu masih ada di di sini sekarang di mana dia?!"ucap Kintania yang juga ikut merasa panik.


Mereka akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan bocah kecil itu. namun sampai sekarang, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaannya. tentu saja hal itu membuat Azalia semakin merasa panik. bayangan-bayangan negatif, seketika berputar-putar di dalam otaknya. membuat wanita itu, merasa semakin takut.


"Ya Allah Sayang, kamu ada di mana sih sekarang?"tanya wanita itu dengan nada suara yang sedikit terdengar takut.


Sungguh, wanita cantik itu merasa begitu takut jika sesuatu hal itu terjadi pada putranya.


"apa jangan-jangan dia diambil mas Danu?"tanya Azalia dengan rasa takut yang semakin menjadi.

__ADS_1


Nb: yuk mampir di karya temen aku ini, dijamin kalian tidak akan pernah nyesel.



__ADS_2