(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Semakin Takut


__ADS_3

"aaarrrgggh!!"


prang!!


brakkk!


Itulah yang terdengar dari rumah mewah milik Keyla. karena saat ini, wanita manja itu tengah mengamuk di dalam rumah itu. sepertinya kehila sangat tidak memperdulikan keadaan sekitar. bahkan wanita manja itu, sesekali akan membentak putrinya sendiri. hingga membuat gadis kecil berusia sama dengan Kenzo itu, merasa sangat ketakutan.


Beruntungnya, para pelayan di rumah itu segera mengamankan bocah kecil itu. sehingga bocah kecil yang bernama Talita itu, tidak menjadi sasaran empuk sang Mama.


"kenapa ini semua bisa terjadi?! dasar sialan!"teriak Keyla Semakin menjadi. membuat semua orang yang ada di bangunan itu, seketika merasa sangat ketakutan.


Terutama Thalita. gadis kecil itu, justru menangis tersedu-sedu dengan tubuh gemetaran ketakutan.


"Mama kenapa?"Tanya bocah kecil itu dengan raut wajah ketakutan dan tubuh bergetar hebat. membuat semua pekerja yang ada di sana, seketika merasa iba dengan bocah itu. karena sejak dulu, bocah kecil itu tidak mendapatkan kasih sayang dari sang Mama. hanya di waktu-waktu tertentu saja, Thalia akan mendapatkan suara lembut ibunya. dan itu dilakukan salah satunya, saat mendapatkan keberadaan Danu di sampingnya.

__ADS_1


"Mama sedang banyak pikiran Sayang, sekarang kamu masuk kamar. ya, nanti simbok menemui kamu jika semuanya sudah aman."ucap wanita paruh baya itu Seraya menggendong tubuh mungil gadis itu.


Thalia yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. kemudian masuk ke dalam kamarnya sendiri ditemani oleh salah satu diantara pekerja itu.


****


Sementara itu Keyla, wanita manja itu masih mengamuk di dalam rumah. dengan membanting beberapa perabotan rumah mewahnya.


"aaarrrgggh! aku harus melakukan sesuatu. aku tidak ingin, Kak Danu menjadi milik wanita itu."ucap wanita manja itu Seraya mengepalkan tangannya kuat-kuat. hingga membuat kuku-kukunya, seketika memutih.


"apa aku melaporkan saja kepada ibu ya?"tanya wanita manja itu pada dirinya sendiri. Sejenak, wanita itu berpikiran ingin melaporkan semua ini kepada Ibu mertuanya.


Namun sesaat kemudian, wanita itu segera menarik ucapannya kembali. karena Ibu mertuanya itu adalah tipe wanita yang mendetail. dirinya akan mencari tahu, apa penyebab dari semua ini terjadi. dan Keyla tidak ingin, rahasianya terbongkar begitu saja.


"sepertinya aku harus menggunakan cara lain untuk melakukan ini semua."setelah mengatakan hal itu, Keyla segera masuk ke dalam kamarnya.

__ADS_1


****


Sementara itu di tempat lain, rasa yang sama tengah dialami oleh Azalia. wanita cantik itu merasa sangat ketakutan. dengan pemikiran-pemikiran yang akan terjadi kedepannya. Tentu saja itu membuatnya, semakin merasa takut.


"bagaimana kalau wanita itu berusaha untuk menyelakai Kenzo? aku tidak akan pernah membiarkan hal itu sampai terjadi."ucap wanita itu masih dalam suasana hati yang takut.


Kemudian, wanita cantik itu menoleh ke arah Danu yang bermain dengan Kenzo." Mas!" panggilnya pada laki-laki itu.


Membuat Danu seketika menoleh. dan langsung menghampiri wanita cantik itu."iya Sayang, ada apa?"tanya laki-laki itu dengan nada suara yang sangat lembut dan juga senyuman yang mengembang.


"lebih baik, kau segera pergi saja dari sini!"ucap wanita itu dengan raut wajah yang sangat serius.


Membuat senyuman yang terpatri dari wajah tampan laki-laki itu, seketika memudar."tidak sampai kapanpun, aku tidak akan pernah melakukan hal itu."tegas Danu. dan setelah mengatakan hal itu, laki-laki itu segera pergi dari sana.


Nb: mampir yuk di karya ini dijamin gak akan nyesel.

__ADS_1



__ADS_2