(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Tak Perduli


__ADS_3

Sementara Danu yang mendengar ancaman dari Keyla, seketika tersenyum miring. tidak seperti biasanya jika wanita itu tengah mengancamnya, Danu akan merasa takut dan menuruti perintah dari wanita itu. namun sekarang, Keyla dapat merasakan dan melihat tatapan tajam dari laki-laki itu. hingga membuat nyalinya, sedikit menciut.


"ke... kenapa kamu melihatku seperti itu Kak? ayo, sekarang kita pulang!"ucap wanita itu Seraya menarik tangan Danu untuk mengajaknya pulang ke rumah.


Namun sesuatu hal yang tidak terduga, terjadi. Karena laki-laki itu, seketika menepis kasar tangan dari Keyla. membuat wanita manja itu, seketika tercengang.


"kamu jahat sekali Kak, aku akan melaporkan ini pada ibu!"ucap wanita itu penuh dengan ancaman.


Danu yang mendengarnya, semakin tersenyum sinis."silakan saja. karena sudah sejak lama, aku juga ingin melakukan hal itu. supaya aku, bisa bebas dan bisa berkumpul dengan keluarga kecilku."ucap Danu, dengan acuh tak acuh.


"keterlaluan kamu Kak!"setelah mengatakan hal itu, Keyla segera pergi dari sana dengan amarah yang meluap-luap dalam dada.


Sementara Danu, laki-laki itu seketika hanya mengedikkan bahunya dan dengan segera, melangkahkan kakinya untuk kembali menghampiri keluarga kecilnya itu.

__ADS_1


"sayang, kamu masuk dulu ya sama oma."ucap Azalia pada Kenzo. membuat bocah kecil itu, sejenak terdiam. matanya masih menatap lurus ke arah laki-laki itu.


Bisa dipastikan, bocah laki-laki berusia empat tahun itu, merasa sangat kebingungan saat melihat adegan yang tidak mengenakan hati Dan matanya itu.


"Sayang, kenapa malah melamun?"tanya Azalia Seraya menyentuh pundak dari putra semata wayangnya itu. hingga membuat laki-laki kecil itu, seketika menatap ke arah sang ibu.


"oke Mami. Mami hati-hati ya di sini,"ucap bocah kecil itu Seraya memeluk kaki Azalia. membuat wanita cantik itu, seketika tersenyum kecil.


Setelah memastikan putranya masuk ke dalam bangunan itu, barulah Azalia menatap laki-laki yang masih menjadi suaminya itu dengan tatapan yang sangat tajam. membuat Danu, seketika menaikkan sebelah alisnya. karena merasa bingung dengan sikap istrinya itu.


Membuat Azalia yang mendengarnya, sedikit merasa tersentuh dengan panggilan itu. kamu itu semua dengan cepat ditepis oleh wanita cantik itu.


"kenapa Mas melakukan hal itu? Mas bisa tahu apa akibatnya jika menentang wanita itu kan? aku tidak ingin, putraku menjadi korban atas keegoisan Mas!"ucap wanita itu Seraya melayangkan tatapan tajam ke arah Danu.

__ADS_1


Membuat laki-laki itu, seketika melangkahkan kakinya untuk mendekati wanita yang sangat ia cintai itu.


"aku sudah merasa tidak peduli dengan semua ini. karena aku sudah merasa lelah dengan semuanya. yang aku inginkan, hanya bersatu dengan kalian."laki-laki itu dengan wajah yang sangat serius.


"kamu jangan gila Mas, kamu tidak memikirkan bagaimana kondisi Kenzo setelah ini? pasti dia akan menjadi incaran Keyla!"ucap wanita itu semakin geram menatap ke arah suaminya itu.


"kamu tenang saja. aku akan membuat penjagaan Di Antara kalian semakin ketat."ucap laki-laki itu penuh dengan keseriusan.


Namun hal itu sama sekali tidak diperdulikan oleh Azalia. Karena Wanita itu, malah memikirkan hal yang lain."andai saja aku tidak ngotot untuk menikah denganmu, semua ini tidak akan pernah terjadi!"ucap Azalia pada akhirnya.


Dirinya merasa benar-benar sangat bodoh karena terbuai na*su sesaat. na*su untuk menikahi laki-laki itu, na*su untuk memiliki dan berbahagia dengan Danu.


Namun nyatanya, semua malah kebalikan dari apa yang ia harapkan dalam pernikahan itu. Karena sekarang, Azalia justru merasa sangat kesakitan dengan semua itu.

__ADS_1


Nb: yuk say mampir di Karya terpopuler teman aku ini dijamin nggak akan pernah nyesel.



__ADS_2