(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Tak Terima


__ADS_3

Sementara itu di tempat lain, terlihat seorang Keyla tengah memarahi Putri kecilnya. dan bahkan wanita itu, sesekali akan memukul tubuh ringkih milik Thalia itu. hingga membuat Gadis itu sesekali akan meringis dan menangis kencang jika merasakan sakit yang luar biasa di tubuhnya.


"ampun Ma ampun."ucap gadis kecil itu meraung. namun hal itu sama sekali tidak menyurutkan niat Dari Keyla untuk melampiaskan amarahnya.


"dasar anak sialan! gara-gara kamu semua yang aku impikan selama ini menjadi sia-sia!"


bruuakk


Keyla dengan tega, mendorong tubuh mungil Thalia hingga terhempas di atas lantai. setelah itu, wanita manja itu meninggalkan gadis kecilnya seorang diri.


Thalia dengan tubuh bergetar hebat, seketika menangis tersedu-sedu setelah kepergian ibunya. gadis kecil itu sama sekali tidak tahu kesalahan apa yang ia perbuat. sampai harus mendapatkan hukuman sekejam itu. dan malangnya, Thalia sama sekali tidak bisa melawan.


"hiks hiks hiks aku takut."ucap gadis kecil itu Seraya menelungkupkan wajahnya di kedua kaki mungilnya itu.


***

__ADS_1


Sementara itu di dalam kamarnya, Keyla segera mengamuk seperti biasanya. wanita manja itu membanting semua barang yang ia temui untuk melampiaskan kemarahannya.


"dasar semua tidak berguna!"umpatnya dengan raut wajah merah padam.


"aku harus segera mencari cara untuk membalaskan dendam ini."ucap Keyla masih menatap lurus ke depan.


tiba-tiba saja, terlintas di benaknya untuk meminta bantuan kepada kedua orang tuanya dengan memberikan sedikit cerita karangan. dan tiba-tiba saja, wanita manja itu tersenyum miring.


"kalian akan mendapatkan ganjaran atas apa yang kalian lakukan padaku."ucap wanita manja itu Seraya tersenyum menyeringai.


Setelah mengatakan hal itu, Keyla segera menghubungi kedua orang tuanya. Carlos dan Nadia seketika merasa sangat terkejut. saat tiba-tiba saja, mendengar Putri mereka menangis tersedu-sedu.


"hiks hiks hiks. mereka jahat Mah."ucap Keyla dengan tangisan memilukan. tentu saja hal itu membuat Nadia dan juga Carlos yang mendengarnya, semakin merasa panik.


"kamu sekarang ada di mana?"tanya Carlos.

__ADS_1


Dengan segera, Kayla memberitahu alamat tempat tinggalnya. dan setelah panggilan itu terputus, wanita itu tertawa terbahak.


"lihat saja kau Azalia, sebentar lagi kau akan hancur."serunya dengan mata melotot.


***


Tak membutuhkan waktu lama, Carlos dan juga Nadia telah sampai di apartemen yang disewa oleh Keyla. dengan segera sepasang suami istri paruh baya itu masuk ke dalam.


"Sayang, ada apa ini?"tanya Nadia dengan memeluk tubuh Putri semata wayangnya yang masih menangis tersedu-sedu.


"mereka jahat Mah Pah, mereka menuduhku berselingkuh. bahkan yang lebih jahatnya, mereka menuduh bahwa Thalia bukanlah darah daging Kak Danu. aku merasa sangat sakit hiks hiks hiks."ucap wanita manja itu dengan tangisan yang menggema.


Carlos yang mendengar itu seketika mengeram kesal."kurang ajar! berani sekali mereka memperlakukan putriku dengan cara seperti itu! akan aku buat mereka menyesal telah memperlakukanmu seperti sampah!"ucap laki-laki paruh baya itu dengan amarah yang luar biasa.


Siapa yang akan terima, jika Putri atau anggota keluarga kalian diperlakukan seperti itu, Tentu saja tidak akan pernah ada yang terima. termasuk juga dengan Carlos. dirinya tidak akan pernah terima, jika putrinya diperlakukan seperti itu.

__ADS_1


Nb: yuk mampir ke cerita yang memukau ini, dijamin kalian nggak akan pernah nyesel.



__ADS_2