(Bukan) Perebut

(Bukan) Perebut
Bertarung


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, kondisi Danu sudah dalam keadaan benar-benar terhimpit. laki-laki itu, dikepung oleh beberapa orang yang menatapnya bagai binatang buas yang akan menerkam mangsanya. tentu saja hal itu membuat dan sedikit merasa takut. bukan takut jika dirinya kalah. melainkan, laki-laki itu merasa takut jika setelah terjadi sesuatu pada dirinya, mereka akan langsung menyerang keluarga laki-laki itu. dan hal itu sama sekali tidak diinginkan oleh Danu.


bugh


Saat laki-laki itu tengah melamun dan memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya, tiba-tiba saja sebuah pukulan menghantam rahang laki-laki itu. hingga membuat Danu, seketika tersungkur di atas lantai.


"aaakkkhhhh!"seketika itu juga, bangunan yang tampak terbengkalai itu dipenuhi oleh suara-suara bising.


Sementara orang-orang itu, hanya saling berpandangan dan tertawa terbahak karena melihat musuh mereka semua telah tumbang seperti itu.


"ini akibatnya jika kamu bermain-main dengan kami."ucap salah seorang dari mereka Seraya mencengkeram dagu milik Danu.


tangan laki-laki itu terangkat hendak melayangkan satu pukulan di wajah tampan milik Danu. namun seketika langsung terhenti, saat laki-laki itu bangkit dari posisinya.


Kejadian itu berlangsung sangat cepat hingga membuat semua orang tak menyadari akan hal itu. Karena sekarang, semua kondisinya berbalik. dengan Danu yang menindih tubuh salah satu dari mereka.

__ADS_1


bugh


Dengan sekuat tenaga, laki-laki tampan itu melayangkan satu buah pukulan tepat di wajah laki-laki yang ada di dalam kendalinya itu. seketika itu pula, makian dan umpatan meluncur bebas dari mulut laki-laki itu.


Membuat rekan-rekannya pun, ikut melangkahkan kakinya hendak menyerang Danu. namun tiba-tiba saja, laki-laki itu segera bangkit dari posisinya dan langsung mengarahkan kaki panjangnya itu untuk menendang kelima laki-laki yang merupakan pria paruh baya itu.


"b@j1n9an! brengsek!"maki semua orang dengan suara lantang dan nada bersamaan. saat mereka semua tersungkur di atas tanah yang berdebu itu.


Danu yang menyaksikan itu, melayangkan satu buah tendangan yang sangat kuat mendarat di tubuh seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Ayah dari Keyla.


Danu yang mendengar penuturan dari laki-laki itu, segera tersenyum tipis."maaf tuan. tapi ini semua, kau yang memulainya sendiri. jadi jangan salahkan aku, jika aku membela diri."ucap laki-laki itu masih dengan senyumannya.


"shiitt. seharusnya kau sadar diri. kenapa bisa aku melakukan hal itu. karena kau sudah menyakiti hati putriku."ucap laki-laki paruh baya itu Seraya menatap Danu dengan tatapan yang sangat tajam.


Gelengan kepala, seketika langsung terlihat dari laki-laki tampan itu. saat kalimat itu dilontarkan oleh laki-laki paruh baya ini yang merupakan ayah mertuanya.

__ADS_1


"itu bukan salahku. itu salah putrimu karena dia berselingkuh dan sampai menghasilkan seorang anak yang aku anggap sebagai putriku sendiri."


"itu karena kau menikah dengan wanita lain di belakang putriku." sanggah laki-laki paruh baya itu.


Danu yang mendengar itu, semakin tertawa renyah. bagaimana mungkin seorang ayah membenarkan apa yang dilakukan oleh putrinya hanya karena sebuah alasan yang tidak masuk akal? konyol itu menurut Danu.


"maaf tuan alasanmu itu tidak masuk akal."ucap Danu.


"maksudmu apa?"tanya laki-laki paruh baya itu menatap tajam ke arah mantan menantunya itu.


"dia itu berselingkuh sebelum aku dan Keyla menikah. dan tentu saja saat itu Keyla belum mengetahui bahwa aku telah menikah dengan Azalia. dan juga, dia menikah denganku hanya untuk menutupi bahwa dirinya telah hamil terlebih dahulu."setelah mengatakan hal itu, Danu berbalik badan ingin meninggalkan tempat itu.


Namun tiba-tiba saja sebuah alat melayang dan hendak mengenai laki-laki itu. namun dengan segera, Danu dapat menghindar. dan seketika, alat itu pun menghantam tembok dan membuatnya seketika hancur.


Danu menatap mereka semua dengan tatapan yang sulit diartikan."oke semuanya baku hantam ini telah selesai. kalau begitu, saya permisi dulu."setelah mengatakan hal itu, laki-laki tampan itu segera pergi meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2