'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
Rumah Terakhir Bunda


__ADS_3

Zayn da ze telah berhasil mendapatkan data tuan Emmerson, kini mereka duduk berdampingan mengecek data Abraham Ardana Emmerson.


Ze tercengang dan Zayn tersenyum tipis sangat tipis hingga tak terlihat, rupanya dugaannya benar..


Rhea Prameswari adalah istri Abraham Ardana Emmerson yg artinya kepanjangan Inisial E dari Rhea adalah Emmerson. Rhea Prameswari Emmerson, tuan dan nyonya Emmerson memiliki putra bernama Ezra Zafeer Emmerson. seketika mata Ze berlinang air mata, Ze mengalihkan kepalanya dan diam diam menghapus air mata yg mengalir dari balik kecamata hitamnya.


" Salin data-data ini, tapi sepertinya jika kita bertanya pada tuan Abraham dia mungkin tidak akan mengatakan penyebab istrinya meninggal" ucap Zia.


" Tapi dalam misi ini saya rasa adalah tentang keberadaan putri dari ibu Rhea." timpal Zayn.


" Apa ada berita mengenai putri tuan Emmerson? bukankah sejauh ini tuan Abraham Ardana Emmerson di kabarkan publik hanya memiliki satu putra, jika memang dia memiliki satu putri mengapa tidak dia publish?"..


" Bisa saja ada kaitannya dengan meninggal istrinya bukan?"..


Zayn terkejut, dia tidak berfikir sejauh itu nona Ze bisa memikirkan hal sejauh itu apakah dia mengetahui sesuatu tentang teka-teki tuan Abraham atau memang dia seperti ini karena telah terbiasa dengan Profesinya?


'selain misi ini Zia dan nona Ze pun punya banyak teka teki, sebenarnya siapa kalian? gue semakin penasaran dengan kalian'. gumam Zayn dalam hatinya..


......................


" Ma, Mama, mama dimana?" teriak Zayn setelah masuk kedalam rumahnya..


Rosa yang berada di dapur utama langsung beranjak keluar menghampiri putri satu satunya itu..


" Ada apa Zayn? kenapa teriak teriak, ada apa?" tanya Rosa setelah mendekat pada Zayn..


" Ma ternyata benar, tuan Abraham Ardana Emmerson adalah suami sahabat mama"


Rosa terkejut dan menampilkan senyumannya yg manis..


" Akhirnya, tapi..." Rosa menggantungkan pembicaraannya..


" Selama ini tuan Abraham hanya memiliki satu putra bukan? tidak ada kabar mengenai putrinya dan yg selalu si publish pun hanya putranya"..


Zayn mengangguk " sepertinya Ze bilang ke Zayn tadi ma, bahwa sepertinya ada sesuatu lain yg tersembunyi kenapa tidak ada kabar mengenai putri tuan Emmerson.


" Nona Ze bilang.." Zayn ragu untuk mengatakan pada ibunya ini, takut akan menyakiti hati ibunya...


" Bilang apa Zayn?"

__ADS_1


Namun bagaimana pun juga mamanya harus tahu dari pada mamanya tahu dari orang lain lebih baik dari dirinya saja..


" Kemungkinan ada hubungannya dengan kematian sahabat mama, itu yg di praduga oleh nona Ze, namun kita masih belum tahu kejelasannya bagaimana"..


Rosa seketika murung, dia memiliki firasat yg tidak baik, apa yg terjadi pada sahabatnya itu? apakah selama dia hidup dia tidak bahagia atau bagaimana?..


Rosa merasa Rhea bahagia, jelas sekali saat dia telah menikah dan saat dia hamil pertama bahkan saat dirinya bertemu dengan Rhea bersama anak anak pertama mereka. Rhea banyak cerita banyak hal, tentang pernikahannya tentang rumah tangganya semua berjalan normal dan bahagia. Rhea menikah atas dasar cinta bukan perjodohan jadi sudah dipastikan sahabatnya ini bahagia, begitu pikir Rosa sepertinya Rosa harus bertemu dengan tuan Abraham agar dia tahu bagaimana jelasnya..


" Zayn sepertinya untuk mendapatkan kejelasannya mamah harus menemui tuan Abraham"..


" Tapi mah apa gak papa? kalau bahaya?"


" Dia rekan baik bisnis papamu, setahu mamah selama ini dia baik, dia dermawan, bertanggung jawab bahkan dia donatur di sekolah sekolah khusus anak anak yg dari keluarga kurang mampu dan juga sering beramal seperti kepanti asuhan. jadi mamah rasa dia tidak jahat Zayn"..


" Tapi mah"


Rosa paham akan kekhawatiran putranya itu, dia sama sekali tidak risih dia senang anak anaknya sangat peduli dan perhatian padanya. Rosa sangat bersyukur memiliki anak seperti Zayn dan Zafira, anak anaknya tumbuh di keluarga kaya mereka tidak sombong, sangat rendah hati, dermawan Rosa terharu didikanya dan suaminya tidak gagal, bahkan lebih dari apa yg mereka harapkan putra putrinya ini selalu membuat orang tuanya bangga..


" kamu tenang aja, nanti biar mamah di temani sama papa yah"


Zayn menghelanapas dan mengangguk, setidaknya ada papanya yg akan menjaga mamahnya..


' Zia siapa lo, apa benar yg di ceritakan mamah kalau lu sebenarnya menyimpan banyak luka? mamah bilang dia bisa melihat itu dari surai mata lo, Zia siapa lo, lo sudah berhasil menarik simpati mamah gue sampai dia nitipin lo ke gue buat jagain lo..


......................


Menangis dalam diam, bukankah itu adalah hal yg paling menyakitkan?


Sepertinya itulah keadaan Zia saat ini, Zia yg berhenti di tengah jalan karena tak kuasa menahan kesedihan ya memutuskan menepikan dirinya. kini dia berada di tamam pinggir jalan, dalam balik helm tidak ada orang yg tahu jika gadis itu kini tengah menagis ..


'Bun, kenapa semakin Zia cari semakin Zia sakit? sepertinya apa yg terjadi pada Bunda? Bun, Zia sudah ketemu sama sahabat bunda, apa sifat Bunda sama seperti sahabat Bunda? Zia butuh pelukan dari Bunda, Zia butuh pelukan Bun' isak tangis Zia dalam hatinya.


Ingin sekali Zia menjerit, berteriak sekuat kuatnya untuk meluapkan rasa sakitnya, seumur hidupnya dia baru mengetahui nama ibu yg telah melahirkannya setelah menginjak usia yg ke 17 ini bukan Sweet Seventeen bagi Zia namun **** Seventeen, saat tengah asik merenung Zia melihat mobil yg Familiar bagi Zia..


'Mobil papah? itu mobil papahkan? tanya Zia dlm hati..


tanpa basa basi lagi Zia langsung mengikuti mobil papanya ia penasaran kemana papanya akan pergi di kam kantor seperti ini..


Zia mengikuti papanya dengan diam diam, dia sedikit memberi jarak agar tidak di curigai papahnya. tak beberapa lama mobil papahnya berhenti, Zia pun ikut berhenti dari kejauhan. Namun seketika Zia merengut melihat tempat yg papahnya kunjungi ini..

__ADS_1


'Ngapain papah kesini?'


Zia mengendap endap mengikuti sang ayah yg berjalan kaki menuju kesuatu tempat, tak berapa lama ayahnya berhenti di satu pusaran.Terlihat papahnya berjongkok dan menaruh bucket bunga di tanah, Zia mencoba mendekat dan bersembunyi di balik pohon yg tidak terlalu jauh dari tempat papahnya..


" Sayang, Mas kembali, Maaf baru bisa kesini lagi"..


Zia penasaran siapa yg di panggil sayang oleh papahnya?


" Rhea Maaf"


'Deg


Sekujur tubuh Zia seketika kaku, nafasnya tercekat dia tidak salah dengar bukan? itu berarti..


" Maaf kalau mas belum bisa menyayangi putri kita dengan baik, Mas bingung Mas masih terpukul atas perhinya kamu. Tidak bisakah kamu muncul di mimpi Mas sekali saja ceritakan yg sebenarnya, Mas janji Mas akan percaya. Mas selalu percaya sama kamu sayang."


Waktu Zia masih kecil kamu sering datang kemimpinyakan? kenapa gak pernah datang kemimpi Mas? Zia slalu bercerita kalau diaselalu bermimpi sosok perempuan yg mengatakan bahwa dia adalah ibunya, itu kamu kan?"


"Apa sampai sekarang kamu masih sering datang ke mimpi Zia? Maaf kalau mas marah ke Zia kecil saat dia cerita kamu hafir di mimpi dia, sefrustasi itu Mas tanpa kamu sayang" seketika tangis Abraham pecah, laki" paruh baya ini menangis begitu pilu. siapa saja yg melihat pasti akan merasakan kesedihannya, kehilangan orang yg disayang adalah hal yg dangat menyakitkan, meski sudah ikhlas namun tetap membekas.


" Mas pamit pulang yah, nanti mas kesini lagi, ingat sayang mas akan selalu mencintai kamu ILove you" ucap Abraham sembari mencium batu yg terukir sangat cantik..


setelah kepergian Abraham dan laki"bitu telah pergi dengan mobilnya, Zia mendekat ke tempat dimana ayahnya berdiam diri tadi. kakinya sangat berat untuk melangkah, setelah sampai sekujur tubuh Zia berhetar menahan isak tangis, bibirnya kaku, mata birunya kini tengah berkaca kaca, Ziapun berjongkok..


"B..bunda?" seketika air mata Zia menetes dia tidak bisa lagi menahanya air matanya Zia pun memeluk batu nisan itu, batu nisan yg bertuliskan nama Bundanya tangisan Zia begitu terasa menyesakkan dada, Zia seperti gunung berapi tangisan Zia semakin menjadi jadi, sepertinya semua luka yg selama ini ia pendam akhirnya kini meluap.


Zia tidak pernah menangis, dia menangis di pusaran Bundanya. Dia, dia adalah putri semata wayang tuan Abraham Ardana Emmerson. Dia adalah cuvuk perempuan keluarga Emmerson yg tidak di publikasikan dia adalah rahasia terbesar keluarga Emmerson. Dia adalah putri yg tidak di anggap oleh tuan Abraham, putri yg tidak pernah di kenalkan kepada publik..


Zia Aliana Emmerson, seorang anak yg tidak di perbolehkan menggunakan marga keluarganya sendiri, seorang anak yg hidup namun seperti mati..


***


hy semuanya..


mohon dukungannya dari kalian semua untuk cerita novel ku ini..


maap jika kata katanya kurang berkenan karena saya baru pertama buat novel ini .. semoga kalian suka dengan cerita ku ini.. jangan lupa lake ya


Terimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2