
Zayn dan Arkan kini mereka sedang berdiskusi terkaitnya kabur Deri dan Rio dari penjara.
"Jadi bagaimana Pa? Apa dengan keluarnya mereka akan menjadi ancaman buat keluarga Zia?".tanya Zayn pada Arkan..
"Kenapa kamu yakin kalau mereka akan menyerang keluarga Zia juga?"
"Karena Zia sendiri yang mengatakannya dan Zayn juga bantu Zia karena Zayn mendengar kan rekaman percakapan mereka bahwa mereka juga ingin menguras harta keluarga Emmerson".
"Mereka berdua adalah kakak adik yang terlalu gila harta, bahkan penjara saja belum cukup untuk memberi hukuman kepada mereka".
"Bener Pa, buktinya saja sekarang malah membuat mereka nekat. Pa kita harus melakukan sesuatu untuk keluarga Zia"
"Apa rencana yang akan Zia buat untuk mereka".
"Zia bilang sama Zayn bahwa akan menghukum mereka sendiri baru setelah itu akan di serahkan ke pihak yang berwajib".
"Katakan pada Zia kalau butuh bantuan beri tahu saja kita. Kita kan siap untuk membantunya karena dia juga telah banyak membantu kita".
Di tempat lain
Ezra kini tengah berada di Mansion Zia dengan ketakutan yang luar biasa.
Sedangkan Ezra yang tidak jauh dari Zia dia bergidik ngeri tak kala melihat Zia berpelukan dengan Singa itu. Ezra perlahan melangkah menjauh dari mereka..
"Abang sini, kok malah menjauh" Ezra menggelengkan kepalanya ..
__ADS_1
"Ayo sini gak papah Bang, ayo Bang kita berpelukan, ayo dong bang masa takut sama Leon, Leon itu baik dan gak akan makan Abang, percaya deh" Ezra pun memberanikan diri untuk mendekat kearah Zia secara perlahan dan menerima uluran tangan sang adik sehingga mereka bertiga berpelukan bersama. Leon pun mulai nyaman dengan pelukan hangat dari kakak beradik itu ..
Zia yang tak sengaja melihat Roger dan Rendi berpelukan, Zia pun mulai melepaskan pelukan dari kakaknya.
"Kak Roger ngapain pelukan sama Kak Rendi"tanya Zia yang tertawa kala melihat dua laki - laki itu tengah berpelukan seperti pelukan seorang kekasih..
Ezra pun melihat ke arah mereka berdua dan dia oun ikut tertawa"Kalian homo yah"celetuk Ezra yang membuat mereka berdua tersadar, dan mereka pun melepaskan pelukannya itu..
"Heh burung kutilang ngapain lo peluk - peluk gue, nyari kesempatan dalam kesempitan ya lo"ucap Rendi menunjuk kan jarinya kearah Roger ..
"Lo tuh burung keladi yang meluk gue terlebih dahulu"jawab Roger tak terima.
"Lo kalau jomblo, jomblo aja, kalau frustasi ke psikiater sono jangan malah belok kasian nyokap lo"
"Enak ajah lo bilang, lo ajah kali yang belok, gue mah NORMAL"ucap Roger penuh penekanan "Dan lo jangan bawa - bawa nyokap gue, nyokap gue gak ada hubungannya sama lo"lanjut Roger sambil menunjukan karinya ke arah Rendi ..
"Tau tuh udah pada gede malah homo"ucap Ezra menimpali..
"Dia duluan"ucap Roger dan Rendi bersamaan sembari saling menunjuk ..
"Sudah hentikan, masih aja berlanjut, mending kita makan aja Zia udah laper nih"ucap Zia yang berjalan menuju meja makan..
Setelah perdebatan akhirnya mereka ber'empat mengikuti Zia dari belakang menuju meja makan.tentu juga dengan Leon yang ikut makan bersama mereka..
Setelah makan selesai mereka kembali dengan aktivitas mereka masing - masing, Zia dan Ezra kini tengah duduk berdua di taman belakang Mansion Zia yang terdapat kolam ikan yang berada di bawah saung kecil itu dengan di kelilingi bunga - bunga yang cantik yang ada di taman itu..
__ADS_1
terkadang kalau Zia bosen makan sendiri di dalam rumah dia akan pergi ke taman itu dan duduk di saung itu sambil membawa makanannya dan melihat pemandangan yang indah dan juga di temani ikan - ikan yang ada di kolam itu..
"Rumah mu keren Dek, dari bentuk rumahnya dan juga furniture nya sejuk, asri, desainnya juga elegan. Wah wah wahh keren"
"Bisa - bisa Abang bakalan betah tinggal di sini"lanjutnya ..
"Kalau Abang mau Abang boleh kok tinggal di sini"balas Zia..
"Beneran boleh"tanya Ezra.. dan Zia pun menganggukkan kepalanya..
"Bang, Papa apa kabar?"tanya Zia...
"Papa baik, tapi semenjak kamu pergi dari rumah Papa banyak diem, melamun, mukanya selalu datar tidak pernah tersenyum"
"Apa ada masalah sama bisnis Papa?"
Ezra mengedikkan kedua bahunya"Entahlah"
"Tapi Papa sehat kan Bang?"
"Sehat kok dek alhamdulillah"
Zia tersenyum tipis.. "Abang tau siapa dalang yang mengejar abang tadi"
***
__ADS_1
sampai sini dulu ceritanya jangan lupa like,komen,favorit,vote,dan rete juga yah terimakasih vote nya jangan ketinggalan ya🙏🏻😅