
"Papa sama gue berusaha buat supaya nyokap gue gak kembali stres lagi, dengan kita berpura-pura mencari anak dari tante Rhea. Papa bilang ke Mama kalau biar dia yang ngurus semuanya biar Mama gak usah mikirin itu lagi, karena papa gak mau kalau misalkan ada masalah yang besar di balik itu semua. Mama berulang kali mencar hacker dari luar negri karena tidak sabar hanya menunggu dan membuat musuh memanfaatkan itu dan gue juga terkejut saat Mama nekat lagi nyewa seorang hacker. Hacker perempuan kali ini buat nyelidikin lo, bahkan gue berusaha ikut dalam urusan itu bahkan meretas bareng dengan hacker perempuan itu gue ngelibatin temen-teman gue karena saat Mama minta tolong ke gue di situ ada Rafael, jadi mau gak mau ya gue terpaksa libatin mereka" jelas Zayn panjang lebar..
Zayn menayap mata Zia, nampaknya gadis ituh telah kebingungan ia mengerti akan pertanyaannya yang ada di benak Zia..
"Gue juga berurusan dengan dunia bawah tanah, dunia gelap dan teman-teman gue gak tahu soal itu" lanjut Zayn..
"Kenapa?" tanya Zia..
"pertama, gue gak mau mereka celaka, kedua, supaya rahasia keluarga gue tetap terjaga dan aman. Bukan gue gak percaya sama teman-teman gue tapi yang namanya Manusia pasti pernah khilap dan gue berusaha memanipulasi hal itu" jelas Zayn dan Zia hanya menganggu-anggukkan kepalanya saja..
"Selain di Apartemen lo ada tempat lain?" tanya Zayn..
"Lo bahkan tahu apartemen gue?" Zayn hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban..
"Ada, yang penting itu lebih aman dari Apartemen gue, dan gue gak bisa kasih tahu lo"
"Emm tante Rosa udah tahu soal gue?"
"Iya udah tahu, Mama bahkan ngebet banget pengen ketemu sama bokap lo, makanya gue nyari lo sampai frustasi dan gue ke apartemen lo malah kosong"
"Lo kerumah gue sekarang" titah Zayn memaksa..
__ADS_1
"Ehh ngapain?"
"Biar nyokap gue gak memuin bokap lo, bisa berabe semuanya ayo" ucap Zayn sedikit memaksa Zia sambil menggandeng tangan Zia..
"Gue bisa jalan sendiri" ucap Zia yang melepaskan cekalan Zayn..
...***...
...Di Mansion Adhitama...
"Syukurlah kamu baik baik aja Zia, tante khawatir sama kamu sayang"
"Maaf buat tante khawatir, Zia tidak bermaksud seperti itu, Zia juga tidak tahu jika ada sahabat Bunda Zia, yang mencari keberadaan Zia"
"Tidak masalah tante, lagi pula saya tinggal dengan papa jadi tante tidak perlu repot-repot untuk menjaga saya"
"Tapi kenapa papamu menyembunyikan mu dari publik?" tanya Rosa penasaran..
Zia tidak langsung menjawab, Zia hanya melirik ke-arah Zayn dan juga Arkana sebelum menjawab pertanyaan Rosa ..
"Emm karena papa ingin menjaga saya dari musuh bisnis tante, jadi saya tidak di publikasikan karena untuk menjaga keamanan saya" jawab Zia sekenaknya dan tidak membuat Rosa curiga..
__ADS_1
Rosa hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti.."Baiklah setidaknya kamu baik-baik saja itu sudah cukup bagi tante"
Zia bernafas lega setidaknya Rosa percaya akan apa yang dia katakan begitu juga dengan Zayn dan Arkana..
"Sebaiknya kita makan bersama yah, sekarang kamu mandi dulu dan ganti pakaiannya. Zayn kamu antarkan Zia ke kamarnya disana sudah ada banyak pakaian, kamu tinggal pakai aja yang sesuai dengan kamu ya sayang"ucap Rosa yang sambil tersenyum ke arah Zia..
Makan malam di kediaman Adhitama kali ini terasa berbeda dari malam-malam sebelumnya, banyak menu makanan yang tersaji di atas meja makan seakan-akan ada pesta malam ini..
"Masakan yang Mama hidangkan ini khusus untuk menyambut kedatangan Zia, karena Mama tidak tahu makanan kesukaan Zia jadi Mama masakin berbagai menu terutama makanan favorit Bundanya Zia" ucap Rosa dengan sedikit sedih karena mengingat sahabatnya Rhea..
"Tante yang masak semua ini, sendirian?" tanya Zia..
"Tidak sendirian ko, di bantu juga sama para maid, ayo semuanya di makan Zia juga makan yang banyak yah" ucap Rosa dengan tersenyum..
"Terimakasih tante"ucap Zia merasa terharu tapi Zia tetap menampilkan wajah datarnya karena Zia tidak tahu harus bersikap bagaimana..
"Sama-sama cantik"..
***
terimakasih yang sudah setia menunggu cerita othor jangan lupa like,komen,favoritkan dan ratenya terimakasih🙏😊😊
__ADS_1
"