
Mesti kini telah sampai di kediaman Adhitama, ramai penjagaan di sekitar kediaman Adhitama, melihat mereka di hadang bodyguard dan juga polisi Zia langsung turun dengan bayi di gendongannya..
"Saya Ze ahli lT yang bekerja sama dengan keluarga Adhitama, disini saya mau mengembalikan cucu mereka dan ingin menyerahkan penculik cucu mereka" jelas Ze pada mereka..
Mereka pun mengangguk dan salah satu bodyguard Adhitama menelpon seseorang, mungkin menelpon tuan Adhitama untuk memberi kabar..
Zia pun menunggu begitu juga Roger dan Rendi yang kini telah berada di sisi kanan kiri Zia yang sedang menggendong cucu Adhitama, tak lama kemudian keluarga Adhitama keluar..
"Ansel" teriak dua wanita, yang satu wanita paruh baya yang satu lagi wanita dewasa yang mungkin sekitar 25 tahun keatas..
Zia menyerahkan bayi itu pada wanita yang mungkin adalah ibunya fikir Zia.
"Ansel, sayang kamu baik-baik aja kan sayang?"
"Cucu oma akhirnya pulang" ucap Rosa sambil berderai air mata..
Zia tersenyum sangat tipis di balik masker hitamnya. Hatinya menghangat melihatnya, andai keluarganya seperti keluarga itu mungkin Zia akan sangat behagia..
'Zayn lo beruntung punya keluarga yang lengkap dan hangat kaya gini, gak kayak gue berbanding terbalik, sangat menyedihkan' batin Zia..
"Terimakasih nona Ze sudah membantu menyelamatkan cucu saya" ucap Rosa.
"Sama-sama ibu Rosa, saya hanya tidak sengaja melihat mobil vans yang mencurigakan waktu saya di pekerjaan tadi. waktu saya ikuti ternyata mereka membawa seorang bayi, saat saya selidiki saya terkejut jika bayi itu ternyata cucu anda jadi saya dan anak buah saya berusaha menolong cucu anda, itu saja" ucap Zia panjang..
Rendi yang mendengar penjelasan Zia melongo, bagaimana tidak dia mengatakan alasan yang berada dengan apa yang di katakan ketika masih di rumah sakit, Rendi tak habis fikir Zia memiliki banyak alasan..
"Ahh begitu, sekali lagi terimakasih Nona Ze"
Zia mengangguk dan ia teringat akan pesan dari dokter..
"Ahh iyah saya sempat membawa cucu anda ke rumah sakit untuk di periksa, para penculik itu memberikan obat bius yang sangat keras untuk cucu anda, sehingga tadi dia harus di infus tapi untungnya masih belum lama jadi bisa di tangani, dan dokter berpesan untuk memberikan asi yang banyak pada bayinya untuk menetralisir dari obat bius itu dan dia harus di cek keadaannya dua hari sekali..
Mereka semua mengangguk kecuali Zayn yang memperhatikan Ze dengan intens, dengan tangan yang ia silangkan ke dada seolah-olah sedang mengintrogasi pelaku ..
Zia yang di tatap seperti itu tidak menghiraukannya sama sekali..
"Terimakasih nona telah repot-repot mau memeriksakan putra saya" kini Zafira yang bersuara..
"Tidak masalah, kalau begitu saya serahkan para penculik itu kepada kalian, saya dan rekan-rekan saya izin pamit pulang karena sudah larut malam" ucap Zia lqngsung di angguki oleh keluarga Adhitama, sedangkan Zayn dia masih betah dengan di posisi awal yang menatap intens Ze bahkan hingga gadis itu pergi dari pandangannya..
'jika nona Ze muncul, apakah besok Zia juga akan muncul, jika iyah maka mereka pasti l orang yang sama" gumam Zayn dalam hati dan berlalu masuk ke dalam rumah menyusul keluarganya..
****
Malam berganti siang..kini pagi pun menjelang..
Kini saatnya telah tiba untuk Xll lPA 1 menampilkan karya seni mereka. lnti Alexand dan Zia kini telah berlatih di studio musik karena Zia tidak masuk sekolah selama tiga hari, di hari dia masuk adalah hari di mana acara kesenian mereka akan di mulai..
Zia sengaja setelah dua hari tidak masuk karena Zia bepergian ke italia dan menambahkan satu hari lagi tidak masuk agar Zayn tidak mengurigainya, jika Zia bersamaan dengan nona Ze, dan saat hari ketiga Zia tidak masuk dia melakikan pertemuan dengan Zayn menggantikan pertemuan mereka yang tertunda akibat penculikan kemarin..
"Keren lo Zia meski gak banyak latihan tapi lo udah kaya penyanyi profesional ajah suerr, gak jadi marah gue hehe" ucap Arbian cengengesan..
Semuanya mengangguk tanda setuju dengan apa yang di ucapkan Arbian..
__ADS_1
"Yaudah ayo kita ke aula siap-siap, perlengkapan kita ada dimana?" tanya Galang..
"Dah di belakang aula, nanti pas mau tampil tinggal di pasang ae lah" ucap Andrew..
"Oke" jawab semuanya kompak..
Semuanya pun kini telah menuju ke aula. Setelah semua murid Xll lPA 1 berkumpul, acarapun di buka oleh ketua kelas dan pak Basuki selaku guru kesenian. setelahnya satu persatu murid yang akan tampil, ada yang menampilkan tari tradisional, drama, paduan suara, drama kolosal, dan ada juga berpantun.
Dan kini tinggal giliran kelompok yang terakhir yaitu kelompok inti Alexand dan Zia akan tampil, seketika semua murid-murid Xll lPA 1 bersorak meriah karena Most Wantednya SMA Garuda akan tampil..
"Kita saksikan penampilan dari band Zefandria" sambutan dari Arbian dan di iringi tepuk tangan dari para mahasiswi dan guru-guru lainnya..
Mereka pun mulai memainkan musiknya.. Zia dan Zayn pun mulai bernyanyi..
...tak inginku pendam rasa bahagia...
...ku ingin teriakan cerita cinta ...
...tentang kita di masa depan ...
angan-angan yang tersirat akan hari tua
namun bibir masih terbungkam
bahagia rasanya di buai asmara
cinta yang ada sejak pertama di antara kita..
...bahagia harap rasa ini tak sirna...
...kau dan aku tetap bersama...
...seakan tak mudah untuk bayangan ...
tak ada rasa ragu ataupun resah
namun cinta bisa tercipta
jadi mohon percayalah kelak akan indah
Zayn menatap kearah Zia, sedangkan Zia masih pokus menatap kearah penonton, membuat para penonton berteriak histeris melihat gerak gerik Zayn, suara mereka berdua pun sangat indah dan merdu di dengarnya..
"Hadeuhh Zia yang di tatap gue yang baper" ucap salah satu siswi
"lyah njir, bisa bisanya tuh si Zia gak tersentuh kalau yang di atas itu gue pasti dah gagal fokus" kata salah satu murid yang ada di sebelahnya..
dan begitu banyak lagi celetukan-celetukan dari para siswa..
Kini Zayn yang beryanyi sendiri sembari mendekat kearah Zia dan menatap gadis itu intens..
bahagia oh bahagia
harap rasa ini tak sirna
__ADS_1
sampai rambutku nanti berubah
kau dan aku kan tetap bersama
oh..oh..ohhh..
biar waktu yang buktikan
mimpi kekal cerita cinta
dengan mu bersama ku
arungi ruang waktu..
Kini Zia dan Zayn kembali bernyanyi bersama lagi dengan Zayn menggenggam tangan Zia erat, Zia terkejut dengan gerakan Zayn tiba tiba, namun dia berusaha propesional dan tetap fokus bernyanyi rasanya hal itu membuat suasana semakin riuh dan heboh..
"Anjir sosweet banget dah, Zia yang di pegang, gue yang gemetar"
bahagia oh bahagia
rasanya di buai asmara
cinta yang ada sejak pertama
diantara kita...diantara kita..
bahagia oh bahagia..
harap rasa ini tak sirna
sampai nanti rambutku nanti berubah
kau dan aku kan tetap bersama..
Zayn memegang dagu Zia dan mengelusnya, membuat suasana semakin riuh dan heboh. bahkan kini Anggota inti Alexand yang lain pun melongo dan terkejut karena saat latihan sama sekali tidak ada intraksi keduanya namun saat tampil kenapa Zayn jadi berubah romantis begini meski ekspresi mukanya masih terlihat datar..
Mereka pun mengakhiri lagu mereka dan mendapatkan tepuk tangan yang meriah begitu juga dengan pak Basuki yang bertepuk tangan sambil berdiri..
"Gila sih suara mereka bagus banget the best lah buat mereka" ucap salah satu murid..
"lyah di liat-liat mereka cocok yah kalau jadi couple" sahut murid lainnya..
"Sebenarnya hati gue potek sih tapi kalau mereka kayaknya gue bakal dukung couple Zizay"
"Apaan tuh?" tanya salah satu dari mereka..
"Zizay itu Zia dan Zayn lah hehe"
begitilah celetukan celetukan para murid murid menilai penampilan dan Chemistry antara Zia dan Zayn..
***
terimakasih yang udah setia menunggu, maaf kalau app nya gak sering..
__ADS_1
jangan bosan" yah dan jangan lupa tinggalkan jejaknya.. terimakasih..