'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
Perang


__ADS_3

"Tangan kosong dong kalau berani mah masa pake senjata gak imbang" ucap Arbian kepada lawannya..


The geng Adhitama hampir memenangkan pertarungan namun nyatanya mereka salah, para Mafia itu masih memiliki banyak cadangan, terbukti mereka kini telah muncul lagi komplotan dengan jumlah yang besar..


"Mati lah kita, anak buah om Arkan dah berkurang tenaganya dan ini muncul lagi yang masih seger buger pada gede gede lagi. Ya Allah lindungilah hambamu ini yang tampan" ucap Arbian yang bersembunyi di belakang badan Zayn..


"Ar, jangan gentar, yakin lah kita pasti bisa" ucap Galang meyakinkan Arbian..


"Lang, bisa apanya lo gak liat mereka noh bawa senjata yang canggih-cangih pisaunya pun mengkilat, jumlahnya banyak badannya pada gede gede lagi" jelas Arbian merimding..


"Ar keluarin ke bringesan lo" ucap Galang memberikan semangat..


"SERAANGG.." ucap para Mafia itu serempak. Namun saat mereka akan bergerak mereka berhenti karena mendengar suara auman, sontak semua yang berada di sana menoleh ke arah sunber suara itu dan terlihat lah seekor Singa jantan besar dan seorang gadis di sampingnya dan juga Segerombolan laki-laki dan perempuan yang memakai pakaian serba hitam dengan senjata mereka masing-masing..


"ltu siapa lagi" tanya Andrew


"Nona Ze?" ucap Zayn, sontak membuat ke empat temannya menoleh pada Zayn..


"Jadi itu Nona Ze, keren sih, jangan bilang Singa itu peliharaan Nona Ze?"

__ADS_1


"Siapa kalian?" tanya salah satu pemimpin Mafia itu..


"B..bos bukankah itu Mafia Cuel Lion king?" ucap salah satu anak buah Mafia itu..


Leon dan Ze yang berada di atap suatu bangunan langsung melompat bersama..


"Waahh kerennn coy" ucap Arbian yang melihat nona Ze dan seekor Singa melompat ke bawah ..


Ze menatap mereka semua dengan kacamata hitamnya, lalu ia membuka kacamatanya itu dan menatapnya begitu tajam..


Ze kali ini berani melepas kecamatanya karena dia memakai soflen berwarna Orens agak kecoklatan, Ze tidak mau Zayn dan teman-temannya akan mencurigainya..


"Lawan kami saja, jangan jadi Mafia pecundang yang bisa melawan bukan kalangan dari Mafia. Mafia harusnya melawan Mafia" ucap Ze kepada segerombolam Mafia musuhnya itu..


Di balik maskernya Ze menyeringai ia berfikir bahwa pria itu bodoh makah ajan menyerahkan dirinya secara geratis ke dalam mulut Singa..


Ze tetap diam di tempatnya meski lawanya itu membawa senjata tajam yang begitu besar, saat pria itu mulai semakin mendekat dengan sigap Leon berdiri di depan Ze dengan auman jantannya. Leon menangkis pria itu dengan tangannya hingga terpental namun kaki pria itu langsung di tangkap oleh Leon lalu di banting kan ke tanah berkali kali. Seketika oleh leon dengan begitu keras. kaki pria itu langsung di lahap oleh Leon. Ze pun memberi aba-aba menggunakan tangannya dan seketika anak buahnya langsung turun dan mulau menyerang mereka semua.


Ze,Leon,Roger,Rendi da Syifa kini mendekat ke arah tuan Adhitama, Zayn dan teman-temannya ...

__ADS_1


"Kalian tetap di belakang kami, jangan ikut menyerang lagi" ucap Ze kepada mereka..


"Tapi..."


"Tuan Adhitama tetaplah di belakang kami, fikirkan keluarga kalian" ucap Roger memotong pembicaraan tuan Adhitama..


Ze,Leon,Roger,Rendi dan Syifa mulai mengambil posisinya masing masing untuk melindungi keluarga tuan Adhitama, di saat ada yang mendekati mereka, mereka pun menangkisnya terutama Leon yang menangkis lawannya, ada yang melemparkan satu granat ke arah mereka..


"LEOONNN" teriak Ze dan Leon pun mengerti dan langsung berlari begitu juga dengan Ze berlari di belakang Leon, Leon melompat tinggi di ikuti Ze sehingga Ze berada di punggung Leon seakan-akan Ze sedang menunggangi kuda, Ze menangkap granat itu dan melemparkannya kepada kelompok Mafia yang baru datang ..


"Woaaahh Nona Ze kerennn buangett, boleh di rekam gak yah" saat Arbian mengatakan itu Roger serta Rendi langsung memberi pelototan kepada Arbian membuat nyali Arbian menciut takut..


Beberapa musuh mulai mendekat kearah tuan Adhitama dan teman teman Zayn, dengan sigap Roger, Rendi dan Syifa menghajar musuh-musuh yang mendekat di bantu juga oleh beberapa bodyguard tuan Adhitama, Zayn yang terlalu fokus melihat pertarungan yang terjadi di depannya, Namun dengan cepat Ze mencegahnya, saat Zayn tersadar Zayn menoleh dan menatap mata tajam milik Ze yang berwarna orens kecoklatan, Ze langsung meremas dan membanting musuh dengan satu tangan.


Ze oun telah menangkap sinyal bahwa tepat di belakangnya terdapat musuh yang akan menyerangnya, dengan cepat Ze langsung menendang musuhnya dengan gerakan menyamping dan mengenai kepala musuh hingga terpental dan mengeluarkan banyak darah dari dalam mulutnya..


Ze yang melihat salah satu Anggota perempuannya yang di keroyok musuh Ze langsung berlari saat di rasa jarak mulai dekat, Ze melakukan salto dan saat ia melompat ia tepat berdiri di atas bahu salah satu musuh Ze pun memutar kepala musuh dengan kalinya.


Ze kembali melimpat merubah posisinya dengan meluncur ke bawah kepala terlebih dahulu lalu memegang tedua tangan musuh itu dan Ze langsung membalikkan keadaan dengan meng_smark down pria itu ke tanah dan kali Ze kembali menapak ke tanah..

__ADS_1


Banyak musuh yang mulai mendekat kearah Ze meski begitu tak membuat Ze merasa takut, gugup atau hal lainnya.Justru ia terlihat tenang dan senang dengan gerakannya yang cekatan dan lincah Ze menghajar mereka secara brutall...


***


__ADS_2