'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
bab 74


__ADS_3

Zayn yang sejak tadi tak terlihat batang rambut'nya kini akhir'nya laki-laki itu turun dengan memakai kaos pendek bewarna hitsm dengan celana pendek berwarna chinos..


"Zayn,sini sayang"panggil Rosa saat melihat Zayn turun dan Zayn yang di panggil pun mendekat ke arah Mama'nya..


"Ada apa Ma?"tanya Zayn dengan suara lembut tapi wajah'nya tetap datar..


"Sini kumpul bareng"ucap Rosa.


"Kamu jangan tapa terus di dalam kamar entar tumbuh akar loh"celetuk Zafira sambil tertawa, Zayn tak langsung menjawab ledekan kakak'nya itu, laki-laki itu fokus menatap ke'arah Zia yang kini tengah bermain bersama Ansel, hal itu pun di lihat oleh Zafira dan membuat Zafira penasaran dan dia melihat arah pandang Zayn yaitu tertuju ke'arah Zia..


"Biasa ajah kali liat'nya"celetuk Zafira yang membuat Zayn tersadar dari lamunan'nya..


"Enggak deh Mah,, Zayn mau main playstation saja lagian udah lama Zayn gak main, ini juga Zayn turun mau ambil cemilan Ma"ucap Zayn menolak tawaran Mama'nya dengan lembut ..


"Ck,,ck,,ck,,masa ada temen kamu kok anggurin begitu saja"


"Biar ajah lagi pula gak pernah ngobrol" setelah mengatakan itu Zayn pun pergi, Rosa yang melihat tingkah laku Zayn hanya bisa geleng-geleng kepala..

__ADS_1


"Anak itu kebiasaan"..


Mau sampai kapan putra'nya itu kaku dengan perempuan, Rosa hanya ingin melihat putra'nya itu tertawa bahagia, tersenyum bahagia, ceria, seperti dulu saat ia memiliki teman untuk yang pertama kali'nya..


Seorang gadis kecil yang telah menyelamat'kan nyawa Zayn, gadis kecil yang membuat Zayn bisa berbaur dan memiliki teman itu karena berkat kehadiran gadis kecil itu . Zayn kecil berani untuk bermain keluar ruangan. Namun sayang'nya setelah mereka menginjak kelas lima SD mereka berdua berpisah. Gadis kecil itu menghilang entah kemana...


Gadis kecil yang tidak pernah di ketahui oleh Zayn mau pun kedua orang tua'nya tentang identitas gadis itu, tidak mengetahui dari keluarga mana asal gadis itu dimana siapa orang tua'nya dan tinggal dimana'nya, orang tua Zayn tidak tahu..


"Seandai'nya Alia masih ada dan tidak menghilang mungkin Zayn sekarang akan menjadi pribadi yang ceria yang bisa berbaur dengan orang-orang dan tidak akan sedingin itu terhadap orang-orang... Alia kamu dimana, kemana kamu menghilang selama ini, tolong kembali'lah demi putra'ku" batin Rosa yang tengah melamun kan sosok gadis kecil..


"Mah"panggil Zafira namun Rosa tetap diam saja.. tak berselang lama Rosa pun tesadar dari lamunan'nya dan melihat kearah Zafira.."Iya sayang ada apa?"


"Gak, Mama gak pa pa"jawab Rosa yang ber'alih menatap Zia yang masih asik bermain dengan Ansel..


"Mama yakin? kalau Mama gak pa pa"ucap Zafira memastikan dan Rosa menjawab dengan anggukan kepala'nya dan setelah itu Rosa memanggil Zia..


"Zia" panggil Rosa dan Zia pun menoleh kearah Rosa.

__ADS_1


"Iya tante ada apa?" tanya Zia..


"Kamu tinggal dimana?"tanya Rosa penasaran..


"Sama papa tante"bohong Zia karena Zia tidak mau Rosa mengetahui jika dirinya sudah tidak tinggal bersama dengan keluarga'nya lagi..


"Iya tante tahu, tapi dimana rumah mu?"tanya Rosa sedikit memaksa..


"Emm, maaf tante Papa tidak ngebolehin Zia buat kasih tahu alamat rumah kita, soal'nya kata Papa rahasia untuk memanipulasi adanya penyusup untuk bisa masuk ke dalam rumah"ucap Zia supaya Rosa percaya bahwa diri'nya lah tidak terlihat sedang berbohong dan Rosa hanya bisa menganggukan kepalanya saja..


"Baik'lah kalau begitu, tidak masalah kalau seperti itu praturan'nya"jawab Rosa pasrah..


"Kamu bahagia'kan Zia?"..


***


terus dukung dan tinggalkan jejaknya terimakasih..🙏🏻

__ADS_1


***


__ADS_2