
Setelah 4 jam lebih belajar akhirnya murid-murid SMA Garuda dapat mengisi perutnya yang kosong. jam istirahat semua siswa SMA Garuda semangat menuju ke kantin, namun juga ada beberapa yg memilih ke taman atau makan di kelas karena membawa bekal.
Anggota inti Alexand kini sedang berada di kantin, banyak mata yang curi curi pandang kearah Anggota inti Alexand namun tak di hiraukan karena mereka sudah terbiasa akan hal itu.
"Zayn..Zayn gimana rasanya duduk sama bidadari ada getar getar sesuatu ga?" tanya Arbian
"Getaran-getaran lu pikir si Zayn lagi kesetrum." sahut andrew
"Tau tuh, hp kali getar-getar" sahut Galang juga
"Ck, gak asik kalian mah, iyah getaran sesuatu, kesetrum cinta kali si Zayn, ya gak Zayn?" tanya Arbian lagi sambil memainkan alisnya naik turun.
Sedangkan yang ditanya menatap Arbian dengan tajam Andrew dan Galang yang melihat itu meneguk ludah namun yg di tatap malah biasa saja malah semakin menjadi.
"Zayn dari pada si luna gue lebih kasih restu sama si Zia, mana cocokkan sama sama cakep, sama-sama pinter, sama-sama suka motor bahkan nama huruf depannya sama-sama berawal dari huruf Z"..
"Tapi sayangnya kalian sama-sama pendiam,irit bicara gimana bisa ada kemajuan atau gue bantuin kalian jadi perantara gitu, perantara komunikasi kalian." lanjut Arbian riang.
"Mau ganti profesi lu Ar?" tanya Galang
"Maksud lu, mau ganti profesi gimana gue " balas Arbian
"Iyah dari raja ghibah jadi mak comblang"
" gak gue gak ganti profesi, tapi kayanya bakal nambah profesi, ide bagus Gal". ucapan Arbian dengan memasang muka jahilnya.
Andrew yg menyimak pembicaraan kedua temanya itu seketika menangkap sosok gadis yg baru masuk ke kantin.
" Eleuh,,eleuhh itu tuh Zia Nya". ucap Andrew sambil menunjuk kearah Zia dengan dagunya.
Seketika teman-temannya menoleh kearah Zia begitupun dengan Zayn, hal itu tidak luput dari pandangan Andrew.
__ADS_1
"Tuh Kan benar ada yang aneh,untuk yang pertama kalinya seorang Zayn menoleh ketika temannya nunjuk seorang gadis".. ucap Andrew sambil menyandarkan punggungnya ke kursi dengan tangannya ia silangkan.
Ucapan Andrew seketika menyadarkan Zayn diapun tersadar dan merutuki dirinya sendiri yang tidak bisa menahan ketika nama Zia di sebut.Entah mengapa setiap dia mendengar nama Zia rasa penasarannya untuk tidak mencari tau akan Zia itu sulit ia tepis.
"Bro, kayanya kita harus rencanakan satu misi". ucap Andrew kepada Arbian sambil menjulurkan tangan kanannya ke arah Arbian. Arbian pun membalas uluran tangan Andrew.
"Gue setuju".
Galang yg bingung pun bersuara" misi apa yg kalian maksud?"
"misi menjodohkan Zayn dengan Zia" ucap Arbian dan Andrew bersamaan
"hais raja ghibah rupanya benar-benar mau ganti profesi" desis Galang sambil memijat pelipisnya.
......................
Zia sampai di rumahnya dengan tatapan nya datar dan dingin Zia melangkahkan kakinya memasuki rumah yg megah.
"Anak pembawa sial ternyata udah pulang, tumben lu habis sekolah langsung pulang, biasanya keluyuran kaya kalong".. ujar seseorang dari belakang Zia yang jaraknya lumayan dekat tanpa menoleh Zia menjawab "Hem" setelah itu Zia melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga menuju kamarnya.
"Ck, dasar gadis tembok" ujar orang itu setelah melihat respon Zia
Zia sudah terbiasa mendapatkan cacian dari kakak laki-lakinya itu dan juga ayahnya, bukankah seharusnya di sayang karena dia anak bungsu? Zia tidak tau apa alasan keluarganya itu membenci Zia, namun setiap cacian dari ayah maupun kakaknya selalu di sangkut pautkan dengan ibunya.
Ibunya Zia meninggal, namun Zia tidak tau kapan ibunya itu meninggal, penyebabnya apa dan di makamkan dimana, dia tidak pernah di ceritakan ataupun bertanya.Bukankah tidak peduli, namun kepada siapa dia harus bertanya? sedangkan sejak kecil dia di perlakukan buruk oleh ayah dan kakanya.Sungguh gadis yang malang, tidak ada yang tau di balik wajahnya yang cantik dan matanya yang tajam banyak menyimpan luka, sedikitpun Zia tidak pernah menunjukan luka yang ia rasakan karena dia tidak mau di anggap lemah.Dia benci jika dirinya lemah.
Zia selama ini menutup rapat-rapat identitas aslinya tidak ada yang tau Zia berasal dari keluarga mana, siapa orang tuanya,Gadis itu menyembunyikan semuanya dia sangat ahli IT dan juga Hacker yang handal.Sejak kecil dia ingin mengetahui siapa ibu yang telah melahirkannya dan apa penyebab kematiannya sehingga membuat ayah dan kakaknya membenci dirinya.Sehingga ketika dia menginjak bangku SMP Zia belajar IT dan dia juka bekerja menjadi hacker.
Hal itu bukan untuk hal kepentingan ekonominya tapi juga sebagai alasan jika dia bisa menjadi hacker dan sudah handal di bidang itu dia akan mencoba meretas informasi yang di tutupi oleh ayahnya itu. Zia memang dari keluarga yang kaya, hanya saja ayahnya itu tidak memberikan kemewahan yang di milikinya.Ayahnya hanya membiayai sekolah dasar Zia saja, setelah menduduki bangku SMP ayahnya tidak mau membiayainya dan menyuruh Zia jika ingin melanjutkan pendidikannya dengan uangnya sendiri.
Itu sebabnya dia bekerja menjadi hacker yg gajinya cukup besar untuk membiayai kehidupanya.Hingga saat ini Zia pun masih dalam proses itu tapi tidak ada satupun klien Zia yg mengetahui nama asli Zia dan wajahnya. Sebab Zia selalu menggunakan masker dan topi yg menutupi wajahnya serta pakaian yang serba hitam dia bahkan memberi tahu bahwa namanya adalah "Ze".
__ADS_1
Saat Zia sampai di kamarnya ia bergegas mandi dan bersiap-siap. Dia akan menemui kliennya yang akan memakai jasa hacker nya. Seperti biasa Zia memakai pakaian yang serba hitam, Zia memakai kaos hitam dan celana panjang berwarna hitam dia juga membawa kacamata hitam di sakunya.
Setelah di rasa cukup Zia bergegas turun kebawah sebelum ayahnya pulang, sebab jika ayahnya melihat penampilan Zia itu akan membuat ayahnya curiga dan akan menyelidiki apa yang di lakukannya. saat sudah berada di lantai bawah Zia melihat keadaan rumah yang sepi dia pun langsung bergegas menuju garasi dan melaju pergi dengan motornya dari rumahnya menuju ketempat dimana dia akan bertemu dengan kliennya.
......................
Zayn dan Anggota inti Alexand sedang berada di markasnya.Sedangkan anggota alexand yang lain tidak berada di markas. Anggota Alexand berada di markas jika ada hal penting atau hari yg memiliki banyak waktu senggang. biasanya markas itu akan ramai ketika hari jum'at, sabtu dan minggu, karena anggota Alexand bukan hanya di SMA Garuda saja tapi juga ada yang dari beberapa sekolah lainnya ada yang SMA dan seangkatan dengan Anggota inti Alexand dan ada yang di bawah mereka.
"Zia tuh cewe terkeren di SMA Garuda menurut gue disaat cewe-cewe di SMA Garuda datang di anter pake mobil sama supir pribadi atau keluarganya sedangkan Zia dia pake motor itu pun motornya gak kaya motor anak" cewe pada umumnya."
"Rata-rata, eh bukan rata-rata sih tapi semua siswa siswi di SMA Garuda pasti pake motor matic, lah Zia pake CBR cuy keren dengan tubuhnya yg kecil itu dia kuat bawa motor CBR".. lanjut Arbian
"Mana CBR5ooR lagi, gue akui tinggi Zia mencukupi pake tuh motor, tapi badanya yang langsing itu kaya gak menunjukan dia gadis lemah, dia tangguh kalau pake motor itu cewe imut nan manis". sambung Andrew.
"Bener sih, cuma gue heran sama Zia sebenarnya apa penyebab tuh cewe bisa dingin,cuek dan auranya tuh badas, sangar yg cocok buat jadi geng motor atau mungkin Mafia ".. sahut Galang.
Sepertinya laki-laki itu juga akan bergabung menjadi profesi raja gibahnya geng Alexand.
"Gimana kalau kita ajakin Zia gabung ke Alexand".ucap Arbian.
"Anying lu, di Alexand isi anak cowo semua Zia anak cewe bray, gimana ceritanya cewe masuk geng motornya jangan bikin Zia berada dalam masalah meski auranya begitu tapi tetap aja ga memungkinkan Zia masuk ke geng motor". balas Galang.
"ya siapa tahu nanti Zia bisa jadi Queennya Alexand ya gak Zayn".ucap Arbian lagi sambil mengadakan kepalanya kearah Zayn.
Galang menggelengkan kepalanya "Lu bener, mau ganti profesi jadi mak comblang Ar?".
" Bro emang lu gak mau apa liat Zayn dekat ama cewe siapa tau dengan Zayn dekat ama cewe sifat dia bisa berubah setidaknya lebih hangat gak kaya sekarang." ucap Andrew sambil merangkul bahu Galang.
"Lu pikir ini drama korea atau cerita novel yang bakal bisa begitu.Gue ga yakin apa yang ada di novel bisa terjadi di kehidupan nyata, menurut gue itu mitos" jawab Galang.
"Gak asik lu bro," ucap Andrew dengan melepaskan rangkulan dari bahu Galang.
__ADS_1
Sedangkan Zayn sendiri hanya menyimak dengan wajah datarnya tanpa mau berkomentar.