
"Sial,sial,sial, Zia lo dimana, lo baik-baik aja kan?"
Zayn kini telah frustasi di kamarnya, sudah hari ke 8 tapi Zia belum juga muncul.Kemana perginya gadis itu, sebenarnya apa uang terjadi, apakah hidup gadis itu begitu rumit atau bagaimana..
"Zia lo bener-bener bikin gue gila"
Tuan dan nyonya Adhitama kini juga telah di buat bingung kepalang, mereka juga sedang dilanda kecemasan..
"Pa, kita harus bertanya sama pak Abraham dimana Zia pa, ayo pa"ucap Rosa menangis..
"Sabar Ma, tapi ini benar mengganjal dan bagaimana jika dia bertanya kenapa kita mencari Zia, kita tidak mungkin kasih tahu kalau kita tahu Zia adalah putri dari Rhea dan juga tidak ada yang tahu jika Abraham memiliki seorang putri"ucap tuan Adhitama menjelaskan pada sang istri..
"Terus gimana pa?"tanya Rosa
"Abraham tidak mempublishkan putrinya pasti ada satu alasan, entah alasan itu baik atau buruk jika baik tidak masalah tapi jika itu buruk?" ucap Adhitama..
"Baik, buruknya untuk apa pa?" tanya Rosa..
"Bisa saja Zia di rahasiakan agar menjaga keamananya itu baiknya, buruknya mungkin saja Abraham tidak mengakui Zia adalah putrinya"
"Tapi kenapa pa?"lirih Rosa..
"Papa juga tidak tahu Ma"
Zayn turun dari kamarnya, tuan dan nyonya Adhitama yang berada di ruang tengah melihat kearah putri semata wayangnya..
__ADS_1
"Zayn kamu mau kemana malam-malam begini?"tanya Rosa..
"Zayn mau cari Zia Ma" jawab Zayn yang sudah berada di depan Mamanya..
"Sayang kamu bisa cari besok pagi kan, ini sudah malam" sahut Rosa..
"Apa yang terjadi Zayn? kenapa kondisimu kacau begini?"kini Arkan yang bertanya pada putranya..
"Tidak ada pa"jawab Zayn lemas dan kembali ke kamarnya dan Rosa menatap putranya nanar..
"Ada apa dengan Zayn?"tanya Arkan..
"Sepertinya dia begitu merasa kehilangan, mungkin saja putra kita sedang jatuh Cinta pa" sahut Rosa..
"Kenapa lo, lemas gitu kayak gak niat hidup"ucap Zafira yang melihat penampilan adiknya itu yang kacau dan terlihat begitu lemas..
"Ma"panggil Zafira yang telah turun ke ruang tengah ..
"lya sayang ada apa? Ansel sudah tidur?"sahut Rosa..
"Sudah Ma, Mama itu Zayn kenapa?" tanya Zafira..
"Dia sepertinya sedang jatuh cinta"jawab Rosa..
"Jatuh cinta, kok lemas begitu Ma"tanya Zafira..
__ADS_1
"Karena orang yang dia cintai menghilang tidak ada kabar bagaimana tidak lemas?"sahut Rosa..
"Siapa Ma?" tanya Zafira penasaran siapa yang di cintai beruang kutub itu..
"Zia" sahut Rosa..
"Hah" pekik Zafira terkejut..
"Mama serius?" tanya Zafira, Rosa pun mengangguk ..
"Terus Mama tahu dari mana?" tanya Zafira lagi..
"Dari tingkahnya, dia tadi turun ingin keluar dia bilang dia ingin mencari Zia. jadi apa kesimpulan dari mu?"
"Iya juga ya, ah tapi kenapa Zayn suka sama Zia Ma"
"Kenapa memangnya Ra?" kini Arkan akhirnya bersuara setelah hanya duduk diam mendengarkan pembicaraan kedua wanita yang ia sangat ia sayangi..
"Kenapa gak suka sama Nona Ze? Zafira berharap punya adik ipar kayak nona Ze, pasti seru" sahut Zafira antusias
Arkan terkekeh melihat tingkah putri sulungnya, meski sudah memiliki satu anak tingkahnya tidak mencerminkan itu. Rosa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya "Kamu ini ada-ada aja"..
***
**hayy semuanya maaf othor hanya bisa ap 3 bab ajah mungkin lain waktu othor akan ap sesering mungkin terimakasih yang sudah mendukung novel athor ini jangan lupa kalian juga mampir ke novel othor yang lain ya ...
__ADS_1
jangan lupa komen, like,dan pavoritkan dan kasih bintang 5 terimakasih**...