
"keinginan Zia bisa quality time bareng abang pengennya sih bareng Papa juga tapi .."ucap Zia seketika merenung dan Ezra yang melihat itu pun langsung memeluk Zia begitu erat sembari mengelus kepala Zia untuk memberikan ketenangan .
"Maafin Abang yah, seharusnya dari dulu kita tetap bersama saling menguatkan dan menciptakan kenangan - kenangan indah, tapi Abang malah jadi luka buat kamu. Seharusnya Abang melindungi kamu tapi Abang malah nyakitin perasaan kamu dan pisik kamu"
"Dan soal tentang Papa maafin Abang yang belum bisa bikin Papa berubah"lanjut Ezra.
"Kalian ini berpelukan dimana aja. Buruan entar ketinggalan pesawat mau gue cantolin kalian di roda pesawatnya deh ntar"celetuk Rendi yang baru keluar dari rumah Zia yang membantu mengeluarkan koper milik Zia..
"Iya napa, sabar dikit dong. Gak tahu lagi situasi haru gini apa. Ganggu aja lu kayak setan"sahut Ezra yang melepaskan pelukan Zia.
"Udah deh kalian ini berantem mulu kayak Tom and Jeri aja"sahut Zia yang melerai..
"Tahu tuh Dek gak pernah akur mereka berdua ada aja yang di ributin heran gue udah tua juga masih aja berantem adu mulut kayak bocil aja"sahut Roger .
"Siapa yang bocil?"tanya Ezra dan Rendi bersamaan.
"Bang kompak tuh jangan - jangan.."ucap Zia pada Roger.
"Jangan - jangan apa ? Udah dong dek jangan aneh - aneh, ayok kita berangkat ke bandara aja kalau kelamaan disini nanti pesawatnya keburu terbang"sahut Ezra.
"Haha iya iya bercanda kok abangku sayang uluh uluhh kembarannya Kim Jungkook dari alam mimpi ngambek nih"celetuk Zia.
"Cium pipi kanan dulu"rengek Ezra.
"Lah sejak kapan si Ejaan abjad ini jadi manja kayak begini?"celetuk Roger.
"Yeyy gak tahu aja gue gak kejam itu cuma nutupin image aja"jawab Ezra.
"Bukan nutupin image tapi lo lagi kesurupan aja kali"celetuk Rendi.
"Wah cari masalah lo"ucap Ezra hendak menghampiri Rendi tapi sayang langkahnya di cegah oleh Zia.
"Udah dong bang ayook nanti ketinggalan pesawat abang ihh" setelahnya Zia mendorong Ezra untuk masuk kedalam mobil dan di susul oleh Zia. Begitu juga Rendi dan Roger setelah memasuki koper milik Zia kedalam bagasi.
Rendi duduk di samping pengemudi dan Roger yang akan mengemudikan mobilnya.
__ADS_1
°°°°
"Sayang kamu mau kemana? Masa Liburan begini mau nongkrong bareng teman - teman kamu?"tanya Mama Rosa.
"Enggak Ma Zayn mau ke rumah Zia"jawab Zayn.
"Mau ngapain?"
"Ouhh Mama tahu pasti mau ngepel yah?"lanjut Mama Rosa.
"Kok ngepel sih Ma"rengek Zayn.
"Hahah ngapel maksud Mama sayang. Oh ya sekalian ajakin Zia nya main ke sini yah bilangin aja Mama kangen"sahut Mama Rosa.
"Iya Ma nanti Zayn bilangin ke Zia nya. Zayn juga mau mastiin apa yang selama ini Zayn pikirkan"
"Ya udah kalau begitu hati - hati yah"
Sedangkan di tempat lain Zia saat ini tengah berada di Bandara jakarta soekarno hatta.
"Oalah kayak ngehamilin anak orang aja minta pertanggung jawaban segala"sungut Rendi.
"Ya iyalah harus itu"
"Kalian hati - hati disana have fun ciptakan momen indah yang pernah kalian lewatkan seindah mungkin"pesan Roger.
"Siap itu pasti akan kita lakukan, gue mau menebus kesalahan gue selama ini"jawab Ezra yang mengelus pucuk kepala Zia dengan lembut.
"Ya udah kita masuk dulu yah dan terimakasih sudah mau nganterin Zia sama abang dan mau ngejagain Leon tataaaa Asalamu'alaikum"ucap Zia yang melambaikan tangannya.
"Waalaikumsalam iya sama - sama"teriak Rendi dan Roger secara bersamaan.
Di lain tempat.
__ADS_1
Zayn saat ini telah berada di depan rumah Zia.
"Ada apa ya mas?"tanya penjaga yang berada di rumah Zia.
"Saya mau bertemu dengan Zia, apa Zia Nya ada?"tanya Zayn berharap.
"Oh non Zia yah, kebetulan non Zia nya lagi gak ada mas, non Zia nya lagi liburan keluar negri"ucap pak penjaga itu.
"Kalau boleh tau luar negri mana ya pak?"tanya Zayn
"Ohh kalau itu saya kurang tahu mas dan saya gak nanya lagi nona Zia cuma bilang liburannya keluar negri ke tiga negara dan saya juga gak tau negara mana saja"jawab pak penjaga itu .
"Berapa hari kira - kira ya pak?"tanya Zayn.
"Emm kalau soal itu saya juga kurang tahu mas maaf"
"Huft, ya sudah kalau begitu terimakasih ya pak"jawab Zayn sedikit kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Zia.
"Iya sama - sama mas"
Zayn langsung merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya Zayn membuka aplikasi hijau dan mengirim pesan kepada Zia.
#Percakapan di aplikasi hijau#
° Zia lo dimana? °
"Huft centang satu gak aktif"gerutu Zayn
Zayn pun kembali menaruh ponselnya di dalam saku celana dan meninggalkan pekarangan rumah Zia.
Sedangkan saat ini Zia dan Ezra tengah berada di dalam pesawat.
"Bang Adek ada bawa sesuatu"
°′°°°′′′°°
__ADS_1
tolong dukung terus yah