
"TO,,,TOLOOONG,,"teriak Laras..
Zia pun memukul Laras hingga Laras tersungkur dan pingsan ..
Setelah nya Zia keluar dari salon itu, dan memberikan uang lebih kepada staf salon itu..
"Robbi sudah kau siapkan kotak kejutanku?"ucap Zia kepada Robbi..
"Sudah nona Ze, saya sudah menyiapkan nya dan kotak itu sudah berada di dalam mobil"ucap Robbi kepada Zia.
Zia mengangkat kedua jempolnya "Baguss, kalau begitu aku balik dulu"
Saat Zia sudah keluar Laras tersadar dari pingsannya dan Laras langsung berlari ke dalam kamar mandi, betapa terkejutnya dia saat melihat ada cairan merah berbau amis mengguyur kepala Laras..
beberapa menit kemudian Laras keluar dari kamar mandi betapa terkejutnya lagi ia sudah menemukan staf salon itu lagi..
"Hehh pelayan kalian dari mana saja? Kalian tidak becus menjaga salon ini sampai ada penyusup yang masuk ke salon ini"omel Laras pada staf salon itu .
__ADS_1
"Penyusup? penyusup siapa maksud Ibu?"ucap staf salon itu yang pura - pura tidak mengerti.
"Ya mana saya tahu, dia tadi tiba-tiba masuk dan mengucurkan cairan merah berbau amis ke bagian kepala ku, kalian bisa liat bekasnya di kursi itu"ucap Laras yang menunjuk kearah kursi yang ia dudukinya tadi..
"Liat lah bekasnya"ucap Laras yang menunjuk ke tempat yang ia duduk tadi, namun ternyata di kursi itu tidak ada apa - apa, semuanya bersih bahkan tidak ada cairan merah berbau amis di kursi itu..
"Tapi Bu saya tidak melihat ada cairan merah tumpah disana saat saya kembali setelah mengambil alat - alat treatmentnya Bu"ucap staf salon itu..
'Bagaimana bisa bekas cairan merah itu bisa hilang begitu saja, bahkan bau amisnya tidak tercium"batin Laras terheran..
"Ahh sudah lah aku mau pulang saja"
"Tidak kau lamban"
Setelahnya Laras pun keluar dari salon dan menuju ke arah parkiran yang berada tidak jauh dari salon itu.
saat sampai di parkiran mobil ia tidak menemukan Robbi..
__ADS_1
"Dimana Robbi"gumam Laras
Tak lama kemudian Robbi pun datang.."Mohon maaf nyonya saya tadi sedang mencari kamar mandi dan saya menemukannya meski pun kamar mandi itu lumayan jauh dari sini"ucap Robi basa - basi agar Laras tidak curiga..
"Hemm ya sudah, cepat buka pintu mobil nya kita pulang"ucap Laras
"Apa nyonya sudah selesai? Kenapa cepat sekali"tanya Robbi.. "Aku tidak jadi treatmentnya" "Mengapa nyonya? Mengapa tidak jadi?"tanya Robbi pura - pura terkejut..
"Ahh sudah lah jangan banyak bertanya, sebaiknya cepat antarkan aku pulang"ucap Laras yang mulai memasuki mobil itu..
"Baik nyonya" setelahnya Robbi menutup pintu belakang mobil itu dan Robbi pun memasuki kemudi dan mulai menjalan'kan nya....
****
halou semuanya mohon dukungannya dari kalian semua dan tolong ajak teman - teman kalian untuk membaca novel ku ini dan tinggalkan jejaknya seperti like,komen,favorit,hadiah,vote,dan beri bintang lima agar author bisa up sebanyak - banyaknya dan agar author semangat terus untuk up'nya.. Terimakasih..
Salam sayang dari author Navisha🤗🤗 semoga kalian di beri kan kesehatan oleh Allah subhana huata'ala dan di mudahkan segala urusannya dan di lancarkan REZEKI nya ..
__ADS_1
Mohon maaf apa bila author Navisha tidak bisa up nya sering, soalnya othor lagi banyak kerjaan dan othor juga lagi sakit soalnya lambung othor kambuh lagi mohon do'a nya dari kalian semua🙏🏻🙏🏻