'Gadis Mafia Dingin'

'Gadis Mafia Dingin'
107


__ADS_3

"Hahaha rasain Emang enak digituin nggak tahu apa yang jahil juga si tukang jahil hahaha "


"Ayo Bang nyari tempat duduk "


Mereka mencari tempat duduk dan juga Spot yang bagus. ketika Zia sedang sibuk dengan es krimnya Ezra diam-diam memotret adiknya itu dari arah samping setelah es krim habis Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju hotel untuk beristirahat mereka memesan kamar hotel yang bisa sharing kamar yang di mana 2 kamar terdapat pintu sebagai penghubung satu sama lain. Sesampainya di kamar Ezra langsung merebahkan dirinya dan membuka ponselnya pria itu mempostingnya di sosial media yaitu foto adiknya yang tengah memakan es krim dengan caption *bocah kesayangan* Ezra tersenyum


"Semoga Papa melihat ini" gumamnya


Setelah mereka beristirahat kini Zia dan Ezra jalan-jalan sore di sekitar Hotel mereka saat tengah jalan berduaan Zia memotret bayangan dirinya dan kakaknya yang sedang bergandengan tangan lalu ia mempostingkan nya di sosial medianya tak butuh beberapa lama postingan dia langsung ramai banyak yang like dan komen banyak yang mengira bahwa Zia berduaan dengan pacarnya namun dia tak memperbolehkan itu


"Bang nanti malam kita ke Sultan Ahmed kan lihat lihat air mancur menari ?"


"Iya Adikku sayang "

__ADS_1


"Dih sayang-sayang emang udah kayak orang pacaran aja ah manggil sayang jadi geli Adik Nya bang"


"Aish Kan Abang memang sayang sama adek"


"Tapi Geli juga Bang ih "


"Kamu ini Kamu ini seperti gak pernah pacaran aja "


"Emang nggak pernah"


"Laku laku, Zia gak lagi jualan Bang "


"Astagfirullah Ya Allah lupa adiknya Bang Eja kan mahal cuma bisa dibeli pakai mahar hahaha "

__ADS_1


"Ih Abang beralih profesi jadi pedagang manusia"


"Enak aja pedagang manusia masuk neraka dong Abang "


"Ya lagian malah mau menjual, Adiknya sendiri "


Setelah berjalan-jalan sore keduanya pun makan malam di restoran hotel yang mereka tempati lalu mereka pergi ke tempat tujuan mereka yaitu ke Masjid Sultan Ahmed .


Sesampainya di sana Mereka melaksanakan salat fardu dan salat tahiyatul masjid dan memanjatkan doa mereka masing-masing


"Ya Allah terima kasih Engkau telah mengabulkan doa hambaMu yang banyak dosa ini. Ya Allah semoga bunda di sana tenang dan bahagia tempatkan lah bunda kami di tempat terbaikmu Ya Allah. Ya Allah izinkan hamba untuk menjadi adik yang baik untuk kakak hamba bahagiakan dia selalu dan memaafkan perbuatan kakak saya kepada hamba dulu ya Allah Sehatkan Lah Kakak dan papa hamba. hamba ingin membahagiakan mereka sebelum hamba diambil olehmu Ya Allah Amin" doa yang dia panjatkan.


"Ya Allah bahagia kan lah adik ke Sayang hamba sudah cukup Dia merasakan sakit dan kesedihan nya. Ya Allah izinkan hambar tuk bisa membahagiakannya saya ingin mengukir momen terindah dengannya Jangan engkau renggut dia dari hamba ya Allah tolong bukakan juga hati papa sadarkan lah papa kami agar keluarga ini bisa bersatu kembali lagi ! Amin !,"Doa yang Ezra panjatkan dengan sepenuh hati

__ADS_1


Doa Kakak adik yang saling mendoakan satu sama lain doa yang di mana telah mengalami kehancuran dalam rumah. doa yang tulus keluar dari hati dan mulut mereka. setelah mereka melaksanakan ibadah. mereka berdua pun kembali bertemu di luar masjid dan melihat tadi siang Ezra memposting foto Zia dengan background air mancur berwarna pangi dengan senyuman Zia yang begitu manis Bahkan Zia dua kali lipat lebih manis dengan memakai hijabnya đź’–my Universityđź’– caption yang dicantumkan oleh Ezra di postingannya itu ..


__ADS_2