
Flashback on
"Kak, kenapa Zia kondisinya bisa seperti itu sekarang?"tanya Zayn..
"Itu karena Zia pernah kecelakaan dan di sisi lain dia memang sedang babak belur saat kecelakaan Zia melamun mungkin karena habis di pukuli oleh Papanya, lalu ada mobil yang melaju begitu kencang kearahnya saat Zia sedang menyebrang. Saat itu gue terlambat untuk menyelamatkan nya"
"Zia melamun mungkin karena habis di pukuli oleh Papanya lalu ada mobil yang melaju kencang ke arahnya saat Zia menyebrang. Dan pada saat itu gue terlambat untuk menyelamatkan dia, kepalanya terbentur begitu keras sehingga dia mengalami pendarahan yang cukup hebat"
"Semenjak setelah kecelakaan itu dia sering mengalami kesusahan dengan ingatannya dan yah lo tahu sendiri kan yang gue bilang tadi, semakin parah akibat setelah kecelakaan kepalanya masih sering terbentur terus menerus"
Falshback off
****
Saat ini Zia tengah duduk di pinggir danau bersama dengan Leon, Zia menenggelamkan kakinya ke dalam danau dan bermain air dengan wajah yang begitu sedih..
"Leon, andai kamu bisa berbicara"ucap Zia yang mengelus kepala Leon yang berada di samping nya..
"Memangnya kenapa kalau bisa berbicara?"ucap seseorang yang membuat Zia terlonjak kaget
"Zayn?"
Yah orang tersebut adalah Zayn, Zayn pun berjalan mendekati Zia dan duduk di samping Zia..
"Ngapain lo kesini"tanya Zia.. "Kenapa? Ini kan tempat umun kenapa gak boleh"tanya Zayn pada Zia..
"Boleh ajah sih"jawab Zia.
"Lo kenapa Zia?"tanya Zayn.
"Gue kenapa, gue gak papah emangnya kenapa?"jawab Zia sekenanya..
"Kok lo balik nanya"ucap Zayn..
__ADS_1
"Yah lagian lo aneh tiba - tiba ajah nanya gitu. Gue gak kenapa - kenapa kali"jawab Zia terheran dengan tingkah laku Zayn..
"Zia, gue bakal bantu lo buat menghukum mereka yang sudah ngebunuh nyokap lo"ucap Zayn yang menatap Zia dengan iba..
"Kenapa lo mau bantu gue?" tanya Zia pada Zayn..
Zayn merapihkan anak rambut Zia kebelakang telinga nya "Ada sesuatu hal yang gak akan bisa lo mengerti"ucap Zayn yang menatap Zia..
"suatu hal apa?"tanya Zia bingung ..
"Nanti lo akan tahu sendiri, tapi bukan sekarang. Secara perlahan lo akan tahu Zia"ucap Zayn..
"Zayn, sejak kapan lo main teka - teki begini sama gue?"tanya Zia kesal..
"Bukannya lo sendiri juga penuh dengan teka - teki Zia?"jawab Zayn
Zayn memegang tangan Zia "Gue akan bantuin lo sebisa gue, gue akan jagain lo sebisa gue dengan kemampuan gue"jawab Zayn yang memandang wajah Zia .
Zia melepaskan genggaman tangan Zayn dan menaruh punggung tangan nya di dahi Zayn ..
"Gue gak papah"jawab Zayn yang masih memandangi wajah Zia..
Ada sebuah kerinduan di mata Zayn saat Zayn melihat mata biru milik Zia ..
"Lo tuh aneh tau gak, sesekali lo marah - marah sama gue, ngejutekin gue, terus sekarang lo pengertian ke gue. Kenapa sifat lo sering berubah - ubah kayak bunglon lo Zayn , Kenapa?"tanya Zia terheran..
"Zia maaf kalau sikap gue berubah - ubah dan gak menentu, itu karena gue juga bingung dengan perasaan gue sendiri, tapi sekarang gue yakin Zii gue yakin. Tapi gue butuh waktu buat menjelaskan semuanya sama lo"batin Zayn..
"Sabar, lo bakal tahu semuanya di waktu yang tepat"jawab Zayn ..
"Ck, lo nyebelin yah mau lo di terkam sama Leon nih mumpung ada Leon di sini"
Zayn mendekati Leon yang berada di samping Zia dan duduk di samping Leon sembari mengelus kepala Leon.
__ADS_1
"Leon baik kan, Leon gak bakal ngebunuh orang yang ingin menjaga sahabat kesayangannya ikan Leon?"Zayn bertos ria dengan Leon..
Zia mengerutkan dahinya
"Leon, kamu kok bersekutu sama Zayn sih? Sahabat kamu itu aku atau Zayn sih?"ucap Zia merajuk..
"Zia sekali ajah Lo coba berteman sama gue dan yang lain. Mau sampai kapan lo menghindar dari semua orang, semua orang pasti
Akan saling menbutuhkan Zii. Stop buat lo yang selalu bilang lo bisa sendiri gak butuh bantuan orang lain stop Zia stop"ucap Zayn..
"Emang kenyataannya gue bisa sendiri Zayn"jawab Zia sekena nya..
Zia bangkit seketika Zayn pun ikut bangkit..
Zayn memegang kedua bahu Zia
"Zia mau sampai kapan Lo nyakitin diri lo sendiri, mau sampai kapan lo nutupin luka lo sendiri, sesekali berbagi duka lo ke gue Zia, setidaknya itu gak akan begitu menyakitkan. Lo jangan egois kasihani lah diri lo sendiri Zi, Love your self Zia please jangan lo tutupin diri lo lagi, gak semua manusia jahat Zia"
"Tatap mata gue Zia tatap, gue jahat apa gue orang jahat buat lo?"lanjut Zayn kepada Zia..
Zia mengeleng kan kepalanya lemah dengan kepala yang tertunduk, Zayn mengangkat dagu Zia agar Zia mau menatapnya
"Zia, liat mata gue. Apa ada kebohongan di mata gue, apa gue jahat apa ada alasan terselubung gue deketin lo?"
"Zii gue tahu lo menderita kan selama ini, tapi kenapa lo tutupin luka di hati lo Zia, mau sampai kapan lo tutupin rapat - rapat Zia, gue siap berbagi duka lo ke gue Zia gue siap. Please Zii jangan sakiti diri lo sendiri, jangan memendamnya sendiri lagi Zii"
Zia yang sejak tadi menahan diri untuk tidak menangis akhirnya dia menangis tersedu - sedu, zayn dengan sigap memeluk Zia dengan erat..
Zia pun memeluk Zayn dengan begitu eratnya , ia menangis semakin keras dan terisak. Zayn terus memeluk Zia membelai punggung Zia untuk memberi ketenangan pada gadis itu, dan untuk pertama kalinya Zayn melihat tangisan pilu Zia dan untuk pertama kalinya Zia menangis di depan orang selain Roger. Bahkan di depan Papa dan Kakaknya sendiri ia tidak pernah menangis atau pun menitikan air matanya walaupun hanya sedikit..
***
othor kasih bawang sedikit di bab ini dan di bab berikutnya kalian harus siapin tisu buat jaga - jaga karena Zia akan kasih kalian kepedihan yang dalam dengan luka yang ada pada hati Zia..
__ADS_1
othor minta maaf karena akhir - akhir ini othor sering gak up.. othor janji kedepanya othor akan up setiap hari kalau othor gak lupa hehe..
dukung terus ya cerita zia yang akan menemukan kebahagiaan walau pun belum saatnya. terimakasih yang sudah mampir jangan lupa like, komen,favorit, dan kasih bintang lima, atau pun kasih kopi atau bunga buat othor giat untuk up'nya..🌷💕 🙏🏻