3 HATI 1 CINTA

3 HATI 1 CINTA
Memilih Pergi


__ADS_3

Air mata Chloe jatuh tanpa bisa ditahannya. Ia menangis memikirkan tentang perasaannya yang sedih karena mencintai milik orang lain. Walaupun Erhan dan istrinya sudah pisah ranjang selama 3 tahun, tetap saja status mereka belum cerai.


Hp Chloe berdering. Ia meraih hp nya dari dalam tas.


"Hallo....!" sapa Chloe tanpa melihat siapa yang meneleponnya.


"Kenapa pergi, Chloe?"


Chloe menginjak rem mobil mendadak saat mendengar suara Erhan. "Paman...!"


"Seharusnya kamu jangan pergi. Amora harus tahu yang sebenarnya bahwa aku tak menyukai dia lagi. Kaulah gadis yang kusukai, Chloe."


"Namun kau tak mencintaiku, paman. Jadi lebih baik kita tak bertemu lagi. Aku ingin menjauh darimu. Maafkan aku, paman. Bye..." Chloe memutuskan sambunga telepon. Ia lalu menelepon Alicia Aslon.


"Hallo, oma. Maaf ya menganggumu malam-malam seperti ini."


"Tidak apa-apa sayang. Oma juga belum tidur. Ada yang bisa dibantu?"


"Apakah tawaran rumah mode L&G itu masih berlaku?"


"Ya, sayang. Mereka tak mau model lain. Mereka menginginkan dirimu."


"Aku menerimanya, oma."


"Benarkah? Kau akan tinggal di Paris selama 4-5 bulan. Apakah bundamu mengijinkan?"


"Tenang saja, oma. Bunda pasti setuju. Katakan pada mereka bahwa aku akan pergi besok. Selamat malam, oma." Chloe menghapus air matanya. Ia harua pergi dari kehidupan Erhan. Dan satu-satunya cara yang harus ia lakukan adalah menjauh dari Erhan.


Saat Chloe tiba di rumahnya, Daddy dan bundanya masih duduk di ruang tamu. Seperti biasa, mereka akan menunggu anak-anaknya pulang.


"Selamat malam, dad, bunda...!" Chloe mencium pipi daddy dan bundanya secara bergantian.


"Ada apa, sayang? Kau baru selesai menangis?" Tanya Ezekiel sambil menatap putri kesayangannya itu yang duduk di depan mereka.


"Dad, bunda, besok aku akan pergi ke Perancis. Ada tawaran dari rumah mode terbesar di sana. Mereka mau mengontrakku untuk menjadi model utama dalam beberapa iklan dan produk kecantikan L&G. Mungkin aku akan di sana 4-5 bulan." Kata Chloe berusaha mengusir rasa galau di hatinya.


"Sayang, bukankah kau sudah menolak tawaran itu? Maaf, bunda rasanya tak mampu melihatmu pergi lama dari rumah ini." Kata Faith sambil menggelengkan kepalanya.


"Bunda, aku ingin mengembangkan karirku. Aku tahu di London, Amerika, bahkan Jerman, orang sudah mengenal siapa Chloe Thomson. Tapi ini di Paris. Lagi pula L&G adalah rumah mode paling besar di sana. Aku harus pergi untuk menangkan hatiku." Air mata Chloe jatuh tanpa bisa ditahannya.


"Apa maksudmu?" Tanya Ezekiel tak mengerti.


Chloe berusaha menenangkan hatinya. Ini adalah saat pertama ia harus bohong didepan orang tuanya.

__ADS_1


"Aku jatuh cinta pada pacar Filly. Dia juga menyambut perasaanku. Namun Filly sangat mencintai pacarnya itu. Aku tak mau persahabatanku dengan Filly menjadi hancur. Makanya aku memilih untuk menghindar sementara waktu. Agar hatiku menjadi tenang dan dapat melupakannya."


Ezekiel berpindah tempat duduk di samping putrinya. Ia langsung membawa Chloe dalam dekapannya. Hatinya hancur melihat putrinya itu sedih.


"Anakku. Jatuh cinta itu bukan sesuatu yang salah. Tapi, kau benar. Menjaga persahabatan itu lebih penting dari pada apapun juga. Daddy mendukungmu untuk ke Paris." Kata Ezekiel lembut sambil membelai rambut anaknya. Faith ingin protes namun Ezekiel menatapnya sambil menggelengkan kepalanya.


"Wah....ada apa dengan putri kesayangan keluarga Thomson?" Erland yang baru pulang menatap ketiga orang kesayannya ada di ruang tamu.


"Kakakmu akan ke Paris selama beberapa bulan. Bunda jadi sedih." Kata Ezekiel.


Erland mendekati Faith lalu melingkarkan tangannya di bahu bundanya.


"Tenang saja bundaku sayang. Jika kakak pergi, aku akan mengurangi jam malamku dan menemani bunda di rumah. Biarkanlah kak Chloe merantau ke Perancis. Siapa tahu di sana ia bertemu dengan pangeran yang akan mengajaknya menikah. Kakak kan ingin menikah muda seperti bunda." Ujar Erhan membuat Faith tersenyum. Si bungsu ini memang paling tahu bagaimana menghibur keluarga ini.


"Bunda menikah muda karena diancam oleh daddy kalian." Kata Faith membuat Ezekiel menatap istrinya dengan senyum menggoda.


"Ya. Daddy memang mengancam bunda. Kalau tak ada ancaman, bagaimana mungkin akan ada Caleb, Chloe dan Erland Thomson?"


Mereka pun tertawa bersama. Chloe merasa terhibur. Ia bersyukur punya keluarga yang penuh dengan kasih sayang.


********


Caleb menyelimuti tubuh Zelina. Gadis itu akhirnya tertidur setelah ia menangis lagi karena mengingat omanya.


Setelah itu Caleb keluar dari kamar Zelina. Ia ingin mencari udara segar di luar karena badannya agak panas. Mungkin karena suhu di Indonesia berbeda dengan suhu di London.


"Iya. Dokter memberikannya obat penenang."


Sofia tersenyum."Oh ya tadi temannya Zelina dari London menelepon. Namanya Grace."


"Grace? Terus kamu bilang apa?"


"Aku bilang kalau Zelina sedang ke dokter bersama pacarnya Caleb."


"Apa? Kamu bilang seperti itu?" Caleb sangat terkejut.


"Memangnya kamu bukan pacar Zelina? Dari kecil Zelina selalu mengatakan kalau Caleb Thomson adalah pria yang dia sukai. Dia bahkan nekat kuliah di London karena ingin dekat denganmu."


"Apakah Zelina pernah mengatakan kalau kami pacaran?"


"Tidak. Namun saat melihatmu menemani Zelina saat datang ke sini. Melihat bagaimana kau menghibur dan menguatkan Zelina, bukan hanya aku, semua orang yang melihat kalian yakin kalau hubungan kalian lebih dari seorang teman."


Caleb tak dapat membantah ucapan Sofia. Ia hanya tersenyum lalu melangka meninggalkan Sofia. Diambilnya hp dari kantong celananya dan segera menghubungi Grace.

__ADS_1


"Hallo kak..." Terdengar suara Grace dari seberang sana. Tidak terlalu jelas karena ribut dengan suara musik.


"Kamu di mana Grace?"


"Aku sedang ada di sanggar bersama Meloddy dan Arcel. Ada apa, kak?"


"Tidak. Hanya ingin tahu kabarmu."


Terdengar suara kekehan Grace. "Zelina apa kabarnya? Katanya ia sedang sakit ya?"


"Zelina sudah tidur. Dia hanya stres karena kehilangan omanya secara tiba-tiba. Tadi kamu telepon ya?"


"Iya. Aku mau menyampaikan rasa turut berdukacita. Tapi sepupunya kalau Zelina sedang ke dokter bersama pacarnya. Selamat ya kak, kalian sudah jadian ya?"


"Mereka salah mengerti dengan kedekatan kami. Aku dan Zelina tidak ada hubungan apa-apa."


"Kalau ada hubungan juga nggak masalah kan? Kakak nggak punya pacar. Zelina juga tak punya pacar."


"Memangnya kamu nggak keberatan kalau aku jadian dengan Zelina?"


"Eh...aku..."


"Grace, ayo kita pergi!" terdengar suara Arcel yang memanggilnya.


"Kak, sudah dulu ya. Kami mau pergi makan malam. Bye.." Grace langsung mengahiri panggilannya tanpa menunggu tanggapan Caleb.


Hati Caleb kembali berada di ujung gelisah. Ia ingin saat berada di dekat Grace dan mengatakan kalau dia dan Zelina tidak ada hubungan apa-apa. Namun ia juga tak bisa meninggalkan Zelina. Gadis itu begitu rapuh dan hancur saat ini. Caleb tak mungkin membiarkannya sendiri.


Caleb mengacak rambutnya kasar. Ia benci dengan situasi seperti ini. Ia sekali lagi tak bisa memilih Zelina atau Grace. Ia juga tak bisa melepaskan salah satunya. Caleb ingin berteriak melepaskan gundah yang ada di hatinya. Sungguh, ia tak mau berada dalam keadaan seperti ini. Dia ingin melabuhkan hatinya pada salah satu gadis ini. Tapi siapa? Grace atau Zelina?


********


Erhan tak bisa menghubungi Chloe lagi. Sudah beberapa hari ini ponsel gadis itu tidak aktif. Erhan sungguh rindu mendengar suara manis Chloe. Erhan tak dapat memungkiri bahwa ia bukan hanya suka tapi jatuh cinta pada gadis itu.


"Mau kopi?" Tanya Amora membuyarkan lamunan Erhan. Amora pun sudah beberapa hari ini ada di apartemen Erhan.


"Tidak. Aku hanya ingin sendiri. Kapan kau kembali ke Turki?"


Amora tersenyum. "Aku ingin tinggal bersamamu di sini. Aku ingin memperbaiki hubungan kita."


"Amora, mari kita berpisah secara baik-baik. Aku sudah tidak mencintaimu lagi. Kau tetaplah dengan pasanganmu itu. Aku tak bisa seperti ini terus. Aku ingin bebas dan mengejar masa depanku sendiri."


Amora tersenyum kecut. "Aku tak akan pernah melepaskanmu, Erhan."

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya?


Berikan sayangmu padaku dengan cara Like, komen dan vote ya


__ADS_2