
Pagi hari semua telah berkumpul di ruang makan. Rencananya hari ini mereka akan mengunjungi air terjun yang terletak hanya beberapa kilometer dari vila.
Setelah sarapan ,mereka akhirnya berangkat menggunakan mobil suv berwarna merah yang terlihat begitu gagah.
Farhan duduk di kursi depan dan di sampingnya Anton telah duduk di belakang kemudi .Andin dan Sherly duduk di kursi tengah ,sementara Dodi dan Falen duduk di jok paling belakang .
Tak menunggu lama mobil pun melesat menjejaki jalanan beraspal.
Sepanjang perjalanan mereka saling bercanda dan juga menyanyi bersama di iringi alunan gitar yang di mainkan olih Dodi.
Jalanan kini berubah menjadi terjal ,membuat mobil tersebut sedikit bergoncang karna medan yang tidak rata .Kendati demikian tidak begitu lama melewati jalanan terjal itu ,kini mobil mereka berhenti di depan jalan setapak.
" Apakah kita sudah sampai ? " tanya Andin saat turun dari mobil.
" Belum, kita harus menyusuri jalan setapak itu ." saut Anton mengarahkan pandangannya ke depan.
" Apa masih jauh ? " tanya Sherly saat berjalan.
" Tidak, sebentar lagi sampai ." jawab Anton.
" Apa kau lelah sherly? sini biar ku gendong ." ucap Falen menawari.
" Tidak apa apa mas, aku masih bisa berjalan sendiri ." sautnya ramah.
"Bagus sher, jangan mau di modusin si Falen ." ledek Dodi .Falen terlihat menyikut dada temannya itu .
" Apa kau lelah ? " tanya Farhan pada Andin.
" Tidak sayang, aku tidak apa apa ." saut Andin
" Bilang saja jika kau lelah mas Han akan menggendongmu ." ucap Farhan seraya menggandeng tangan istrinya itu .
" Hemm ." saut Andin
Mereka kembalu berjalan beriringan .
Setelah 15 menit menyusuri jalan setapak, akhirnya sampailah mereka di tempat tujuan.
air terjun setinggi 10 meter terlihat sangat indah .Airnya begitu jernih ,banyak bebatuan serta ikan ikan kecil di dasarnya.
Meskipun airnya sangat dingin namun tak mengurangi niat para pria untuk mandi disana.
Farhan dan kawan kawan terlihat asik bermain air di bawah guyuran air terjun. Sementara Andin dan Sherly hanya duduk di bebatuan besar sambil mencelupkan kakinya di air sungai itu .Sesekali mereka juga mengabadikan momen liburannya menggunakan kamera milik Farhan dan juga ponsel masing masing.
__ADS_1
Setelah puas bermain air ,kini mereka beralih ke kebun strawberry milik warga setempat .
Mereka juga berjalan menyusuri kebun teh yang sangat luas hanya untuk menikmati suasana pedesaan yang begitu tenang dan juga sangat asri.
Setelah hampir seharian mengeksplor wisata yang ada di kota Sunshine ,mereka memutuskan untuk kembali ke vila sebelum matahari terbenam.
⚘⚘⚘⚘
Malam harinya mereka melanjutkan acara liburannya sengan pesta barbeque di roof top .
Meskipun udara malam sangat dingin ,namun mereka sangat antusias menyiapkan segala sesuatunya.
Di sana terlihat meja berukuran besar ,atau seperti dipan persisnya .Diatasnya sudah terisi berbagai makanan dan juga minuman bersoda serta terlihat juga beberapa botol anggur .
Tak jauh dari meja itu Farhan dan Anton tengah memanggang daging dan juga sosis. sedangkan Falen dan Dodi sedang bersenandung sambil memetik gitarnya.
Sementara Andin dan Sherly tengah berbincang. Mereka berdua kini terlihat jauh lebih akrab. Terlihat dari obrolan mereka yang santai bahkan terkadang mereka tertawa bersama sambil menikmati buah strawberi yang tadi mereka petik sendiri di kebun.
" Tunggu sebentar sher, aku ingin ke kamar kecil ." ucap Andin di tengah obrolannya.
" Apa perlu aku temani ?" tawar Sherly.
" Tidak , aku hanya sebentar ." Andin pun turun kebawah menuju toilet.
Tak lama kemudian Andin kembali dari toilet . Kini semua orang berkumpul mengitari api unggun sambil menyantap makanan yang mereka buat. Kemudian di lanjutkan dengan minum anggur.
Awalnya Andin dan Farhan menolak namun karna desakan dari teman temannya merekapun minum juga.
*B*agus, minumlah yang banyak Andin dan tidurlah dengan tenang agar aku bisa bersenang senang dengan suamimu
batin sherly ,ia terlihat tersenyum melihat Andin meneguk habis anggur itu.
Tak jauh dari sana Anton juga terlihat tersenyum licik sambil meneguk anggurnya.
Malam belum begitu larut namun Andin terlihat sudah beberapa kali menguap.
" Hoamss, apa aku mabuk? kepalaku terasa sedikit pusing ." ucap Andin sambil menguap.
dengan sigap Farhan merangkul pundak istrinya.
" Apakah disini ? " tanya Farhan ketika memijat kedua pelipis Andin.
" Apa kau ingin beristirahat di kamar ? " imbuhnya.
__ADS_1
Andin menganggukan kepalanya. Farhan pun berdiri untuk memegangi tubuh istrinya ,akan tetapi Andin menolaknya.
" Aku tidak apa apa sayang, tetaplah disini dengan teman temanmu ." ucap Andin.
Farhan terlihat sedikit khawatir ,namun Andin meyakinkan suaminya bahwa ia tidak apa apa , dan bisa berjalan sendiri ke kamarnya.
Farhanpun mengiyakan permintaan istrinya itu.
" Biar aku saja yang mengantarkan Andin Mas Han ." ucap Sherly pada Farhan
" Tubuhku juga sangat lelah ." imbuhnya.
" Oh, baiklah ." jawab Farhan.
Andin dan Sherly berjalan beriringan menuruni anak tangga.
" Kenapa kau ikut turun juga Sherly, acaranya belum selesai ." tanya Andin.
" Badanku sangat lelah Ndin dan juga tidak ada dirimu disana, tidak terlalu nyaman jika hanya aku satu satunya wanita disana ." saut Sherly.
" Kau tak perlu canggung Sherly, mereka semua sangat baik , sebelum ada kau , aku juga sering menjadi satu satunya wanita di antara pria di atas ." tutur Andin.
Sherly hanya tersenyum mendengarnya namun dalam hatinya ia begitu kesal .Kata kata tersebut bagi Sherly sangat menyebalkan karna Andin selalu berada di tengah tengah para lelaki tersebut .
Kau sangat sombong Andin ,sebentar lagi aku yang akan berada disana menggantikan posisimu . batin sherly
" Masuklah, selamat beristirahat ." ucap Andin ketika sampai di depan kamar Sherly.
" Oh , kau juga Ndin,selamat malam ." ucap Sherly sebelum masuk kedalam kamar .
Sementara andin kembali menuruni anak tangga menuju kamarnya di lantai dasar.
Karna terlalu mengantuk dan juga lelah akhirnya Andin terlelap tidur meskipun tak ada Farhan di sampingnya.
.
.
.
.
.
__ADS_1