Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Malam pertama


__ADS_3

Dengan bantuan Adnan yang memegangi ekor gaun Andin ,mereka memasuki salah satu kamar di hotel tersebut dengan fasilitas VIP.


Saat kamar itu terbuka semerbak harum bunga mawar menyeruak di hidung Andin dan juga Adnan .Ranjang tempat tidurnya terlihat bertabur ribuan kelopak bunga yang berbentuk hati .


Dengan kedua tangannya yang kekar Adnan membopong Andin dan membawanya ke ranjang berukuran king size itu .Ia merebahkan tubuh istrinya tersebut di sana .


Adnan memandangi wajah Andin yang kini berada di bawahnya .


" Berhentilah memandangiku seperti itu ,aku malu ." ucap Andin .Ia kemudian menutupi wajahnya dengan kedua tangannya .


Adnan menyingkirkan tangan Andin agar tidak menutupi objek pandangannya .


" Mengapa malu kau sangat cantik ." saut Adnan ,Ia mengecup pipi Andin yang memerah .


" Haruskah kita melakukannya sekarang ?" goda Adnan .


Andin hanya diam membisu .Dadanya berdetak begitu kencang hingga Adnan mungkin bisa mendengarnya .


" Kita harus ganti baju ini tidak nyaman ." ucap Andin sambil beringsut menghindari tatapan Adnan .


Adnan tersenyum dan membiarkan Andin untuk mengganti bajunya terlebih dahulu .


" Huh sudah tengah malam tapi mengapa panas sekali ." Andin mengibaskan tangannya untuk mendinginkan wajahnya .


Karna merasa panas Andin pun memutuskan untuk mandi .


Lima belas menit kemudian Andin keluar dengan mengenakan handuk kimono .


Andin menghampiri Adnan yang tengah berbaring di tempat tidur .


" Mas Adnan tidak mandi ? " tanya Andin .


Adnan tak menjawab ia bangun dan mengecup bibir Andin sekilas kemudian berjalan menuju kamar mandi .


Tak lama kemudian Adnan keluar dengan bertelanjang dada .Sebuah handuk kecil terlihat ia lilitkan di pinggangnya .


Ia tersenyum menghampiri Andin yang terlihat sudah memejamkan matanya .

__ADS_1


Adnan segera berpakaian dan membaringkan tubuhnya di samping istrinya .


" Kau pasti lelah ,selamat beristirahat ." Adnan menarik selimutnya agar menutupi tubuh Andin kemudian mengecup kening istrinya itu .


Adnan pun ikut tertidur sambil memeluk Andin .


******


Pagi hari.


Andin bangun terlebih dahulu .Ia di selimuti perasaan bersalah karna ia tidak sengaja tertidur dan melewatkan malam pengantin mereka .


Andin membelai wajah suaminya itu lalu mendekatkan bibirnya menyentuh pipi pria tersebut .


Kedua sudut bibir Adnan tertarik ke atas meskipun matanya tetap terpejam .


Andin terlihat salah tingkah ,ia sangat malu karna kedapatan memandangi wajah Adnan untuk kedua kalinya .


Adnan segera menarik pinggang Andin agar istrinya itu tidak menghindar .


" Mengapa kau hanya menciumku saat aku tertidur ,kau boleh melakukannya kapan pun kau mau, seperti ini ." Adnan mengecup bibir Andin sekilas kemudian tersenyum .


"Tidak apa apa ,kita masih punya banyak waktu ." Adnan semakain erat mendekap Andin dengan erat .


Satu hal lagi yang membuat aku jatuh hati padanya .Dia selalu bersabar menunggu dan tidak pernah memaksa .Batin Andin


*****


Karena pekerjaan Adnan ,pasangan pengantin baru itu pun terpaksa harus kembali ke kota xx .


Setelah sarapan mereka berdua pamit kepada seluruh keluarga dan langsung pergi .


Adnan mengantarkan Andin ke rumahnya terlebih dahulu setelah itu barulah ia berangkat bekerja .


Hari itu Adnan terlihat sangat sibuk menemui beberapa kliennya yang sempat tertunda .


Hingga sore hari ia baru selesai dengan pekerjaannya dan memutuskan untuk langsung pulang .

__ADS_1


Setengah jam kemudian Adnan sampai di rumahnya .Dengan membawa sebuket bunga mawar ia melangkahkan kakinya masuk ke rumah .


Kini Adnan tak lagi sendiri kepulangannya tentu saja di sambut oleh sang istri yang nampak cantik mengenakan dres selutut tanpa lengan .


Andin tersenyum bahagia menerima bunga pemberian Adnan membalasnya dengan sebuah pelukan sebagai ucapan selamat datang .Sementara Adnan mengecup kening dan juga bibir Andin .


" Apa semuanya berjalan lancar ? " Andin membantu Adnan membuka jasnya serta membawakan tas suaminya itu .


Adnan mengangguk " Hemm ."


" hari ini sangat melelahkan ." ucap Adnan seraya mendudukan tubuhnya di sofa .


" Mandilah dulu ,setelah itu kita makan bersama ." perintah Andin .


Adnan pun menuruti permintaan istrinya tersebut .


Setelah makan malam mereka kini masuk kedalam kamarnya .Adnan terlihat sedang memainkan ponselnya sambil menyandarkan tubuhnya sementara Andin baru saja keluar dari kamar mandi .


" Apa yang kau lihat ? " tanya Andin seraya mendudukan tubuhnya di samping suaminya itu .


" Tidak ada ." Adnan meletakan ponselnya diatas meja dekat tempat tidur dan merengkuh tubuh Andin dan menidurkan wanita itu di atas ranjang .


Tangannya membelai wajah Andin dengan sayang ,di ikuti oleh gerakan bibirnya yang kini mulai menghujani wajah Andin dengan banyak sekali ciuman mulai dari dahi ,mata, hidung dan pipinya hingga ia berhenti si salah satu bagian wajah Andin yang terlihat begitu menggoda .Adnan mulai mngecup bibir pink Andin dengan lembut .


Tak ingin membuat suaminya itu menunggu lebih lama Andin pun membalas ciuman Adnan .


Seolah mendapatkan angin segar ,Adnan kini semakin ganas menyerang istrinya .Kecupan yang semula lembut kini berubah menjadi ******* yang dalam .


Tangannya mulai bergerilya menjelajahi bagian sensitif tubuh istrinya dari balik baju.


Seakan sudah tidak ingin menunda lagi akhirnya mereka pun melakukan apa yang seharusanya di lakukan oleh sepasang pengantin baru dengan diiringi oleh desahan dan juga lenguhan yang lolos dari mulut keduanya .


Kamar putih tersebut menjadi saksi bisu yang menyaksikan dua sejoli yang di mabuk asmara .


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2