Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Percaya padaku


__ADS_3

Meskipun kau pernah disakiti/hianati hingga meninggalkan lubang besar di hatimu ,namun jangan pernah kau menutup hatimu .


Jika kau hanya menutup tanpa menjahitnya terlebih dahulu maka selamanya luka tersebut tidak akan mengering dan kau akan selalu merasakan sakit yang tiada akhir .


Tapi yang harus kau lakukan adalah dengan membuka hatimu seluas luasnya .Terkadang sebuah luka tidak bisa sembuh dengan sendirinya .


Jika semua luka bisa sembuh dengan sendirinya maka untuk apa ada ribuan / bahkan ratusan juta dokter di dunia ini .


Maka serahkan padanya ,biarkan para dokter cinta menjahit dan mengobati lukamu itu .


Andin


*****


" Apa yang kau pikirkan ?" tanya Adnan saat ia melihat Andin hanya terdiam memandang keluar jendela .


Andin menoleh pada Adnan ,ia tersenyum menggelengkan kepalanya .


" Apa kau belum siap menikah denganku ?" Adnan menoleh kemudian kembali fokus menyetir .


Andin terlihat menghela nafasnya .


" Aku tidak tahu ,bagiku ini terlalu cepat ." saut Andin .


" Apa kau ragu dengan cintaku ?" tanya Adnan .


" Tidak .Bukan seperti itu maksudku ." timpal Andin buru-buru ia takut Adnan akan salah paham .


" Hanya saja .." Andin terlihat ragu ragu melanjutkan kalimatnya ,wajahnya tertunduk .


" Aku berpikir apakah ini benar ? .Kita memulai hubungan ini dengan sebuah kebohongan ." imbuhnya .


Adnan menepikan mobilnya di bahu jalan kemudian berhenti disana .

__ADS_1


Ia memutar tubuhnya menghadap Andin .


" Lihat aku ," ucap Adnan .


Andin pun mengangkat wajahnya dan memandang Adnan yang ada di hadapannya .


" Aku tidak akan berjanji apapun padamu ,tapi aku akan membuktikan kalau aku bersungguh sungguh dengan apa yang pernah ku ucapkan padamu jadi percayalah padaku, oh?" pinta Adnan .


Andin memandangi kedua mata Adnan .Tidak ada kebohongan disana .Kata katanya selaras dengan apa yang diperlihatkan oleh matanya .


Andin terlihat begitu lega ia pun menganggukan kepalanya mengerti .


" Percayalah semuanya akan baik baik saja ." Adnan mengelus puncak kepala Andin kemudian kembali memacu kendaraannya dan melanjutkan perjalanannya yang masih setengah jalan .


Sesampainya dikota xx Adnan mengantarkan Andin terlebih dahulu .Setelah itu barulah ia kembali menuju tempat dimana ia bekerja .


Hari ini dan seminggu kedepan Adnan begitu sibuk .Ia harus mengatur jadwalnya dengan klien .Pernikahan yang bisa di bilang mendadak membuatnya harus memajukan atau mengundur rencana untuk bertemu dengan klien .


Para kolega Adnan terlihat bisa mengerti dan mereka pun menyambut hangat permintaan Adnan .Mereka mengucapkan selamat pada pria berusia 31 tahun itu dan berkata akan menyempatkan hadir di acaranya tersebut .


Tak hanya Adnan yang terlihat sibuk .Andin pun terlihat sama .Ia mendatangi kediaman Haris dan mengatakan bahwa ia akan menikah minggu depan .


Haris dan istrinya terlihat terkejut dengan rencana pernikahan adiknya yang sangat mendadak .Ia terlihat bingung harus memulai persiapan dari mana .Akan tetapi Andin menyampaikan bahwa calon ibu mertuanya yang akan mengurus semua keperluannya dan acara tersebut akan di laksanakan di kediaman mereka .


Haris terlihat lega mendengar penjelasan Andin .Ia kemudian menghubungi kakak sulungnya dan juga kerabatnya perihal pernikahan Andin dan semua terlihat kaget mendengarnya namun mereka tetap senang mendengar kabar tersebut.


*****


(Tiga hari kemudian )


Tidak ada yang tidak beres jika diselesaikan dengan uang .Meskipun dalam waktu yang singkat seluruh persiapan pernikahan sudah siap .Ribuan undangan telah di sebar ke seluruh keluarga ,kerabat dan juga para kolega tuan Sanjaya .


Hari ini Adnan dan Andin terlihat sedang fitting baju di salah satu butik seorang desainer ternama di kota xx .

__ADS_1


Sesuai arahan sang calon Ibu mertua Andin menjajal beberapa gaun yang terlihat begitu mewah .


" Semuanya cantik Ibu jadi bingung pilih yang mana ." ucap Ibu Sanjaya


" Menurut Andin bagus yang mana ? " tanya ibu Sanjaya tersenyum .Entah mengapa wanita paruh baya itu kini terlihat sangat antusias memilih gaun untuk Andin ,ia bahkan seperti sedang memilihkan baju untuk putrinya sendiri .


" Teserah tante saja ,semuanya bagus ." ucap Andin .


" Bagaimana kalau yang pertama saja?" saran ibu .


" Jangan itu terlalu terbuka ,aku tidak mau orang lain melihat tubuh istriku ." tolak Adnan yang sedari tadi hanya duduk namun tetap mengawasi .


" Kalau begitu yang ini saja ," Ibu menunjuk gaun yang kini sedang di kenakan Andin .


" Yang itu punggungnya berlubang Bu,nanti Andin masuk angin ,yang lain saja dan jangan yang tipis ."


" Ya ,jika kau terus menolak ini dan itu lebih baik pakai karung saja yang tebal dan juga rapat ." ucap ibu kesal .


Andin menengahi ibu dan putranya yang terus berdebat .Andin memilih gaun lengan panjang bernuansa pale gold .


Ibu dan Adnan pun menyetujui pilihan Andin tersebut .


Setelah selesai mereka pun pulang bersama sama .


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2