Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Hai wanita bodoh


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Andin dan Adnan sudah kembali seperti sebelumnya .Mereka sering keluar bersama untuk sekedar makan malam atau nonton film bersama .


Flashback on


Beberapa hari setelah Adnan mengungkapkan cintanya pada Andin ,Andin mengajaknya bertemu di salah satu restoran yang terletak tak jauh dari tokonya .Adnan menjemputnya di toko kemudian mereka berangkat bersama menuju sebuah restoran mie yang lumayan terkenal .


Andin memilih meja di sudut ruangan yang tidak terlalu ramai dan bisa terbilang tidak ada orang di kanan kiri mejanya .


Setelah pesanan mereka datang ,ia menyantap makanan tersebut .


Andin meletakan sumpitnya di atas meja kemudian mulai berbicara .


" Mas Anand ada yang ingin aku bicarakan ," ucap Andin .


Adnan menghentikan aktifitas makannya dan meletakan sendok dan juga garpunya .


" Aku mendengarkan ," saut Adnan .


" Untuk soal yang kemarin aku minta maaf ," ucap Andin ragu ragu ,ia merasa tak enak hati mengatakan penolakan pada Adnan .


Adnan kembali mengambil garpunya dan mulai memasukan mie yang tadi ia pesan kedalam mulutnya .


" Apa kau marah ?" tanya Andin karna Adnan hanya makan tanpa mengucapkan apapun .


Adnan mengambil minumannya kemudian meneguknya hingga air itu berkurang separuh .


" Aku tidak marah ,aku bahkan sudah tau sebelum kau mengucapkannya ," ucap Adnan sambil meletakan gelas tadi .


" Meskipun kau tidak menerimaku ,tapi ku mohon setelah ini jangan pernah menghindariku ,izinkan aku untuk berada di sisimu seperti ini ,oh ?" tanya Adnan .


Andin pun mengangguk mengerti ,dan setelah makan malam itu mereka kembali berteman sampai sekarang. Meskipun Adnan masih tetap terus berjuang untuk memenangkan hati Andin .


Flashback off


Hari ini Adnan mengajak Andin untuk menemaninya ke acara resepsi pernikahan salah satu pegawainya .Andin pun mengiyakan permintaan temannya tersebut .


waktu menunjukan pukul tujuh malam Andin telah bersiap .Ia mengenakan dress tanpa lengan yang panjangnya selutut dan berwarna abu abu .Rambutnya ia gulung keatas ,kedua telinganya terlihat anting mutiara yang menggantung .Ia juga mengenakan sedikit makeup yang menambah kecantikan wajahnya .


Adnan menelfonnya dan mengatakan bahwa ia sudah di depan rumah .


Andin segera mengambil clutchnya yang berwarna senada dengan bajunya .Andin segera keluar dan menghampiri Adnan yang tengah menunggu di depan mobilnya .


Adnan terlihat menelan salivanya saat memandangi Andin yang terlihat sangat berbeda .Bibir merah wanita itu semakin menggoda kala sang pemiliknya tersenyum merekah .

__ADS_1


" Apa wajahku terlihat aneh ? Apa seharusnya aku menghapus make up ku? " tanya Andin saat ia melihat Adnan terlihat tercengang menatapnya .


Adnan tersadar dari lamunannya .


" Tidak ,kau sangat cantik hingga aku sangat terpesona ," sambar Adnan .


" Benarkah itu ?" tanya Andin tak percaya .


" Tentu ,kau bahkan lebih cantik dari seorang aktris tercantik di dunia ini ." puji Adnan .


Andin hanya tertawa mendengarkan pujian Adnan yang berlebihan kemudian ia masuk kedalam mobil yang sudah terlebih dahulu dibukakan pintunya oleh Adnan .


" Hati hati Nona ," seru Adnan saat Andin mendudukan tubuhnya di jok depan lalu ia menutup pintu mobil itu dan bergegas memutar tubuhnya lalu duduk di belakang kemudi .


" Siapa nama pegawaimu yang menikah hari ini ?" tanya Andin saat mereka sudah dalam perjalanan .


" Namanya Falen dia salah satu staff kami yang belum lama bergabung ," ucap Andan sambil fokus mengemudi .


Andin sedikit terkejut mendengar nama Falen .


Mungkinkah mas Falen yang ku kenal. batinnya .


" Kau kenapa ? " tanya Adnan yang melihat Andin melamun .


" Oh ,tidak apa apa ." saut Andin tersenyum .


Andin sedikit berdegup lebih kencang dari biasanya .Ia takut jika yang ia hadiri adalah pernikahan Falen yang ia kenal yaitu Falen teman dari mantan suaminya .Jika memang benar itu Falen yang ia kenal maka tentu saja Farhan dan Juga Anton akan datang menghadiri acara tersebut .


Dan apa yang ia takutkan memang benar ,Falen yang ia kenal tengah berdiri di atas panggung bersama wanita cantik yang kini sudah menjadi istrinya .


Andin menghentikan langkahnya wajahnya sedikit gelisah .Adnan segera memegang tangan Andin kemudian meletakan tangan di lengan kirinya .Andin menoleh pada Adnan yang kemudian tersenyum menganguk seolah berkata tenang saja aku bersamamu .


Mereka kembali melangkahkan kakinya bersama sama menuju panggung dimana sepasang pengantin itu berada .


Mereka mengantri untuk memberikan ucapan selamat .


" Terima kasih pak Adnan karna sudah datang ," ucap Falen sambil menjabat tangan bosnya .


" Selamat juga untukmu ." Adnan menepuk bahu Falen dan ia berlanjut menyalami sang penganti wanita yang berada di sampingnya .


Kemudian kini giliran Andin yang menyalami Falen.


" Selamat menempuh hidup baru mas Falen," ucap Andin tersenyum .

__ADS_1


" Terima kasih Ndin ,apa kau dan pak Adnan ...."


" Kami hanya berteman ," saut Andin sebelum Falen melanjutkan kalimatnya .


Falen mengangguk mengerti .


Pesta berlangsung meriah ,para tamu undangan terlihat puas dengan jamuan yang di suguhkan oleh pihak penyelenggara .


Andin terlihat duduk bersama Adnan sambil menikmati hidangannya .Dan tak jauh dari meja mereka terlihat Farhan bersama sherly dan juga putrinya .


Sesekali Farhan melirik Andin yang terlihat cantik saat sedang bersama laki laki lain .Ada sedikit rasa cemburu di hatinya namun ia sadar akan posisinya sekarang .


" Tunggu di sebentar ." Adnan beranjak berdiri .


Andin hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Adnan bejalan menuju panggung kecil tempat dimana para pemain musik dan juga penyanyi tengah menghibur tamu undangan .Adnan meminta waktu sebentar kepada mereka untuk mengucapkan sesuatu .


Setelah mendapatkan izin dari sang pemilik hajat ,Adnan pun di persilahkan untuk berbicara .


" Semalamat malam semuanya ," ucapnya menggunakan mikrofon .Beberapa orang terlihat menoleh ke sumber suara .


" Yang pertama saya ingin mengucapkan selamat menempuh hidup baru untuk pegawai saya ,entah mengapa saya sedikit heran mengapa ia lebih dulu menikah di bandingkan saya ,padahal saya lebih tampan darinya ," ucap Adnan sambil tertawa di ikuti oleh beberapa tamu undangan yang melihatnya .


" Malam ini ada yang ingin aku katakan pada seorang wanita ,wanita itu sangat cantik,mandiri dan juga pintar ," ucap Adnan di ikuti oleh sorak dari beberapa orang dan Farhan terlihat beberapa kali menenggak minumannya seolah ia tahu siapa wanita yang dimaksud Adnan .


"Namun terkadang ia juga bodoh karna ia hanya memendam masalahnya sendiri tanpa mau berbagi lukanya ." ucap Adnan kembali setelah diam beberapa saat .


" Jika kalian bertanya tanya siapa wanita itu ,wanita itu sekarang ada di antara kalian ," Adnan turun dari panggung dan menyambar setangkai bunga mawar berwarna peach yang ada dihadapannya kemudian ia berjalan menghampiri Andin yang masih terduduk .


Orang orang terlihat menatap Adnan yang terus melangkahkan kakinya .


Sesampainya di meja Andin ia berlutut dan menyerahkan bunga itu kepada Andin .


" Hai wanita bodoh ,maukah kau berbagi lukamu denganku ?" tanya Adnan pada Andin yang terlihat mematung .


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2