
Setelah makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga .Farhan terlihat mengobrol dengan haris ,sementara andin menonton tv bersama ibu dan juga kak ratna .
" mah lihat mah ,syakila mengambil mainan abang ," rendy menunjuk adiknya yang tengah menggetok getokan robot robotan milik kakaknya di lantai.
" adek jangan dong sayang ,nanti rusak mainan abang ,syaki main boneka saja ya ?" ratna memberikan boneka kelinci pada putrinya.
" nggak mau ,dede mau main ini aja " syakila melempar boneka kelinci yang di berikan ibunya.
" adek ,nanti rusak robotnya " rendy merebut paksa mainannya dari tangan syakila.
syakilapun menangis karena mainanannya di ambil .
" Tuhkan jadi patah kakinya ,gara gara adek sih " ucap rendy kesal ,iapun berlari menghampiri ayahnya.
Ratna terlihat menggendong dan menenangkan syakila yang menangis histeris.
"ndin ,kakak ke kamar dulu ya ,mau menidurkan syaki " ucap ratna.
" ia kak ,sekalian kakak istirahat saja nanti andin yang mengurus ibu " saut andin.
" oh baiklah " ratnapun berlalu menuju kamarnya.
" ayah mainan rendy rusak gara gara adek " tutur rendy sambil menunjukan robotnya yang rusak.
" mainan abang kan masih banyak ,jadi tidak apa apa kalau cuma satu ini yang rusak ,abang bisa main dengan yang lainnya " jawab haris.
" ih ayah ,banyak yah mainan abang yang di rusak sama adek " ucap rendy.
" ya sudah nanti om belikan mainan yang banyak buat rendy ,tapi kalau main harus bareng bareng ya sama adek " ucap farhan .
" beneran om ?" tanya rendy tak percaya.
" ya bener dong , memangnya om pernah bohong sama rendy ".
" makasih ya om " rendy memeluk farhan dengan erat.
" ya sudah ,tidur sana sudah malam tapi beresin dulu mainanya " perintah haris pada putranya .
" iya yah " rendy pun memasukan mainannya kedalam keranjang dan meletakan kembali di tempat asalnya kemudian ia masuk ke kamarnya untuk tidur .
"apa ibu juga ingin istirahat ? " tanya andin .
" iya nak ,ini sudah malam " jawab ibu rima.
andinpun mendorong kursi roda ibunya menuju kamar .Disusul oleh farhan dan juga haris di belakangnya.
haris membopong tubuh ibunya dari kursi roda ,kemudian membaringkannya di kasur .
" terima kasih nak ,maafkan ibu ya nak karna ibu selalu merepotkanmu " ucap ibu pada haris dengan mata berkaca kaca.
" bu ,ibu sama sekali tidak merepotkan haris ,haris senang karena haris bisa berbakti kepada ibu ,ibu jangan memikirkan apapun ,yang terpenting ibu harus selalu bahagia ," ucap haris.
__ADS_1
"sudah malam sebaiknya ibu istirahat ya " imbuhnya.
ibu menganggukan kepalanya tanda setuju .
haris keluar kamar di ikuti andin .Haris menuju kamarnya sendiri sedangkan andin menuju kamar tamu untuk membereskan tempat tidurnya dan juga farhan .
Sedangkan farhan masih bersama ibu di dalam kamar .Mereka membicarakan hal hal ringan saat bersama ,sesekali ibu tersenyum saat farhan menceritakan hal hal lucu.
" nak apa ibu boleh meminta sesuatu padamu ? " tanya ibu sambil memegang tangan farhan.
"tentu saja bu ,apa yang ibu inginkan ? " farhan mengecup punggung tangan mertuanya itu.
"jika suatu saat nanti ibu sudah tidak ada ,ibu titip andin ya nak ? tolong jaga putri ibu apapun yang terjadi ".
" tentu saja bu ,tanpa ibu minta farhan akan selalu menjaganya " jawab farhan.
" terima kasih nak ,sekarang ibu lega sekali ."
tiba tiba ponsel farhan berdering ,Farhanpun meminta izin kepada mertuanya dan ia keluar untuk mengangkat telfon tersebut.
Andin kembali masuk ke kamar ibunya dan mendapati ibunya tengah seorang diri.
" mas farhan kemana bu ? bukankah tadi disini ? " ucapnya sambil duduk di tepi tempat tidur.
" tadi ada telfon ,jadi suamimu keluar untuk mengangkatnya "
"oh ,ya sudah ibu istirahat ya ." andin menutupi tubuh ibunya dengan selimut kemudian mengecup keningnya.
Andin membuka pintu dan melihat farhan tengah berdiri sambil meletakan ponsel di telinga kirinya.
" apa kau sudah membawanya kerumah sakit ?" ucap farhan dengan orang di seberang sana.
andin mendekati farhan dan menepuk pundak suaminya itu.
" siapa yang sakit mas ?" tanyanya.
farhan terkejut dengan kedatangan andin yang tiba tiba .
" baiklah ,besok aku akan kesana ,"farhan kemudian menutup panggilannya.
"Tadi anton menelponku ,katanya keponakan yang tinggal bersamanya sedang sakit , sedangkan dia sedang di luar kota .Jadi anton meminta bantuanku untuk mengantarkan keponakannya itu ". jawab farhan.
" di luar sangat dingin ,sebaiknya kita masuk " farhan merangkul pundak andin dan membawanya masuk kedalam rumah .Andinpun hanya menurut dan mengikuti ajakan suaminya itu.
Andin membaringkan tubuhnya di kasur dan di ikuti oleh suaminya .Farhan memeluk tubuh andin kemudian ia terlihat memejamkan matanya.
" apa kau sudah tidur ? " tanya andin.
" hemm " saut farhan .
" mas ,ini hanya perumpamaan, andaikan kau sudah punya anak ,siapa yang akan kau pilih , anakmu atau aku ?" tanya andin.
__ADS_1
farhan sejenak terkejut dengan ucapan andin, ia kembali membuka kedua matanya dan memandang wajah istrinya itu.
"apa maksudmu ? "
apa sebenarnya andin sudah tau .batin farhan.
" aku tidak ada maksud apapun ,hanya ingin bertanya saja ,kira kira siapa yang akan kau pilih ?" tanya andin lagi.
" tentu saja aku akan memilih keduanya " jawab farhan.
" itu bukan pilihan , kau harus memilih salah satunya ". saut andin.
"itu pilihan yang sulit " farhan terlihat menimang .
"tapi jika aku harus memilih ,aku akan memilihmu dan kita bisa membuat anak lagi " imbuhnya sambil tersenyum.
" sudah malam ayo kita tidur " farhan merengkuh tubuh andin dan memeluknya dengan erat.
semoga ucapanmu sesuai dengan tindakan dan juga isi hatimu mas. ucap andin dalam hati .andinpun memejamkan matanya dan tertidur.
sementara itu, di kamar sebelah ratna dan haris tengah bersiap untuk tidur .Haris sedang mengganti pakaiannya ,sedangkan ratna sudah membaringkan tubuhnya di samping syakila.
" yah ,andin beruntung yah punya suami seperti farhan ,sudah ganteng romantis lagi " ucap ratna kembali mengingat kejadian saat farhan mengecup pipi andin di meja makan.
" mamah jadi iri ,kapan ya suami mamah bisa romantis kaya gitu" sindir ratna pada haris.
"ya wajarlah mah, mereka kan masih muda ,kalau kita sudah terlalu tua ,rasanya tidak pantas berperilaku seperti mereka apalagi ada anak anak kita " jawab haris.
" lagi pula kalau andinkan memang imut dan menggemaskan , sedangkan mamah ? coba lihat rambutnya saja sudah beruban " ledek haris.
Ratna melemparkan bantal ke wajah suaminya yang sedang menunduk hingga membuat haris terlonjak kaget.
" Tidur di kamar rendy " ucapnya ketus.
" aku hanya bercanda mah " haris mendekati ratna dan memeluk istrinya yang berbaring membelakanginya.
" pokoknya malam ini tidur di kamar rendy " bentak ratna sambil melepaskan pelukan haris.
Dengan terpaksa harispun keluar dan beranjak ke kamar rendy .Karna tempat tidur rendy berukuran single ,jadi haris tidur di lantai dengan beralaskan busa tipis saja .
" Dasar wanita " haris menghela nafas dan mulai memejamkan matanya.
.
.
.
.
happy reading 😊
__ADS_1
jangan lupa like dan votenya ya 😄