
Siang itu Farhan tengah duduk di ruang kerjanya sambil mengecek data pemasukan serta pengeluaran di cafenya ,tiba tiba terdengar suara dentingan yang berasal dari ponselnya pertanda ada pesan masuk .
Farhan merogoh saku celananya dan mengecek pesan tersebut.
Ternyata pesan tersebut berasal dari Budi ,salah satu teman Farhan yang mengirim sebuah video ****** di grup chat teman SMP yang beranggotakan laki laki semua .
Grup pun menjadi ramai saling bersaut sautan .
"*Wah parah nih si Budi siang siang bikin ribut ." Hendra
"Hati Hati Ndra nanti ayam peliharaanmu jadi korban keganasan adek kecilnya si Bimo ." Farhan .
" Sialan kau Han ." Bimo .
"Hei seharusnya kalian itu tobat ,sering sering dong hahaha ." Zaki* .
Farhan terkekeh dengan chatting dari teman temannya tersebut .Karena penasaran dengan isi video yang dikirim oleh temannya itu akhirnya Farhan pun iseng membuka video tersebut .
Sebelum menontonnya Ia tidak lupa menggunakan earphone agar tak terdengar oleh orang lain.
tok tok tok (suara pintu di ketuk)
" Permisi pak ." ucap Siska ,salah satu karyawan Farhan yang datang membawakan kopi untuk bosnya itu .
Karna menggunakan earphone Farhanpun tak mendengar ucapan pegawainya itu .
Meskipun bosnya itu belum mempersilahkan masuk namun Siska dengan lancangnya masuk keruangan Farhan.
Saat itu Farhan masih menonton sambil duduk membelakangi pintu sehingga saat Siska masuk ,Siskapun bisa melihat apa yang sedang di tonton bosnya itu .
Merasa ada kesempatan siska membuka satu kancing bajunya bagian atas serta menaikan sedikit roknya di atas lutut dengan maksud agar bosnya itu tergoda .
" Ehem ,maaf pak saya mau mengantarkan kopi bapak ." ucap Siska setelah berdehem .
Farhan yang kaget langsung memutar kursinya menghadap sumber suara.
" Ya ,letakan saja di meja ." jawab Farhan datar.
Dengan sengaja siska menunduk saat meletakan kopi tersebut agar belahan ****nya terlihat .
"Silahkan pak ." Siska tersenyum saat menyuguhkannya .
__ADS_1
Farhan sedikit melirik pemandangan yang ada di depannya .
Karna masih terbawa oleh video yang tadi Ia tonton ,Farhan sedikit tergoda namun Ia masih bisa mengontrol dirinya.
" Terima kasih ,silahkan keluar ." ucap Farhan cuek.
Dengan langkah kesal Siska keluar dari ruangan Farhan.
" Huh sial ku pikir pak Farhan akan tergoda ,Sepertinya aku harus cari cara lain " batin Siska.
****
Sesampainya di rumah Andin bergegas kekamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket.
Andin merendam tubuhnya di dalam bathub yang berisi air hangat .Air tersebut memberikan efek yang sangat nyaman di kulit tubuh Andin .Rasa lelah setelah berkeliling mall berangsur sirna seperti aliran air .Aroma dari sabun juga ikut membuai Andin sehingga ia terlihat memejamkan matanya disana .
Setelah selesai dengan ritual mandinya Andin kini merebahkan tubuhnya di atas kasur .Ia memainkan ponsel miliknya dan mencari nama " My Husband " di kontak telfon . Setelah menemukan nama tersebut Ia mulai mengetikkan pesan pada suaminya itu .
" Sayang sedang apa? " Andin
tak lama kemudian ada balasan dari Farhan
" Ih gombal " Andin tersenyum membacanya.
Ya ,meskipun hanya kata kata rayuan yang mengandung kebohongan namun setiap wanita tetap berbunga apabila orang yang di cintainya mengatakan hal tersebut.
" Hari ini pulang jam berapa sayang ? " Andin.
" Sebentar lagi aku pulang ." Farhan .
"Baiklah ,cepatlah pulang aku menunggumu ." Andin .
Andin memutuskan untuk menonton tv di ruang tamu sembari menunggu kepulangan suaminya .
Ketika Farhan sedang berjalan menuju parkiran tiba tiba ada seseorang yang memanggilnya.
" Farhan ." sapa lelaki itu menghampiri Farhan .
Seketika Farhan berhenti melangkah dan menoleh mencari sumber suara.
Laki laki itu menghamliri Farhan dan kini mereka berdiri saling berhadapan .
__ADS_1
" Anton ." Farhan menjabat tangan pemilik bengkel langganannya sekaligus temannya itu.
"Kau dari mana ton ? " tanya Farhan.
" Aku baru saja selesai makan direstoran di sebelah cafemu ." jawab Anton.
"Kau sendiri mau kemana Han? " imbuhnya .
"Aku berencana pulang Ton " saut Farhan.
" Pulang ? baru juga jam segini sudah mau pulang .Memangnya kau mau menyusu pada ibumu ? " ledek Anton.
" Sialan kau ." canda Farhan sambil meninju lengan temannya itu.
" Nongkrong yuk ,sudah lama kita tidak berkumpul dengan yang lainnya ,jika kau mau aku akan mengajak Dodi dan juga Falen ." ajak Anton.
" Baiklah ."
Akhirnya Farhan menerima ajakan Anton .
Mereka berdua masuk kedalam mobil Farhan dan mulai memacukan mobil tersebut meninggalkan halaman cafe milik Farhan menuju tempat biasa mereka nongkrong.
Satu jam berlalu Andin menunggu suaminya, namun Farhan tak kunjung muncul.
" Katanya sebentar lagi ,tapi sudah satu jam mengapa belum sampai juga ," gumam Andin kesal.
" Ahh, mungkin mas Han terjebak macet dijalan ." imbuhnya.
Karena bosan Andin beranjak menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya namun tak sengaja Ia malah terlelap tidur.
Sedangkan ditempat lain Farhan sedang asik berbincang dengan teman temannya, melupakan istrinya yang tengah menunggu di rumah.
.
.
.
.
.
__ADS_1