Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Makan Malam Bersama


__ADS_3

Adnan terlihat mondar mandir di dalam ruangannya sambil memegangi ponsel yang berbentuk pipih itu .


Apa kau ada acara malam ini?


Maukah kau makan malam bersamaku ?


Tulis Adnan pada kontak pesan ,ia ingin mengirimkannya pada Andin namun masih merasa ragu .Adnan kembali menghapus teks tersebut dan kembali berjalan ke kanan dan ke kiri.


" Ada apa dengannya ,mengapa dia sedari tadi berjalan mondar mandir seperti setrikaan ." ucap Zakia yang memperhatikan bosnya yang berada di hadapannya .


Adnan keluar ruangannya dan menghampiri Zakia yang sedang duduk di kursi kerjanya .


" Ya ,apa kau ingin makan malam di luar ." tanya Adnan sambil meletakan tangannya di meja kerja milik sekertaris pribadinya itu .


Ah ,jadi dia dari tadi mondar mandir karna ingin mengajak ku makan malam .


Zakia menyelipkan rambutnya ke belakang telinga dan tersipu malu .


" Tentu saja aku mau Pak ,memangnya kita akan makan malam dimana ?." tanya Zakia malu malu .


" Dimana saja yang kau inginkan ." saut Adnan .


Zakia sedikit merasa tidak percaya bosnya mengatakan hal itu tapi tetap saja tidak bisa di pungkiri hatinya berbunga bunga saat ini.


Akhhhh,apakah ini mimpi ? teriaknya dalam hati.


Pak Adnan mengajak ku makan malam berdua .


Aku sudah seperti Kim Mi Soo ,seker**taris kesayangan Lee Young Joon .


" Mengapa kau tersenyum sendiri seperti orang gila ." ucap Adnan pada sekertarsinya itu .


" Emmm, tidak apa apa Pak .Bagaimana kalau kita makan malam di The Edge Bistro saja, kudengar disana tempatnya sangat bagus ." ucap Zakia sambil membayangkan makan malam dengan suasana romantis bersama bosnya .

__ADS_1


" Baiklah kita akan kesana nanti malam ." ucap Adnan menuruti perkataan Zakia .


Zakia sangat bahagia mendengarnya rasanya ia sudah tidak sabar menunggu matahari terbenam dan berganti dengan rembulan yang bersinar terang seperti hatinya saat ini .


"Tapi dengan syarat kau harus nengajak temanmu ." Imbuh Adnan yang seketika membuat Zakia merasa di hempaskan ke dasar bumi setelah dilambungkan kelangit ke tujuh .


Wajah Zakia yang sedari tadi tersenyum kini berubah menjadi cemberut .


" Apa maksud Bapak temanku yang bernama Andin ." tanya Zakia dengan bibir yang mengerucut .


"Tentu saja,apa kau punya teman lain selain Andin ." saut Adnan.


"Lalu bagaiman jika Andin tidak mau ."


"Tentu saja kita tidak jadi pergi ." Jawab Adnan .


Zakia tertunduk lemas karena kini harapannya pupus ,ternyata yang diharapkan bosnya adalah Andin bukan dirinya .


"Ya ,kenapa kau diam saja cepat telfon temanmu itu ,tanyakan padanya apakah dia mau atau tidak ." bentak Adnan .


"Tunggu ,mengapa wajahmu berubah begitu cepat. Tadi kau tersenyum sendiri seperti orang idiot sekarang wajahmu cemberut seperti itu ." ucap Adnan bingung .


" Atau jangan jangan kau berfikir aku ingin mengajakmu untuk makan malam berdua saja ." tanya Adnan.


" Aih, jangan pernah berfikir kau bisa makan malam berdua denganku .Apalagi dengan rambut mu yang keriting itu ,aku tidak menyukainya ." imbuh Adnan kemudian berlalu kembali menuju ruangannya .


Zakia semakin kesal dengan ucapan bosnya itu.


Memangnya ada yang salah dengan rambutku ?.


Dan lagi rambutku bukan keriting hanya bergelombang saja .


Lihatlah rambutu cantik seperti Raisa ,kau saja yang tidak mengerti gaya wanita .

__ADS_1


Aku ingin menyangkal perkataanmu bos tapi itu memang benar ,kukira kau ingin mengajak ku makan malam berdua saja .


Zakia menelfon Andin untuk menanyakan apa sahabatnya itu mau atau tidak untuk makan malam bersama .Andin mengiyakan ajakan Zakia dan berkata ia akan menyusulnya ke restoran tempat dimana mereka akan makan malam bersama setelah toko tutup .


Zakia menyampaikan pada Adnan bahwa Andin mau di ajak makan malam bersama . dan ia juga menyampaikan bahwa temannya itu akan menyusulnya menggunakan taksi karna mobilnya sedang di bengkel .


Adnan kembali memerintah sekertarisnya itu untuk memberitahu Andin agar temannya itu tidak perlu memesan taksi dan berkata Ia yang akan menjemputnya nanti .


****


Pukul 20.15 mobil Adnan terlihat sampai di pelataran toko Rose Cake's dan terlihat Andin tengah mengunci rollingdoor tokonya .


Adnan turun dari mobil dan menghampiri Andin .


"Biarkan aku membawakan tasmu ." ucap Adnan pada Andin.


" Oh ,tidak perlu mas Anand biar aku saja ."


"Tidak apa apa,sepertinya tasmu berat biar aku saja yang membawakannya ." Adnan merebut tas selempang Andin kemudian ia kenakan di pundaknya .


Andin hanya diam mematuhi keinginan Adnan yang memaksa .


Ada apa dengannya mengapa dia aneh sekali.


Tasku bahkan tidak lebih berat dari seorang bayi .


Batin andin yang merasa bingung namun ia tetap tersenyum dan masuk kedalam mobil setelah Adnan membukakan pintu .


Dan merekapun pergi bersama menuju Restoran The Edge Bristo yang terletak di jalan kemang pratama .


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2