Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Luangkan waktumu


__ADS_3

Andin membuka paper bag yang di berikan oleh Adnan .Ia tercengang menatap isi di dalamnya .Beberapa set celana dalam renda dan bra dengan kain yang sangat minim .


" Apa ini ,apa dia ingin berbulan madu? mengapa dia membelikanku ini ," Andin mengangkat satu set lingerie berwarna hitam dengan menggelengkan kepalanya.


Setelah memilah milah akhirnya Andin mengenakan salah satu diantara tumpukan kain tersebut .


Andin keluar sambil menarik narik roknya agar lebih memanjang .Andin nampak anggun mengenakan dress berwarna biru dengan bahu yang terbuka.


"Bukankah ini terlalu pendek ?" tanyanya pada Adnan .


Adnan menoleh saat Andin mengajaknya bicara .


" Kau terlihat cantik ," ucapnya tersenyum .


" O ,kau memakai yang ini ," Adnan menunjuk tali bra yang sedang di kenakan Andin .


Andin terlihat merona saat itu,ia buru buru melangkahkan kakinya .


Mengapa dia harus memperhatikannya ,aaakh aku sangat malu . batin Andin


Adnan terlihat mengejar Andin yang berjalan mendahuluinya .


Mereka kini sudah duduk di dalam mobil .Adnan mulai menyalakan mesin dan menginjak pedal gas tersebut .Mobil pun mulai berjalan meninggalkan rumah Adnan .


" Sayang mengapa kau menutupi wajahmu seperti itu ? apa kau malu ? " tanya Adnan .


Andin tak bergeming ia tetap menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


" Tidak usah malu ,aku menyukainya apalagi jika kau memakai yang transparan ," ucapnya dengan sedikit tawa .


Dan ucapannya berhasil membuat Andin menurunkan kedua tangannya .

__ADS_1


" Ya, kenapa kau mesum sekali ," Andin terlihat memukuli lengan kiri Adnan namun tidak menyakitinya .


" Bukankah sebentar lagi aku akan melihat semuanya ? " ucapnya dengan tersenyum nakal .


Andin hanya terdiam mendengar ucapan Adnan barusan .


Adnan mengemudi dengan satu tangannya sementara tangannya yang lain menggenggam tangan Andin .


" Besok luangkanlah waktumu ,aku akan mengajakmu bertemu dengan orang tuaku ," ucapnya sambil memandang andin kemudian kembali fokus mengemudi .


Tak lama kemudian Adnan menghentikan mobilnya .Ternyata mereka kini sudah sampai di depan rumah Andin .


" Apa mas Anand serius denganku ? " tanya Andin dengan hati hati .


Adnan menatap lekat wajah Andin ." Apa aku terlihat bercanda denganmu ," tanyanya dengan serius .


Andin menghela nafas ." Apa mas Anand tahu mengapa aku bercerai dengan mantan suamiku ? "


Andin tersenyum kecut mendengar ucapan Adnan .


" Mas Anand salah ,"


" Bukan itu permasalahannya mas ,tapi kami bercerai karna aku tidak bisa memberikannya keturunan ," jelas Andin dengan mata berkaca kaca.


Andin menundukan kepalanya ." Jika saja aku bisa memberikan anak untuknya mungkin dia tidak akan menghianati ku ," Air matanya kini sudah tak terbendung lagi .Bola bening itu terlihat menetes membasahi pipinya .


Andin mendongak dan menatap Adnan " Jika kita menikah ,aku juga tidak bisa memberikan anak untuk mas Anand .Apa mas Anand mau menerimaku dengan kondisi seperti ini ? " tanyanya dengan terisak .


Adnan tidak tega melihat Andin menangis seperti itu .Ia segera memeluknya serta memberikan belaian di kepala Andin .


" Apapun kondisimu aku akan menerimanya . Kita nanti bisa mengadopsi anak jika kau menginginkannya ." bisik Adnan.

__ADS_1


Tangis Andin semakin pecah ,air matanya terlihat membasahi baju Adnan .


Adnan melepaskan pelukannya kemudian merangkum wajah Andin dengan kedua tangannya.


" Berhentilah menangis ,lihatlah kau sangat jelek jika menangis ." Adnan mengusap air mata Andin dengan kedua ibu jarinya .


" Besok berdandanlah yang cantik ,aku akan menjemputmu ," janji Adnan .


" Sekarang masuklah ,kau harus beristirahat ini sudah malam ," imbuhnya .


Adnan mengantarkan Andin hingga depan pintu rumah .Setelah itu ia langsung pamit pulang .


Andin memandanginya hingga mobil Adnan tak terlihat kemudian ia berbalik dan masuk kedalam rumahnya .


❤❤❤❤


*Dulu aku tidak pernah percaya dengan cinta pada pandangan pertama .Menurutku itu adalah hal yang mustahil .Bagaimana mungkin orang bisa jatuh cinta dalam waktu yang singkat,pikirku.


Tapi sekarang aku menyadarinya bahwa itu mungkin saja terjadi .Seperti yang ku alami saat ini .Awalnya aku hanya mengagumi kecantikannya tapi setelah kami beberapa kali bertemu kembali ,rasa kagumku semakin bertambah dan kini aku mulai ingin memiliki dan juga melindunginya dengan segenap jiwa ragaku.


Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya bahkan aku tidak akan membiarkan dia menangis lagi di hadapanku .


Adnan*


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2