
keesokan harinya andin terlihat terburu buru, tanpa sarapan terlebih dahulu ia sudah pergi meninggalkan rumah dengan mobilnya.
setengah jam kemudian ia terlihat menepikan mobilnya di salah satu cafe yang hampir ia kunjungi setiap hari.
ia ingin mengecek semua bahan yang kemarin ia pesan. dengan teliti andin memeriksa semua barang yang ia beli untuk memastikan bahwa barang tersebut sesuai dwngan pesanannya dan juga kualitanya masih sangat bagus.
para pegawainya ikut membantu andin memasukan bahan bahan tersebut ke gudang penyimpanan.
setelah selesai andin mengucapkan terima kasih pada pegawainya yang telah bekerja keras membantunya.
" besok saya langsung berangkat ke kota M " jelas andin pada para pegawainya yang kini berbaris rapi di depannya.
" saya mempercayakan cafe pada kalian semua, semoga kalian bisa bekerja sama dengan baik " ucap andin pada semua pegawainya
" dan untuk diva tolong kirim laporan penjualan padaku via email, dan beritahu saya jika ada sesuatu yang di butuhkan dan juga periksa sebagian bahan yang akan di kirim besok , " imbuhnya.
" baiklah kalau begitu kita akhiri rapat kali ini, selamat bekerja dan berhati hatilah " ucapnya lagi dan di sauti serempak oleh semua pegawainya.
" baik bu "
setelah selesai mengurus semuanya andinpun bersiap pulang ke rumah untuk mengepak keperluannya di kota M.
saat ia keluar dari cafe ia bertemu dengan anton yang baru saja turun dari mobilnya.
" hai mas anton " sapa andin.
__ADS_1
" hai ndin , kau akan pulang " tebak anton karna melihat andin membawa tas dan kunci mobil di tangannya.
" iya mas, mas anton mau kemana ? "
" aku ingin mengajak farhan untuk makan siang , apa dia di dalam? "tanya anton.
" suamiku sedang tidak ada di sini mas , dia sedang keluar kota " jelas andin.
" ah, ku fikir dia ada disini , bagaimana denganmu ndin apa kau sudah makan ? jika kau belum makan ayo kita makan bersama "
andinpun mengiyakan ajakan anton karena ia memang sudah merasa lapar karna tadi tidak sarapan.
mereka menaiki mobil anton dan pergi ke salah satu restoran yang tak jauh dari cafe.
" terima kasih " ucap andin sambil tersenyum.
senyuman yang membuat siapa saja bisa jatuh hati karenanya.
ketika sudah duduk di restoran merekapun segera memesan makanan yang ada dalam daftar menu.
sepuluh menit kemudian makanan datang. ikan bakar dan ayam bakar beserta lalapannya telah tersaji di atas meja serta aneka sambal berjejer di sebelahnya.
mereka makan dengan lahap di iringi dengan obrolan ringan di sela makannya.
andin menyelesaikan makannya terlebih dahulu karna porsinya memang lebih sedikit dari anton.
__ADS_1
sedangkan anton masih menikmati makanannya dengan banyak keringat di dahinya.
andin tersenyum melihat teman suaminya itu terlihat kepedasan. tangannya kini mengambil beberapa lembar tisu di depannya kemudian ia mengelap dahi anton seperti kebiasaannya saat makan dengan farhan ia selalu mengelap keringat di wajah tampan suaminya itu ketika makan makanan pedas.
anton sedikit terkejut akan perlakuan andin padanya , ia sejenak terdiam ketika andin mulai menyapukan tisu di wajahnya.
hatinya sangat bahagia karna mendapatkan perhatian dari orang yang ia cintai selama ini . ia semakin iri pada farhan karna temannya itu memiliki istri yang baik dan juga sangat perhatian akan hal hal kecil sekalipun.
" mas anton sama seperti mas han ketika makan makanan pedas " ucapnya setelah selesai.
" terima kasih " saut anton. antonpun kembali melanjutkan makan.
setelah selesai makan mereka berdua kembali kecafe andin untuk mengambil mobil andin disana. lalu ketika sampai di cafe anton pamit untuk kembali ke bengkelnya dan andinpun langsung pulang ke rumahnya.
.
.
.
.
.
happy reading jangan lupa like dan komennya guys.
__ADS_1