Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Ayah Sera


__ADS_3

" Terima kasih karna mas Han kembali ." Sherly tersenyum ia meletakan teh yang telah di buatnya ke meja dan mempersilahkan Farhan untuk meminumnya .


Sherly tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karna akhirnya suaminya kembali setelah beberapa minggu pergi tanpa kabar dan selalu menghindar darinya .


"Sherly ,maafkan aku ." ucap Farhan nampak ragu .


Farhan menghela nafas ,ia menatap kedua mata Sherly dan memegang kedua telapak tangan wanita itu.


"Sherly tujuan ku datang kemari bukan untuk kembali ,tapi aku ingin memperjelas hubungan kita .Aku tidak akan merubah keputusanku ." tutur Farhan .


Senyuman Sherly kini menghilang dan di gantikan oleh bibir yang bergetar karna menahan tangis .


" Apa mas Han tidak bisa memaafkan ku? aku tahu aku salah tapi itu semua aku lakukan demi untuk mendapatkan Mas Farhan .Jadi tolong berikan aku kesempatan sekali saja mas ." Sherly memohon dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya .


" Aku sudah memaafkan mu Sherly ,tapi aku tidak bisa mempertahankan pernikahan kita ."


" Lalu kenapa mas ? kenapa mas Han tidak bisa ? Apa karna Andin ? ." tanya Sherly dengan terisak .


" Mas Han seharusnya ingat Andin sudah menikah ,dia tidak mungkin bisa kembali lagi dengan mas Farhan ." imbuhnya .


" Aku tahu Sher ,tapi ini bukan masalah Andin .Aku memang masih mencintainya tapi aku tidak mungkin menganggunya karna dia sudah bahagia bersama suaminya saat ini ." jelas Farhan .


" Ini murni karna masalahku ,kau tahu aku seperti apa .Meskipun kita sudah tinggal bersama sama selama beberapa tahun terakhir tapi aku masih belum merasakan apapun padamu ." imbuhnya .


Sherly hanya bisa menangis dan menundukan kepalanya .


" Tolong mengertilah Sherly ,aku tidak bisa memaksakan hatiku .Jika kita tetap bersama itu akan membuat mu lebih sakit ." ucap Farhan


" Lalu bagaimana dengan Sera mas ? bukankah selama ini kau sangat menyayanginya? " tanya Sherly ia kembali mengangkat kepalanya dan menatap Farhan .


" Aku memang menyayanginya tapi tetap saja Sher aku tidak bisa terus bersamamu ,tapi kau tenang saja aku berjanji akan terus membiayai keperluan mu dan juga Sera hingga ia dewasa ."


" Aku tidak menginginkan itu mas ,aku hanya menginginkan mas Farhan agar terus di sini bersama ku dan juga Sera ." pinta Sherly .

__ADS_1


" Sherly kau wanita cantik dan juga baik ,aku yakin suatu saat nanti kau akan menemukan laki laki yang lebih baik dari ku ,yang mencintaimu dengan tulus ." saut Farhan .


Sherly hanya menangis mendengar jawaban dari Farhan .


untuk sesaat suasana menjadi hening ,tidak ada percakapan antara Farhan dan juga Sherly yang ada hanya suara isak tangis Sherly .


" Jika aku boleh bertanya sebenarnya siapa ayah Sera ? " tanya Farhan memecah keheningan .


Sherly tak menjawab ia kembali menundukan wajahnya tak berani menatap Farhan .


" Jika kau tak ingin menjawabnya tidak apa apa ,aku tidak akan memaksa ." timpal Farhan .


Setelah beberapa menit bungkam Sherly akhirnya mulai membuka mulutnya .


" Aku tidak tahu siapa ayahnya tapi aku tahu siapa ibunya ." Sherly mendongak .


" Sebenarnya dia juga bukan Anakku ,Sera adalah anak dari temanku ."


Sherly mulai bercerita .


Dua tahun lalu ,di kamar kostnya Sherly terlihat kesal karna usahanya untuk memisahkan Farhan dan Andin gagal .Meskipun Andin telah memergoki ia dan juga Farhan saat tidur bersama tapi wanita itu justru tetap mempertahankan pernikahannya .


Beberapa hari kemudian Sherly mendengar keributan yang berasal dari kamar sebelahnya .Di kamar tersebut terdapat sepasang kekasih yang tengah bertengkar .Sang wanita yang merupakan teman Sherly terdengar menangis histeris karena dia tidak mau menggugurkan bayinya .Sedangkan si pria tidak mau bertanggung jawab dan memaksa kekasihnya itu untuk segera aborsi sebelum kandungannya semakin membesar .


Sang pria itu akhirnya pergi dan tak pernah kembali .Teman Sherly hanya bisa menangis selama beberapa hari karna ia juga bingung bagaimana membesarkan anak tersebut tanpa seorang ayah .


Dari situlah ide Sherly berasal ,ia berjanji pada temannya jika rencananya berhasil maka ia akan membiayai semua keperluanya hingga melahirkan dan membantu merawat /mengadopsi anak tersebut .


Dan malam itu Sherly pergi ke kediaman Farhan dan Andin saat itu .Dengan membawa tespack milik sahabatnya itu Sherly mengatakan pada Farhan bahwa ia hamil .


Awalnya Sherly sudah putus asa ,namun ia kembali bersemangat saat Farhan kembali menghubunginya dan mengatakan akan bertanggung jawab .


Meskipun ia harus pindah ke luar kota tapi ia senang karena itu memudahkannya untuk mengatur rencana untuk menutupi kebohongannya .

__ADS_1


Setelah kesepakatan itu Farhan dan Sherly menikah siri di kota M dengan bantuan oleh pak Makmur ,orang kepercayaan Farhan yang mengelola kebun milik suaminya itu .


Sandiwara itu terlihat sangat sempurna hingga hampir dua tahun Farhan tidak pernah menyadarinya .


Flashback off


Mendengar cerita dari Sherly tentu saja Farhan sangat marah namun ia tidak bisa berbuat apapun .Semuanya sudah berlalu dan tidak mungkin kembali lagi seperti semula .Yang tersisa hanyalah sebuah penyesalan .Menyesal karna dulu ia begitu mudah mempercayai semua perkataan Sherly .


Mungkin karna ia di butakan oleh keinginannya untuk memiliki seorang anak .Farhan bahkan menepis kata hatinya saat tak memiliki ikatan batin antara ia dan juga Sera .Dulu ia berfikir mungkin karena ia tidak selalu bersama dengan putrinya itu jadi kemistri di antara keduanya tidak ada .Tapi kini semua terjawab sudah alasan mengapa ia tidak bisa merasakan ikatan batin dengan Sera maupun Sherly .


" Sekali lagi aku minta maaf mas Han ." ucap Sherly bersungguh sungguh .


Farhan menghela nafasnya yang terasa berat .


" Ya sudah Sher, nasi sudah menjadi bubur .Sekarang yang harus kita lakukan adalah menatap masa depan kita masing masing .Meskipun kita berpisah tapi aku berjanji akan sering berkunjung menemui Sera ," janji Farhan sambil menepuk nepuk bahu Sherly .


" Kalau begitu aku pergi ." pamit Farhan .


Farhan masuk kedalam mobilnya dan melajukan kendaraan roda empat tersebut meninggalkan halaman rumahnya yang pernah ia tempati bersama Sherly .


Kali ini Sherly tidak menghalangi kepergian Farhan ataupun memohon agar Farhan tetap tinggal .


Ia menyadari bahwa apapun yang ia lakukan hanya sia sia ,karna Farhan tidak akan mengubah keputusannya untuk bercerai .


Kini yang tersisa hanyalah kesedihan dan juga penyesalan .


pepatah memang selalu benar ,sepandai pandainya orang menyembunyikan bangkai suatu saat akan tetap tercium juga .Hanya menunggu waktu saja . Batin Sherly


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2