Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Kembalilah merepotkanku


__ADS_3

Andin berniat turun dari mobilnya namun tiba tiba adnan menarik tangannya dan memegangi wajahnya .Belaian lembut tangan adnan dipipinya menenangkan jiwanya hingga Ia tidak lagi merasakan nyeri pada bekas tamparan itu .


Wajah mereka sangat dekat hingga andin bisa merasakan hembusan nafas adnan yang wangi dan menyegarkan .


Andin hanya bisa diam ,otaknya seakan berhenti hingga ia tak bisa berpikir .Jantungnya berdetak begitu cepat seperti akan melompat keluar dan berlari.


Wajah adnan semakin mendekat dan tanpa sadar andin memejamkan matanya .


Derrrttt derrrt derrtt


Ponsel adnan tiba tiba bergetar dan berdering membuat Andin tersadar dan membuka matanya .


Untuk sesaat Andin dan Adnan menjadi canggung hingga akhirnya andin mulai berbicara .


" Angkatlah ,sepertinya itu penting ." ucap Andin .


" hemm "


Adnanpun mengangkat panggilannya .


" Baiklah aku akan segera kesana sekarang ." ucap Adnan pada seseorang di seberang sana ,setelah itu ia mematikan ponselnya .


" Sepertinya kau harus pergi ?." tanya Andin.


" Emmm iya ,hari ini aku ada janji bertemu dengan klien ." saut Adnan .


Sebenarnya Adnan enggan sekali untuk kekantor rasanya hari ini ia ingin sekali terus mengikuti Andin kemanapun ia pergi , sekalipun Andin akan ke toilet ia juga akan tetap mengikutinya .


"Kalau begitu terima kasih atas semuanya ,maaf karna merepotkanmu ." ucap andin sambil tersenyum .


"Tidak apa apa ,aku sangat senang jika kau merepotkanku ." saut Adnan .

__ADS_1


" Andin tunggu sebentar " Adnan melepas seatbeltnya kemudian turun dari mobil dan ia terlihat berjalan memutar untuk membukakan pintu mobil lalu mempersilahkan Andin turun .


" Terima kasih " ucap Andin dengan senyuman yang sangat manis .


"ya tuhan melihatnya tersenyum padaku saja sudah membuatku seakan terbang seperti nobita dan doraemon ." batin Adnan .


" Besok kembalilah merepotkanku " ucap Adnan kemudian ia masuk kembali kedalam mobil .


Andin melambaikan tangannya dan mobil Adnanpun melesat pergi .


Setelah mobil Adnan tak terlihat lagi dari pandangan matanya andinpun masuk kedalam tokonya .


Sementara itu Adnan terlihat tersenyum sendiri didalam mobilnya .Menurutnya hari ini adalah hari keberuntungannya .Hari ini ia bisa bersama dengan orang yang ia sukai bahkan ia sudah menciumnya .


Adnan kembali mengingat kejadian saat didepan rumah Andin tadi ,berkat sepasang suami istri tadi ia bisa mencium orang yang ia cintai .


" Ahh tunggu ,sebenarnya tadi aku hampir saja bisa mencium bibirnya tapi karna Sikeriting itu jadi gagal ." ucap Adnan kesal .


Adnan kembali menambah kecepatan mobilnya dan tak berselang lama kini ia telah sampai dikantornya .


" Bapak dari mana saja ? kenapa baru datang ,klien kita sudah datang lima belas menit yang lalu ." ucap zakia sambil mengikuti langkah bosnya .


" Apa aku harus memberitahumu ?" ucapnya tanpa menoleh Adnan terus melangkahkan kakinya yang jenjang dengan cepat hingga membuat zakia tertinggal karena tak bisa mengimbanginya .


Adnan kembali berbalik dan menghampiri zakia .


" Dan satu lagi bonusmu akan aku potong lima puluh persen ." ucap adnan membalikan tubuhnya sebentar lalu ia kembali melangkahkan kakinya kedepan menuju ruang rapat .


" memang apa salahku pak ? "tanya Zakia sambil terus mengkuti langkah bosnya dengan sesidikit berlari agar ia bisa mengimbangi langkah kaki Adnan .


Di dalam ruang rapat sudah terdapat seorang tamu yang merupakan klien dari Adnan .Orang itupun berdiri menyambut kedatangan Adnan .

__ADS_1


" Maaf pak telah membuat anda menungu ,kebetulan tadi saya ada urusan mendesak sebentar ." ucap adnan sambil menjabat tangan kliennya .


" Tidak masalah pak Adnan ,saya juga belum lama datang ." ucap sang klien tersebut yang ternyata bernama Robi .


" oh ya silahkan duduk pak ." Adnan dan kliennya tersebut kini duduk saling berhadapan .


" Jadi begini pak Robi setelah mendengar permintaan bapak kemarin ,kami telah membuat dua desain yang berbeda ." adnanpun menyerahkan berkas berisi contoh desain sebuah hotel mewah yang tadi di berikan Zakia kepadanya untuk kliennya tersebut .


" Bapak bisa melihat lihat dulu mana yang bapak sukai nanti jika bapak sudah menentukan pilihan kami akan menjelaskannya lebih detail ." ucap adnan .


" Wah sepertinya ini pilihan yang sulit pak adnan ,dua duanya terlihat bagus ." ucap pak Robi sambil membuka lembaran berkas yang di suguhkan oleh Adnan .


" Jika bapak masih belum bisa menentukan pilihan ,kami bisa memberi waktu pak Robi untuk berdiskusi dulu dengan staf bapak dan kita bisa bertemu lagi minggu depan ." saran adnan .


" baiklah pak adnan minggu depan saya akan datang lagi kemari ," ucap pak Robi .


Adnan memberikan salinan desain itu kepada kliennya tersebut .


" Terima kasih pak adnan atas kerja samanya ,sekarang saya tahu mengapa orang orang banyak membicarakan pak adnan yang hasil kerjanya memang sangat luar biasa memuaskan ." sanjung pak Robi .


" Terima kasih banyak pak atas pujiannya "


" Kalau begitu saya pamit pak adnan sampai jumpa minggu depan ." pak Robi mengulurkan tangannya dan Adnanpun membalas jabatan tangan kliennya itu .


Setelah rapat selesai Adnan masuk kedalam Ruangannya dan terlihat duduk di kursinya sambil memainkan ponselnya .


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2