Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
kembali bekerja


__ADS_3

butuh waktu empat jam untuk menempuh perjalanan .Ketika sampai di rumah ,andin langsung menuju kamarnya di ikuti oleh farhan di belakangnya.


sesampainya di kamar andin menutup pintu dengan rapat serta menguncinya dari dalam. menghalangi farhan untuk masuk kedalam.


farhan hanya menghela nafas dan membiarkan istrinya untuk menyendiri. ia segera membuka kemejanya, meletakan pakaian itu kemudian menuju kamar mandi yang ada di kamar tamu untuk membersihkan diri.


setelah lima belas menit mandi, farhan keluar dan segera mengganti pakaiannya. setelah itu ia merebahkan tubuhnya di kasur yang ada di kamar tamu tersebut. ia merenggangkan otot ototnya yang lelah setelah empat jam mengemudi ,serta sejenak melupakan sejenak insiden semalam.


karna kelelahan akhirnya farhan terlelap dalam tidurnya.


farhan terbangun dari tidurnya . hari sudah sore farhan bergegas bangun dan mengecek istrinya.


pintu kamar itu masih tertutup rapat .


" sayang makanlah dulu, kau belum makan apapun semenjak dari pagi tadi " bujuk farhan sambil mengetuk pintu.


sudah lima menit farhan mengetuk pintu dan membujuk istrinya agar keluar. namun lagi lagi pintu itu tetap terkunci ,dan tak ada jawaban dari andin. hanya saja masih terdengar tangisan andin yang tersedu sedu.


pada akhirnya farhan menyerah . ia menuju dapur untuk mencari makanan disana. tak ada makanan siap santap di sana karna andin biasa memasak sebelum waktu makan tiba dan tidak pernah menyetok makanan di kulkas ,alasannya agar makanannya selalu segar. ia hanya bisa menemukan mie instan dan bahan bahan mentah disana.


karna tak bisa memasak akhirnya farhan memesan makanan via online . tak lupa juga ia memesan makanan untuk istrinya.


ketika pesanannya sampai ,ia kembali mengetuk pintu kamar andin dan membujuknya untuk makan .namun sama seperti sebelumnya ,tak ada jawaban dari dalam.


" aku sudah meninggalkan makanan di depan pintu , makanlah sayang aku tidak akan mengganggumu " ucap farhan kemudian ia pergi untuk menyantap makan siangnya sendiri.


****


hari sudah malam pintu kamar andin masih tertutup rapat , makanan yang farhan siapkan masih tak tersentuh sedikitpun.

__ADS_1


farhan mengambil makanan itu ,kemudian membuangnya ke tong sampah .Ia menuju dapur ,lalu mengambil sekotak susu dari dalam lemari pendingin dan menuangkannya kedalam gelas. ia meletakannya di atas penampan beserta dua potong roti bakar yang tadi ia pesan via online, tak lupa ia juga menyiapkan segelas air putih untuk andin.


farhan kembali mengetuk pintu kamar andin untuk yang kesekian kalinya ,berharap andin membukanya .namun usahanya hanya sia sia.


" aku menyiapkan roti bakar untukmu, makanlah sayang " ucap farhan dari luar kamar


" kalaupun tidak makan setidaknya minumlah susu ini agar tubuhmu ada tenaga " imbuhnya


( author : menangispun perlu tenaga bukan ? )


" jika kau mencariku ,aku ada di kamar tamu, cepat keluar dan makanlah, oh? ucap farhan lagi.


karna tak mendapat jawaban ,farhan memutuskan untuk pergi ke kamar tamu dan beristirahat disana.


****


farhan mengerjapkan matanya karna merasa silau akan sinar matahari yang memantul kewajahnya di balik jendela. rupanya hari sudah pagi, ia segera bangun dan menuju kamar andin.


farhan membersihkan tubuhnya dikamar mandi ,kemudian ia bersiap untuk berangkat kerja. setelah semuanya rapi ia pamit pada andin.


" aku berangkat kerja dulu sayang , kabari aku jika kau membutuhkan sesuatu, oh " ucap farhan sambil memakai dasinya. setelah selesai farhan menuju mobilnya dan meluncur menuju cafe miliknya.


sesampainya di cafe ,farhan di sambut ramah oleh para karyawannya, namun tak seperti biasanya farhan hanya diam tak menjawab .


" buatkan aku kopi dan jangan terlalu manis " pesan farhan pada salah satu pegawainya. kemudian farhan naik ke atas menuju ruang kerjanya.


" permisi pak " ucap siska sambil mengetuk pintu.


" masuk " jawab farhan singkat.

__ADS_1


sebelum masuk siska merapikan penampilannya agar terlihat menarik di depan farhan.


" ini pak kopi pesanan bapak " ucap siska dengan suara yang di buat buat dan senyum manis mengembang di bibirnya.


farhan tak memperhatikan siska ia masih fokus pada laporan penjualan kemudian ia menyeruput kopi yang di bawakan siska.


seketika farhan menyemburkan kopinya di hadapan siska.


" apa kau tak mendengar ucapanku tadi, hah? kenapa kopinya manis sekali ? " tanya farhan dengan nada tinggi membuat siska terkejut akan sikap bosnya.


" tapi saya hanya menaruh sedikit gula di situ pak" bela siska.


" apa kau fikir lidahku sudah mati rasa ? sehingga aku tidak bisa membedakan rasa manis atau tidak ? " bentak farhan lagi.


" maafkan saya pak, saya akan menggantinya dengan yang baru " ucap siska takut.


" tidak perlu, lupakan saja dan keluarlah dari ruanganku " ucap farhan kesal.


siskapun beringsut keluar sambil menitikan air mata. ia tidak menyangka farhan bisa semarah itu padanya hanya karna kopi. tidak seperti biasanya bosnya selalu mentolerir meskipun pegawainya melakukan sedikit kesalahan.


hari itu farhan melampiaskan emosinya di kantor , ia memarahi hampir semua karyawannya karna kesalahan kecil atau bahkan terlihat mengada ada, membuat pegawainya bertanya tanya ada masalah apa hingga merubah sikap bosnya itu.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2