
Pagi itu adnan sedang berkendara akan menuju ke kantornya namun saat di pertengahan jalan ponselnya berdering .Adnanpun mengangkatnya tanpa melihat nama si penelpon .
" hallo kau dimana sayang ? " ucap seorang wanita.
adnan terlihat mengeryitkan dahinya kemudian ia menjauhkan ponsel tersebut dari telinganya dan melihat layar di ponselnya .adnan tersenyum melihat nama sicantik di layar ponselnya .
Adnan kembali meletakan benda pipih itu ke telinganya tanpa mengucapkan kata apapun .
Setelah panggilan itu terputus adnan langsung memutar balik mobilnya dan kembali menuju jalan yang tadi telah ia lewati .Tentu saja ,bisa menjemput orang yang ia cintai adalah sebuah kesempatan emas baginya jadi ia tidak akan menyi nyiakan kesempatan kali ini ,meskipun ia harus mengorbankan pekerjaannya .
Karena belum terlalu jauh adnan sampai di rumah andin hanya dalam jangka waktu tiga menit .Adnan melihat andin sedang bersama seorang ibu dan juga bapak bapak di sebelahnya serta para emak emak yang tengah membeli sayur tak jauh dari mereka .Adnan turun dari mobil mewahnya tersebut dan menghampiri andin .
" kau liahat dia pacarku ,sangat tampan dan kaya raya " pamer andin meskipun sebenarnya ia malu mengatakannya di depan adnan .
" ada apa ini ? " tanya adnan sambil merangkul andin .
Orang di sekeliling mereka terlihat takjub akan pesona dari adnan .Dan wanita yang berada di hadapan andinpun terlihat tersipu malu .
" tidak apa apa mas ,kami hanya salah paham " ucapnya lemah lembut ,berbeda sekali saat ia berbicara dengan andin tadi .
" kau bilang salah paham ? wahh ,bahkan kau sudah menampar wajahku dan menuduhku menggoda suamimu di depan banyak orang " ucap andin sambil berdecak kesal .
" Tentu saja itu hanya salah paham " ucap adnan tersenyum .Andin terlihat melotot mendengar ucapan temannya tersebut .
aku memang sudah gila karna sudah menyuruhnya datang kemari . batin andin sambil menundukan kepalanya .tentu saja ia malu karna adnan tidak membelanya .
Dan wanita tersebut terlihat tersenyum penuh kemenangan .
"tentu saja ini salah paham karna kekasihku tidak mungkin menggoda suamimu yang sudah tua itu " ucap adnan kembali sambil mengecup pipi andin .
Andin sangat terkejut mendapatkan kecupan dari adnan pipinya terlihat merona saat itu .
__ADS_1
" jika kau mengganggunya lagi aku tidak akan segan segan untuk membalasmu meskipun kau seorang wanita " ucap adnan dengan tatapan tajam .
" Dan kau behentilah menatap kekasihku jika kau tidak ingin aku mencungkil mata besarmu itu " ucap adnan sambil menunjuk seorang laki laki di hadapannya yang merupakan istri dari wanita yang menampar andin .
" sudah cukup ,ayo kita pergi " ucap andin sambil menarik tangan adnan .
Mereka berdua berjalan menghampiri mobil adnan dan masuk kedalamnya .
Sementara di tempat tadi para ibu terlihat kembali menggosipkan andin.
" apa laki laki tadi betul betul kekasihnya ? " tanya salah satu di antara mereka .
"sepertinya itu memang pacarnya ,lihatlah dia bahkan tidak malu menciumnya di depan umum " saut ibu lainya .
" Entahlah ,kemarin aku melihatnya di antar oleh laki laki lain " timpal yang lainnya .
*****
Sedangkan adnan ia terlihat sangat bahagia .Ia mengemudikan mobilnya sambil tersenyum dan bersiul .
" Mas anan ? maksudku mas adnan ?" panggil andin ,ia akhirnya memberananikan diri menatap adnan .
" iya " ucap adnan menoleh pada andin dan tersenyum .
" mas an..." andin menghentikan ucapannya .
"bolekah aku memanggilmu mas anand saja? namamu sulit untuk ku ucapkan dengan benar " tanya andin .
" tentu saja ,apapun yang menurutmu mudah ,kau bahkan boleh memanggilku sayang , aku sangat menyukainya jika kau memanggilku itu " ucap adnan sambil fokus menatap kedepan .
" aku hanya bercanda " imbuhnya cepat cepat saat andin menatapnya dengan melotot .
__ADS_1
" terima kasih karna mas anand sudah membantuku bersandiwara tadi ,ku harap mas anand tidak memasukannya dalam hati " ucap andin .
Adnan terlihat menepikan mobilnya dan berhenti di depan toko yang bertuliskan Rose Cake's.
" Aku tahu andin ,tapi kau juga harus tahu aku tidak bersandiwara tadi ,aku akan terus melindungimu " ucap adnan dengan tatapan serius .
andin hanya terdiam tak menyauti perkataan adnan dan kini ia tersadar telah sampai di tujuan .
" ah ,sudah sampai sebaiknya aku turun " ucap andin mengalihkan pembicaraan .
Andin terlihat memegang handle pintu mobil dan akan keluar namun tangannya di tarik oleh adnan .
" tunggu andin " ucap adnan sambil menarik tangan andin .
Andin menoleh dan menatap adnan .
" Apa pipimu baik baik saja ? ini terlihat sangat merah " tanya adnan seraya memegangi wajah andin dan mengelus pipi kanan andin yang terlihat memerah .
Wajah mereka begitu dekat mungkin hanya berjarak beberapa senti saja hingga mereka bisa merasakan nafasnya yang berbenturan .Mata mereka saling bertemu ,Adnan menelan salivanya saat matanya memandang bibir tipis andin yang terlihat basah oleh lip gloss .Andin hanya terdiam tak bereaksi apapun sedangkan adnan kini mulai memberanikan diri untuk semakin mendekatkan wajahnya kewajah andin .
.
.
.
.
.
happy reading 😊
__ADS_1
jangan lupa like dan votenya jika suka.