Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Berhentilah


__ADS_3

Farhan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi .Farhan terpaksa harus berbohong pada andin ,ia mengatakan pada andin bahwa dirinya akan menemani keponakan temannya yang di rawat di rumah sakit tak jauh dari rumah mereka berdua .namun sebenarnya ia menuju ke rumah sakit bhakti husada yang terletak di kota M .Butuh waktu tiga jam untuk sampai di rumah sakit itu ,karna memang lokasinya jauh dari tempat tinggalnya .


Sesampainya di sana ia memarkirkan mobilnya dan segera menuju kelantai dua gedung tersebut .Sesampainya di tempat yang ia tuju ia melihat sera tengah tertidur pulas .Farhan menghampiri putrinya tersebut kemudian mencium pipi dan membelai kepalanya.


" bagaimana keadaannya ? "tanyanya pada sherly.


" sekarang panasnya sudah mulai turun ,dia sudah mulai bisa tidur nyenyak " ucap sherly.


"kata dokter jika suhunya tidak naik lagi ,sera sudah bisa pulang "imbuhnya.


" oh baiklah ,apa kau sudah makan ?" tanya farhan.


" belum ,aku tidak bisa kemana mana karna sera tidak ada yang menjaga " saut sherly .


" kau ingin makan apa ? aku akan membelikannya untukmu " tanya farhan.


" terserah mas han saja "jawab sherly


" ya sudah tunggu sebentar aku akan membawakannya untukmu " farhan bergegas pergi untuk membeli makanan dan tanpa sadar ia meninggalkan ponselnya di samping sera.


Setelah kepergian farhan ,sherly membereskan ruang perawatan sera ,merapikan kembali mainan yang tadi di mainkan sera sebelum tidur .


Saat sedang melakukan tugasnya tiba tiba ponsel farhan berdering .Sherly mendekati ponsel farhan ,ia melihat layar ponsel tersebut yang tertera tulisan panggilan masuk dari LOVELY WIFE .Sherly meletakan kembali ponsel farhan dan membiarkannya begitu saja meskipun itu berdering berkali kali .


Setelah ponsel itu tak lagi berdering sherly segera menghapus riwayat panggilan tak terjawab dari ponsel tersebut dan meletakannya di dalam laci .


Farhan kembali dengan membawa paper bag berisi dua box makanan untuknya dan juga sherly .Mereka makan bersama sama .


" apa kau melihat ponselku ?" tanya farhan di sela makannya.


" oh, tadi kau meninggalkannya di samping sera lalu aku meletakannya di laci ".jelas sherly.


" oh " farhan menganggukan kepalanya dan kembali memasukan makanan kedalam mulutnya .


Hingga makan usai sherly tak mengatakan apapun pada farhan bahwa tadi ada yang menelfon .


****


Sore hari sera telah di perbolehkan pulang oleh dokter .Farhan mengantarkan sera dan sherly kembali kerumah .

__ADS_1


Sherly duduk bersama farhan di jok depan sementara sera duduk di jok belakang dengan bantuan carseat .


Sesampainya di rumah farhan membantu membawa sera .Farhan masuk kedalam rumah terlebih dahulu ,sedangkan sherly masih mengambil beberapa keperluan sera saat di rumah sakit tadi di jok belakang .Saat akan turun dari mobil ,ia kembali melihat ponsel farhan berdering .Sherly melihat sekelilingnya untuk memastikan farhan sudah tidak ada di dekatnya .Saat deringan kedua sherly mengangkatnya dan mendekatkan ponsel farhan di telinganya.


"Halo "ucap sherly .


tut .


telfon terputus begitu saja bahkan sebelum menjawab sautan darinya .Sherly kembali menghapus riwayat panggilan di ponsel farhan dan membawanya masuk kedalam .


Sementara di tempat lain andin terlihat kembali berurai air mata .Kali ini ia tidak menangisi kepergian ibunya akan tetapi ia menangisi dirinya sendiri yang terlihat menyedihkan .Bagaimana tidak saat ia sedang benar benar membutuhkan farhan namun suaminya itu tidak ada untuknya bahkan yang lebih yang menyakitkan bagi andin suaminya itu sedang bersama wanita lain .


ku fikir ucapanmu semalam itu berasal dari hatimu mas tapi ternyata aku salah ,kau lebih memilih putrimu dan wanita itu di bandingkan aku .Ucap andin dalam hati .


****


malam hari di kota M farhan terlihat mengambil kunci mobilnya .


" kau mau kemana mas ?" tanya sherly.


"aku akan pulang " jawab farhan kemudian ia beranjak pergi .


" tidak bisakah kau tinggal disini saja malam ini ?" tanya sherly penuh harap .


" Maaf " hanya itu yang di katakan farhan sambil melepaskan kedua tangan sherly yang memegangi lengannya kemudian ia pergi menuju mobilnya dan meninggalkan tempat itu .


Sherly hanya bisa menatap kepergian farhan dengan hati yang terluka.


Farhan kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .Jalanan terlihat lenggang saat malam hari sehingga farhan lebih leluasa menggunakan kesempatan itu untuk menambah kecepatan mobilnya .Hanya butuh waktu dua jam empat puluh menit ,kini farhan telah sampai di rumah ibu mertuanya .Ia sedikit bertanya tanya mengapa malam ini rumah itu terlihat sedikit ramai dari biasanya ,terlihat dari adanya beberapa mobil di halaman rumah tersebut .Farhanpun memarkirkan mobilnya di samping mobil haris kemudian turun dari mobil dan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah .


Farhan di sambut oleh haris yang tengah menggendong putrinya.


" kau dari mana saja han ,kenapa baru kembali ?" tanya haris saat farhan di ambang pintu.


" maaf kak tadi aku menemani keponakan temanku di rumah sakit " jawab farhan.


" tapi ada acara apa kak kenapa seperti banyak orang di dalam rumah ?"imbuh farhan .


" apa andin tidak memberitahumu ? Ibu sudah tidak ada dan sore tadi sudah di makamkan " jelas haris.

__ADS_1


Farhan sangat terkejut mendengar perkataan haris .Ia segera menerobos masuk kedalam rumah tanpa mengatakan apapun pada haris.


" andin ?" farhan memangil nama istrinya sambil mengecek kedalam kamar tamu .Kamar itu tampak kosong kemudian ia berlari menuju ke ruangan lainnya untuk mencari keberadaan istrinya.


" farhan kau dari mana saja ?" tanya nisha.


" aku akan menjelaskannya nanti ,dimana istriku kak ?" tanya farhan pada kakak iparnya .


" Dia di kamar ibu ,cepat temui dia ,dia tidak mau bicara sejak pulang dari pemakaman " perintah nisha.


farhan menganggukan kepalanya dan berlalu menuju kamar mertunya yang kini sudah tiada.


Farhan membuka pintu kamar itu ,dan terlihatlah andin yang tengah duduk di tepi ranjang sambil memandangi foto ibunya


dengan berurai airmata .


Farhan mendekati istrinya itu kemudian memeluknya .


" Maafkan aku " ucapnya dengan lirih .


Andin meletakan foto ibunya kemudian melepaskan pelukan farhan .


" maafkan aku ,seharusnya aku tidak memenuhi permintaan anton " ucap farhan memegangi kedua telapak tangan sambil berlutut.


" berhentilah " ucap andin dengan melepaskan genggaman tangan farhan .


.


.


.


.


.


jangan lupa like dan votenya ya😊


dan tetap tunggu eps selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2