Adakah Cinta Sejati

Adakah Cinta Sejati
Lihat kedepan


__ADS_3

Seperti janjinya Adnan akan menjemput Andin dan mengajaknya bertemu dengan kedua orang tuannya .


Adnan berhenti tepat di depan toko kue Andin .Saat akan turun ia melihat Andin tengah di peluk oleh mantan suaminya itu .Adnan mengurungkan niatnya dan hanya memandangi mereka berdua dari luar .


Sementara di dalam Andin melepaskan pelukan Farhan .


" Ada apa Mas ? kenapa menangis ? " tanya Andin .


Farhan memegangi kedua tangan Andin .


" Andin bisakah kau kembali padaku ? aku akan menceraikan Sherly dan kita bisa bersama lagi seperti dulu ," ucap Farhan .


Andin melepaskan tangannya dari genggaman Farhan .


" Maaf ,aku tidak bisa mas ,"


" Andin ,aku tahu kau juga masih mencintaiku ,aku berjanji tidak akan menghianatimu lagi dan juga kau harus tau Sera bukan anak ku .Jadi kumohon kembalilah padaku ,oh ? " ucap Farhan penuh harap .


Andin terhenyak dengan perkataan Farhan ia terlihat tersenyum kecut .


"Kau pergi meninggalkan ku karna anak itu dan sekarang kau memintaku kembali karna itu bukan anak mu ? "


" Aku tidak menyangka selama ini yang kau pikirkan hanya dirimu sendiri Mas ." ejeknya .


" Apa mas Han lupa bagaimana dulu mas Han sangat tidak adil kepadaku .Mas Han terus membohongi ku dan menjadikan aku seperti orang bodoh karna terus mempercayaimu .Mas Han bahkan lebih memilih menemui anak itu dari pada mengantarkan ibu ku ke tempat terakhirnya ." teriak Andin .


" Sekarang pergilah, jangan mengganggu hidupku lagi ," Andin membalikan tubuhnya membelakangi Farhan .Ia terlihat menangis disana .


Melihat Andin menangis Adnan langsung turun dari mobilnya dan menghampiri mereka berdua .


" Andin kumohon ,maafkan aku sekali ini saja aku berjanji tidak akan mengulanginya ." Farhan terlihat akan kembali memeluk Andin .

__ADS_1


" Apa kau tidak mendengar apa yang di katakannya ? " suara Adnan menggema di dalam ruangan itu .


Andin dan Farhan sontak menoleh pada Adnan yang sudah berdiri di ambang pintu .


" Dia mengatakan agar kau segera pergi dan jangan mengganggunya ." ucap Adnan matanya tertuju pada laki laki yang berada di samping Andin .


"Kau yang seharusnya pergi ,ini bukan urusan mu ." saut Farhan dengan tegas .


" Tentu saja ini urusanku karna Andin adalah calon istriku ." ucap Adnan dengan penuh penekanan .


" Ayo sayang ,orang tuaku sudah menunggu ," Adnan menarik tangan Andin lalu merengkuh pinggang wanita itu dan membawanya keluar .


Andin hanya menurut dan terus melangkahkan kakinya mengikuti panduan Adnan .


Sementara Farhan hanya mematung menyaksikan kepergian Andin dan Adnan .


******


" Apa kau masih mencintainya ." tanya Adnan tanpa menoleh ia tetap fokus melihat kedepan .


" Kumohon mas Anand jangan salah paham .Sungguh Aku sudah tidak memiliki rasa apapun padanya ."


Adnan hanya mengangguk mengerti tanpa mengatakan apapun .Ia terus memandang ke jalanan .


" Apa mas Anand tidak mempercayaiku ? dulu aku memang mencintainya tapi sekarang tidak .Aku mencintai orang lain ." ucap Andin dengan tatapan sendu .


" Siapa orang itu ? " tanya Adnan ketus .


" Kau ," saut Andin lirih kemudian ia menundukan kepalanya .


Sudut bibir Adnan sedikit tertarik keatas namun ia berusaha menahan diri untuk tidak tersenyum dan tetap terlihat seperti orang marah.

__ADS_1


" Aku tidak mendengar ,apa kau baru saja mengatakan masih mencintai mantan suamimu ? "


" Bukan ,aku mencintaimu bukan mas Farhan ," saut Andin malu malu ia kembali menundukan kepalanya .


Adnan kini tidak bisa lagi menyembunyikan senyumnya ia memiringkan kepalanya dan mendesak Andin untuk mengatakannya lagi .


" Aku tidak mendengarnya katakan sekali lagi ."


" Aku mencintai mas Anand ." ucap Andin dengan lantang .


" Mengapa kedaraan lain brisik sekali aku tidak mendengar apapun ,katakan sekali lagi ." ucap Adnan sambil mendekatkan telinganya pada Andin.


" Lupakan saja ." Andin kesal karna Adnan tidak juga mendengarnya .


Adnan tergelak melihat Andin merajuk ia segera meraih tangan Andin dan mencium tangan wanita itu .


" Aku juga sangat mencintai mu ," ucap Adnan dengan menatap wajah Andin .


Andin terlihat tersipu saat Adnan mengatakannya .


" Lihatlah kedepan nanti kau menabrak ." ucapnya .


Mereka berdua melanjutkan perjalanan ke kota H sambil terus bergandengan tangan .


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2