
Benar apa yang di katakan charlie st12 hanya butuh 1 jam untuk mencintai seseorang namun untuk melupakan seseorang yang kita cintai tidak mungkin hanya dalam satu hari ataupun satu bulan tapi mungkin membutuhkan beberapa tahun atau bahkan seumur hidup kita .
Apalagi jika kita telah bersamanya selama bertahun tahun ,seperti apa yang di rasakan andin saat ini .
*****
Setelah hari perceraian itu andin hanya nengurung dirinya di dalam kamar .Ia masih menangis dan terus menangis .Ketika akan tidur ia menangis karna biasanya ada farhan di sampingnya namun kini di ranjang itu terlihat kosong hanya ada bantal guling disampingnya .
Meskipun ia masih sakit hati atas penghianatan farhan namun tetap saja dalam lubuk hatinya masih memiliki setitik rasa untuk orang yang telah menemaninya selama lebih dari lima tahun.
Satu minggu
Dua minggu
Tiga minggu
Hingga minggu ke empat andin masih terlihat murung ,hanya saja kini ia tak mengurung dirinya di dalam kamar ,sekarang ia sudah mulai berbicara pada keluarganya meskipun masih lebih banyak diam .
Seperti hari ini andin ikut sarapan bersama keluarganya .Ia duduk di samping haris dan juga keponakannya .
Mereka terlihat menikmati sarapannya di piringnya masing masing dengan lahap kecuali andin .Andin terlihat hanya menunduk menatap makanannya dan mengaduk aduk tanpa memasukannya kedalam mulutnya .
Tiba tiba haris membanting sendok dan garpunya membuat semua tersentak kaget .
"apa kau akan terus seperti ini ? " teriak haris .
" jika kau terus menyiksa dirimu maka pergilah dari sini dan kembali saja pada mantan suamimu yang brengsek itu "
" kakak sudah muak melihatmu " haris berdiri meninggalkan meja makan dan pergi bekerja tanpa pamit .
andin hanya bisa menangis mendengar bentakan dari kakaknya itu.
" andin maaf jika kakak ikut campur atas kehidupanmu ,tapi memang benar apa yang dikatakan mas haris ,kau tidak boleh terus berlarut dalam kesedihan kau harus bangkit dan kembali menata hidupmu " ucap ratna dengan lembut.
" apa kau tidak kasihan pada ibu ? ibu pasti juga akan sedih jika melihatmu seperti ini ,jadi kau harus berhenti melukai dirimu sendiri ,kau berhak bahagia sayang " imbuh ratna.
" kakak " andin memeluk kakak iparnya dan menangis di sana.
ratna menepuk nepuk punggung andin dengan sayang kemudian melepaskan pelukan adik iparnya itu.
" tersenyumlah dan buka lembaran baru ,oke?" ucap ratna sambil mengusap air mata andin .
Andin mengangguk mengiyakan .
__ADS_1
*****
Satu bulan kemudian andin sudah mulai kembali seperti sebelumnya .Seorang andin yang selalu tersenyum ceria dan juga lincah .Selama satu bulan ini ia disibukkan dengan bermain bersama dua keponakannya serta membantu kakak iparnya memasak atau membuat kue .
"ndin kenapa kau tidak membuka toko kue saja ? kau kan pandai membuat kue " tanya ratna saat mencicipi sepotong kue bolu buatan andin .
" aku tidak yakin kak ,takut orang orang tidak menyukai kue buatanku "jawab andin .
" hei ,kuemu itu sangat enak andin bahkan teman teman kakak ingin memesan kue buatanmu hanya saja kakak menolaknya "
" benarkah itu kak ? " tanya andin .
" Tentu saja "
Setelah perbincangan itu andin terlihat memikirkannya .Andin memang sangat menyukai membuat kue ,sudah puluhan kue yang sudah ia kuasai .
Dan dengan bantuan kakak dan juga teman temannya andinpun membuka toko kuenya dengan nama Rose cake .
Membuka usaha baru memang tidak mudah dan tidak semulus jalan tol .Tapi butuh kesabaran dan juga keuletan .Seperti yang di alami andin ,setelah enam bulan barulah ia mulai bisa menuai apa yang ia harapkan .
Tokonya sudah mulai banyak pesanan dan kini ia sudah memiliki pegawai .
Saat itu toko sedang tidak ramai ,seorang laki laki terlihat datang ke toko andin .Ia mengenakan setelan celana hitam dan kemeja warna putih gading dengan dasi biru navy melingkar di lehernya .
laki laki itu berjalan menuju etalase yang mendisplay beberapa kue ulang tahun tanpa mengatakan apapun .
Andin datang dari dapur dengan membawa Dua nampan roti dan berjalan melewati laki laki tersebut .
" o ,bukankah kau andin ?"tanya laki laki itu dengan sedikit terkejut .
" pak adnan ? " ucap andin sambil sedikit mengingat .
" kita bertemu lagi untuk yang ketiga kalinya ,apakah kita berjodoh ? " candanya .
" mungkin " ucap andin sambil tersenyum .
"Ah dia masih terlihat seperti dulu ,selalu cantik "batin adnan .
" Apa pak adnan sedang mencari kue ? "ucap andin dan berhasil membuyarkan lamunan adnan .
" oh ,ya aku ingin membeli kue yang cantik " ucap adnan sambil memandangi wajah andin .
" apa kekasihmu sedang berulang tahun ?" tanya andin .
__ADS_1
" Bukan untuk kekasihku ,tapi untuk ibuku " adnan menjawab dengan terburu buru .
" kue seperti yang di sukai ibumu ? " andin kembali bertanya .
" kue apapun yang menurutmu cantik aku pasti menyukainya " ucap andan yang tetap menatap andin tanpa berkedip .
" ah maksudku ibuku pasti menyukainya " ralatnya .
" baiklah tunggu sebentar pak adnan ,aku akan membawakannya untukmu " ucap andin sambil tersenyum dan menuju dapur .
Tak lama kemudian andin keluar dengan membawa kue tart berwarna pelangi dengan dekorasi mawar yang berwarna warni di atasnya .
" apakah pak adnan menyukainya ?" tanya andin .
" Tentu saja ,ini sangat cantik " kali ini adnan benar benar menatap kue tersebut .
" baiklah aku akan membungkusnya untukmu " andin terlihat mengemas kue tersebut kedalam boks .
" Ini kuenya ,semoga ibumu menyukainya dan juga selamat ulang tahun untuk ibumu semoga beliau sehat selalu " ucap andin tersenyum dan menyodorkan kue tersebut pada adnan .
"terima kasih ,akan kusampaikan pada ibuku " adnan membayar kue tersebut dan beranjak keluar .
andin mengantarkan adnan sampai di depan pintu .
" datanglah kembali jika kau membutuhkan kue lagi " ucap andin .
" tentu saja aku akan datang kemari setiap hari ,kalau begitu aku pamit ,sampai bertemu lagi " adnan beranjak memasuki mobilnya .
andin melambaikan tangannya pada adnan dan mobil itupun pergi meninggalkan halaman tokonya .
Andin kembali memasuki tokonya dengan wajah tersenyum.
.
.
.
.
.
badai pasti akan berlalu dan sambutlah mentari dengan secercah senyuman .
__ADS_1
jangan lupa di like dan vote agar author makin semangat nulisnya 😊