
Keesokan harinya dimana kini lita yang baru bangun karena devan mengangunya
"heii...kau ini mengangu saja aku masih ngantuk"oceh lita menarik selimut lagi
"bangunlah aku sudah memasak makanan untukmu"ucap devan menarik selimut lita
"tidak, aku belum lapar jadi nanti saja makanya"ucap lita menarik selimut
"ini sudah siang bangunlah"oceh devan menarik selimut
"tidak, aku masih ngantuk"
lita dan devan pun terus menarik selimut, dimana lita yang menariknya untuk tidur kembali sedangkan devan mencoba membangunkan lita
Meja makan
dimana kini lia dan yang lainya sedang sarapan dan mencoba masakan devan
"apa kau bisa memasakkan ku seperti ini nantinya"tanya lia pada dio
"entahlah"ucap dio menaikkan bahunya
"kau ini perempuan seharusnya kau yang memasak untuk suamimu bukan suami mu yang memasak untuk mu"oceh ibu pada lia
"hmm itu benar, makanya kak belajar masak dari kak lita supaya kau bisa masak untuk kak dio nantinya"ucap tina yang menyantap makanannya
"diam kau, lagi pula aku sudah dari dulu bisa masak dan aku lebih pandai dari pada lita"oceh lia
"apa kau yakin dengan ucapanmu"ucap ibu
lia pun sedikit canggung dan mengingat setiap rasa masakan yang ia masak
"tidak terlalu parah"ucap lia
"apanya yang tidak terlalu parah, bukanya biasanya kau masak selalu saja asin"oceh tina
"kau pikir kau bisa masak haa"oceh lia pada tina
"tentu, bukanya selama kakak lita tidak ada aku yang masak untuk kita"ucap tina
"bukanya ibu ya yang selalu masak untuk kita"sahut dio
ibu pun hanya tersenyum melihat reaksi tina dan lia yang tidak berkutik setelah mendengar ucapan dio
"bukanya aku ada membantu ibu ya untuk masak"ucap lia
"mana ada kau selalu saja mencari alasan supaya kau tidak bekerja"sahut tina
"kau ini.."oceh lia
"jika tidak mau makan, pergi saja sana, jangan kesini jangan seperti lita makanannya saja masih suaminya yang menyiapkannya"oceh ayah yang mulai geram
"tapi ayah, bukanya kakak lita ya yang selalu masak untuk kita waktu kita didesa"sahut tina
"iya memang benar, tapi sekarang apa malah suaminya yang masak untuk dia sedangkan dia masih tidur"oceh ayah
"iya juga ya"ucap tina dan lia bersamaan
"sudah lanjutkan sarapanya, ini masih pagi jadi jangan bertengkar terus"ucap ibu
mereka pun melanjutkan sarapannya
sementara kini dikamar lita
dimana lita dan devan masih berkelahi tentang sarapan pagi
"sudahlah devan jangan gangu aku, lebih baik kau sarapan saja dulu sana aku masih ngantuk jadi aku mau tidur lagi"oceh lita yang sudah tidak menarik selimutnya
"huu...baiklah istri kecilku, sekarang kau bangun sarapan denganku disini atau kau yang ku makan"ucap devan yang duduk disofa
"apa maksudmu mau memakanku hha...apa dagin dirumahku ini kurang sampai sampai kau mau memakanku"oceh lita yang masih berbaring
"baiklah sepertinya kau memang mau dimakan, jadi diamlah disitu maka aku akan memakanmu"ucap devan menddekat kelita dan memeluk lita
"kenapa apa kau mau tidur lagi"oceh lita menatap devan
"tidak aku hanya mau berolahraga saja"ucap devan mencoba membuka baju lita
"dasar mesum...kau ini, minggirlah aku mau tidur"oceh lita membelakangi lita
devan pun hanya tersenyum nakal dan membalik tubuh lita lagi
"apa kenapa hha"oceh lita
"kau mau sarapan atau ku makan"ucap devan
"tidak dua duanya, aku hanya mau tidur saja jadi sana sarapan saja sendiri"oceh lita
__ADS_1
devan pun menghelai nafas panjang dan mengendong lita menuju kamar mandi
"kau mau membawaku kemana"oceh lita memberontak
"diamlah aku akan memandikan mu"ucap devan menyimpan lita dibathtup
"kau ini...sudah sana aku bisa mandi sendiri"ucap lita memainkan air
"diamlah aku lagi membuka bajumu"oceh devan membuka pakaian lita
"lagi pula siapa suruh memandikan ku secara paksa seperti ini"oceh lita
"apa kau tau aku paling tidak suka yang namanya malas malasan"oceh devan merobek baju lita
"kau ini, pelan pelan saja"oceh lita menarik devan masuk kedalam bathtup
"aku sudah mandi heii.."ucap devan mempertahankan posisinya yang berdiri disamping bathtup karena bathtupnya cukup tinggi kira kira sepinggul
"kemarilah mandi lagi "ucap lita
devan pun masuk kebathtup bersama lita dan membuka pakaianya dan menyisakan celana dalamnya saja
"apa yang kau lakukan"tanya devan yang melihat lita duduk dibathtup
"aku mau memandikan mu"ucap lita mengambil sabun badan dan menuangkannya ditubuh devan
"bukanya kau ya yang belum mandi kenapa aku yang kau mandikan"oceh devan
"diamlah jangan banyak bicara"ucap lita menepuk nepuk perut devan
"huuu, sebaiknya kau mandi juga nanti sarapan yang ku buat tadi dingin, jadi cepatlah mandi dan kita sarapan"oceh devan memandikan lita juga dan membuka pakaian lita yang belum terbuka dari tadi
"kemarilah aku mau mencium aroma tubuhmu, aku mau memastikan kau sudah wangi apa belum"ucap lita menarik tangan devan
"aku sudah mandi tadi jadi aku sudah wangi"ucap devan mengangkat kedua tanganya
"hmm kau sudah wangi, jadi ambilkan handuk kita sarapan sekarang"ucap lita turun dari bathtup begitu juga dengan devan
devan pun mengambil handuk untuk lita dan untuk dirinya
setelah selesai devan dan lita pun pergi kesofa dimana disana devan sudah menyiapkan makanan dari tadi
"apa kau tidak mau ganti pakaianmu dulu"tanya devan yang melihat lita sudah duduk disofa
"tidak, kemarilah makanannya sudah hampir dingin, jadi ganti pakaiannya bisa nanti"ucap lita menyantap makanannya
Lita dan devan pun sarapan hingga selesai
setelah selesai sarapan lita kembali kekamar mandi, dan mengulangi ritual mandinya yang dibantu oleh devan agar lita mandinya tidak terlalu lama
Setelah selesai dengan acara ritual mandi, lita dan devan pun menganti pakaian dan turun kebawah
Ruang Tv, dimana disana keluarga lita sedang berkumpul
devan dan lita pun ikut bergabung sambil memakan cemilan yang lita bawa dari lemari es dan beberapa minuman wine
"pagi semua.."sapa devan pada yang lainya sedangkan lita langsung duduk begitu saja dengan wajah datarnya
"apa kalian tidak jalan jalan atau liburan gitu untuk kalian bulan madu"tanya lia melihat kearah lita
"tidak, aku sudah bosan jalan jalan terus"ucap lita datar sambil menonton tv dan tak lupa cemilannya
"kenapa"tanya tina
"apa kau tidak dengar aku bilang kalau aku sudah bosan jalan jalan"oceh lita pada tina yang masih dengan wajah datarnya, sementara devan diam saja
"owh..."ucap lia terputus karena ada yang menelfon lita
lita pun mengangkat telfon dari billy
:"ada apa"tanya lita datar
📞:"aku hanya ingin memberitau mu saja, kalau aku dan jana akan pulang keLondon satu minggu lagi apa kau mau ikut dengan kami, aku sudah membawa tri salsili dan andika juga mereka bilang mereka mau, apa kau mau ikut "tanya billy
:"hmm, kabari aku jika sudah mau berangkat"ucap lita
📞:"iya itu pasti"ucap billy memutuskan panggilanya
lita pun menyimpan ponselnya kembali diatas meja
"siapa"tanya devan
"billy"ucap lita
"owh memangnya kalian mau berangkat kemana"tanya devan lagi
"London"
__ADS_1
"bukanya kau bilang tadi kau sudah bosan jalan jalan, kenapa kau mau pergi keLondon"ucap tina
"terserah ku, lagi pula bukan urusanmu"oceh lita
"apa kami boleh ikut"tanya lia melihat kearah lita
dengan malasnya lita melihat kearah lia
"hmmm kalian semua boleh ikut"ucap lita
"benarkah"ucap tina girang
"hmm itu pun kalau kalian mau"ucap lita
"yaa, berarti kami bisa berbulan madu disana"ucap lia girang
"kapan kita berangkat"sahut ibu sementara ayah dan dio hanya diam saja
"satu minggu lagi"jawab lita
"owh..berarti masih sempat untuk mengemasi barang barang"ucap tina
"tidak perlu bawa barang banyak, cukup bawa pakaian beberapa helai saja kita disana hanya satu minggu saja"ucap lita
"itu lama sekali, bagaimana dengan cafeku aku sudah beberapa hari tidak buka"oceh lia
"kalau kau mau pulan duluan ya pulang saja tidak ada yang melarang"oceh lita
"sudahlah kita disana tiga hari saja" sahut ayah
"ya aku setujuh"ucap dio
"terserah saja"ucap lita dan berlalu pergi membawa devan keluar rumah
"ada apa dengan dia kenapa dia selalu saja dingin"oceh lia
"bukanya kau sudah tau penyakit adikmu itu kenapa kau bertanya lagi"oceh ibu
"setidaknya jangan setiap hari juga penyakitnya kambuh"oceh lia
"kau ini, kau yang meminta kau juga yang banyak ocehan"ucap dio
"kau ini"oceh lia pada dio
"sudahlah itu saja marah"sahut tina
"diam kau"oceh lia
"hmm, owh iya yah aku pindah sekolah dimana nantinya"tanya tina
"terserah kau saja"ucap ayah
" apa aku boleh pindah kesini"tanya tina
"tanya kakakmu kalau boleh disini saja kalau tidak ya jangan pindah"sahut ibu
"hmm"
sementara kini didalam bagasi mobil lita namun sudah tidak ada mobil lagi karena sudah dipindahkan dan hanya ada mobil devan saja
didalam mobil devan
"kita mau kemana"tanya devan
"disini saja"ucap lita memakan cemilanya
"kenapa harus disini"tanya devan
"aku malas mau kemana mana"
"owh...ya sudah kita disini saja"
"hmm"
"apa kau sudah pernah ke London"
"Pernah, aku sekolah dan kuliah disana dulunya"
"owh, bukanya kau dari desa ya kenapa kau bisa sekolah disana"
"billy mengajakku disana, dan aku bekerja dengan dia menjadi maid dirumahnya dan saat aku pulang lagi kesini aku membeli rumah ini jadi aku sudah menetap dikota"
"owh...tapi bukanya kau bilang kau adiknya billy ya kenapa kau bekerja dirumahnya"ucap lita berbohong
"iya aku memang adiknya tapi aku tidak mau menikmati hartanya, jadi aku bekerja menjadi maid disana"
"owh..."
__ADS_1
lita dan devan menikmati cemilan dan minuman wine didalam mobil