Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
"sakit, sedih, sesak, kesal, marah"


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian , dimana lita dan tri sudah kembali kerumah satu minggu yang lalu dan kini lita dan tri sudah bisa beraktivitas seperti biasanya


dan kini dirumah lita


tut tut tut...diangkat


"hallo sal , lo bisa gak nemanin gue pulang ke desa, soalnya tri gak bisa karena ayahnya ada di rumah bibi yuni"ucap lita yang duduk disofa ruang tv


📞:"bisa lagi pula gue hari ini lagi gak ada kerjaan , nanti malam baru tugas kembali"ucap salsili dari seberang


:"owh ya sudah gue jemput lo sekarang"


📞:" ya gue tunggu lo di depan rumah"ucap salsili


panggilan pun terputus....


beberapa menit kemudian, lita pun sampai di rumah salsili


"hai lita , kok lo pake mobil sport, bukanya kita mau pergi ke desa ya"ucap salsili memasuki mobilnya lita


mobil pun melaju


"iya karena mobil gue yang satunya kena pakai oleh keluarga gue untuk mereka pulang ke desa"ucap lita


"owh..lo mau ngapain ke desa bukanya lo baru sembuh ya"


"ada sesuatu yang harus gue kerjakan di desa"


"owh...memangnya apa yang mau lo kerjakan"


"gue mau nanya sesuatu dengan orang tua gue "


"owh.."


beberapa jam kemudian, mereka pun sampai di kediaman keluarga lita di desa


tok tok tok..


Ceklak...pintu rumah pun dibukakan oleh tina


"kakak lita"ucap tina


semua orang yang didalam pun melihat kearah pintu


lita dan salsili pun masuk ke dalam rumah


Sementara kini di kota


:"hallo tri, lita ada dengan lo gak"tanya billy yang massih di depan pintu rumah lita


📞:"gak ada, ni gue lagi ngumpul dengan keluarga gue, emangnya kenapa"tanya tri


:"tidak gue hanya bertanya , soalnya tadi gue ketuk ketuk pintu rumahnya gak ada yang jawab jadi gue pikir dia kerumah lo , soalnya dia gak pernah pergi sepagi ini"ucap billy yang berjalan menuju rumahnya


📞:" entahlah yang pasti dia tidak ada kesini, coba lo telfon andika sama salsili siapa tau lita dengan mereka"ucap tri


:"gue udah nanya andika tapi kata dika lita gak ada dengan dia, terus kalau salsili gue belum nanya soalnya gue takut dia lagi tugas"

__ADS_1


📞:"lo tanya aja , siapatau kalau lita lagi dengan dia, dak ada salahnyakan mencoba"


:"hmm, nanti gue tanya dia"


panggilan pun terputus , kini billy sedang mengambil mobilnya menuju kantor andika


tut tut tut... billy mencoba menghubungi salsili , dan terhubung


📞:"iya hallo bil ada apa"tanya salsili


:"lo lagi sama lita gak"tanya billy yang masih fokus menyetir


📞:"iya ni ada, kebetulan tadi lita ngajakin gue pergi kedesa ya daripada gue gak ada kerjaan gue ikut deh dengan lita kedesa, ni kita udah sampai memangnya ada apa"


:"owh..dak kok dak ada apa apa , gue cuman khawatir aja sama dia, ya sudah jangan sampai larut malam pulangnya"


📞:"iya lo tenang aja , lagi pula gue tugas malam jadi kami pulangnya mungkin sore"


:"owh ya sudah bay "


panggilan pun terputus, billy pun melaju mobilnya kekantor andika


sementara kini didesa


"siapa sal"tanya lita yang sudah duduk di sofa


"billy, dia nanya kita lagi di man terus gue jawab kita lagi didesa" jawab salsili duduk di samping lita


dan kini semuanya sudah berkumpul termasuk dio yang ikut berkumpul dengan keluarga lita


"tidak kakak cuman mau bertanya saja pada kalian"ucap lita


"tentang masalah apa"tanya ayah


"itu masalah tes DNA"ucap lita


sepontan semua orang pun terkejut dan sedikit takut kecuali salsili


"memangnya ada apa dengan tes DNA "tanya ibu


"lita cuman mau nanya kenapa golongan darah lita berbeda dengan golongan darah kalian"tanya lita dingin


sementara salaili hanya diam dan mendengarkan sedangkan yang lainya gugup


"owh..masalah itu"ucap lia santai , supaya suasana tidak terlalu canggung


"ya sudahlah jangan dibahas, lagi pula yang terpenting sekarang kamu sudah sehat kembali"ucap ibu mengubah topik pembicaraan


"lagi pula kenapa kau tiba tiba bertanya soal itu"tanya ayah yang membaca koran


"owh tidak, lita hanya ingin bertanya saja kenapa golongan darah lita berbeda dengan kalian"ucap lita yang bersandar di sofa dan melipat kedua kakinya


"mm ya sudah lah itu tidak penting lagi"ucap ibu


"ibu diamlah , aku hanya ingin bertanya saja, apa susahnya menjawab pertanyaanku"ucap lita dingin


"memangnya jika kamu mendapatkan jawabanya , apa untungnya untuk mu dan untuk kami"tanya ayah melipat koranya

__ADS_1


"tidak ada , aku hanya ingin bertanya saja lagi pula itu bukan pertanyaan yang susah bukan"ucap lita mulai tidak sopan


"kenapa kau terus bertanya, bukanya kau anggota keluarga ini juga, jadi kenapa kau bertanya tentang itu"ucap ibu


"sudah jangan ditutup tutupi lagi segera beritau aku dan jawab pertanyaanku"ucap lita dengan nada tinggi


"sudahlah lita jangan berteriak , jaga sikapmu bersikaplah sopan lagi pula ayah dan ibu sudah tua jadi jangan bentak mereka"nasehat kak dio


"diam kak , aku tidak bertanya padamu"bentak lita


"iya lita jagalah sikapmu, mereka keluargamu"ucap salsili


"aku tau itu, aku hanya butuh jawaban saja"ucap lita pada Salsili


"memangnya apa pertanyaanmu , kenapa kau selalu saja bertanya hha"bentak lia


"yang ingin ku tanya hanyalah , siapa aku sebenarnya kenapa tes DNAnya negatif"ucap lita dingin


"apa kau sudah siap mendengar jawabanya lita"ucap ayah menatap lita


"ayah jangan seperti itu dia putri kita juga"ucap ibu menenangkan ayah


"sudahlah ibu ,selama aku hidup dikeluarga ini aku sama sekali tidak pernah merasakan kasih sayang dari ayah maupun ibu"ucap lita


"apa kau sudah siap mendengarnya anak pungut"bentak ayah pada lita yang membuat lita terkejut begitu juga dengan salsili , sedangkan yang lainya hanya diam


"jadi benar dugaanku selama ini"ucap lita meneteskan air mata


"ya memang benar, kau bukan keluarga kandung kami kau hanyalah anak pungut yang kakek dan nenek mu urus selama ini dia menyerahkan mu pada kami semenjak umurmu satu taun, karena mereka sudah tidak bisa mengurusmu dan mereka pun menyerahkan kau kepada kami supaya kami bisa mengurus dan membesarkanmu"ucap ayah dengan nada tinggi


lita pun semangkin keras menangis


"jadi siapa sebenarnya orang tuaku dan kenapa mending kakek dan nenek sangat menyayangiku hha"teriak lita


"orang tuamu sudah meninggal , karena gubuk kalian terbakar dan kau dititipkan dengan kakek dan nenek mu karena mereka sudah hangus terbakar, saat itu ortu mu sedang bekerja diladang sedangkan kau dititipkan dengan kakek dan nenek "


"dan pada saat sore hari gubuk kalian terbakar dan disana ortu mu mencoba memandamkan api tapi Tuhan berkata kalau mereka akan terbakar juga disana"ucap ayah dengan nada tinggi


lita pun menangis dan menangis , menangisi masa lalunya yang sangat menyedihkan dan tidak pernah dianggap didalam keluarganya, sangat dibenci dan tidak pernah di inginkan


dan kini lita sudah tau kenapa dia sangat dibenci didalam keluarganya , dia ingin marah namun bagaimanapun keluarga yang sangat membencinya ini sudah membesarkanya meskipun tidak pernah memberikan kasih sayang kepadanya


"baiklah terimakasih untuk selama ini , terimakasih sudah membesarkanku dan terimakasih sudah membiarkanku hidup di dunia ini dan terimakasih atas pengampunan kalian kepadaku dan maaf kalau selama ini aku hanya menjadi beban kalian, maaf , maaf ,maafkan aku"ucap lita yang duduk di kaki ibu dan kaki ayah


"menyingkirlah aku tidak butuh maafmu itu"bentak ayah dan menendang lita hingga tersandar dimeja


lita pun mundur sedikit demi sedikit


"sedih, kesal, sakit, sesak, ingin rasanya aku bunuh diri supaya aku bisa bertemu dengan ayah, ibu, kakek nenek disana, semuanya kenapa kalian meninggalkanku kenapa, apa salahku "batin lita yang berjalan ke arah pintu dengan raut wajah menyedihkan dan penuh dengan air mata


salsili pun kasian dengan lita , dan ingin mengejar lita namun lita memarahi salsili supaya tidak ikut dengannya


"jangan ikuti ku pergilah jika kau tidak mau mati"ucap lita yang membuat salsili takut


lita pun mengambil mobilnya dan berlalu pergi tampa membawa salsili, tas dan ponselnya


lita berlalu pergi meninggalkan kediaman keluarganya , pergi tampa arah dan menyetir tampa melihat arah lalu lintas karena matanya yang tidak jelas melihat karena dibendungi oleh air mata.

__ADS_1


__ADS_2