Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
ada apa dengan masalalu lita


__ADS_3

Lita yang ingin tau kenapa devan yang mengidam dan bukan dia pun selalu bertanya kesanna kesini dan semuanya pun menjawab dengan jabawan yang sama


bahkan mereka bilang kalau laki laki juga bisa seperti itu jika istrinya sedang hamil muda


karena lita baru pertama kali hamil jadi lita tidak terlalu memikirkannya dan terus menjalani masa masa kehamilannya


dan kini dimana devan yang sudah seperti biasa tidak mual dan tidak meminta yang aneh aneh lagi namun sesekali devan mereaskannya mual mual dan menginginkan yang aneh aneh


dan saat ini karena sudah hampir merasa nyaman akhirnya devan pun mengantikan lita untuk bekerja dikantor karena lita sedang hamil


dengan giat devan bekerja karena ia sebentar lagi akan mendapatkan buah hatinya yang sudah lama ia nanti nati dari lita


hingga kini kandungan lita yang mulai memasuki tiga bulan lebih dan perut lita yang sudah kelihatan membesar


sedangkan perut jana dan lia sudah sangat besar yang membuat billy dan dio sangat bahagia karena mereka berdua akan menjadi ayah


dan kini lita yang sedang asik bermain bersama tamara bella dan juga jana, dimana jana hanya diam diri diatas sofa sedangkan lita dan bella bermain dengan tamaraa dibawah


karena perut lita yang sudah kelihatan membesar tamara pun sesekali suka mengelus elus perut lita dan berbicara pada janin lita


tidak hanya dengan janin lita tamara juga sering mengelus elus perut jana karena perut jana suka bergerak gerak sendiri yang membuat tamara penasaran


begitu juga dengan bella yang semangkin akrab dengan kedua musuhnya dulu, yang awalnya bella membwnci lita dan jana namun kini bella sangat akrab dengan jana dan lita, bella juga sering menjaga jana dan lita semenjak kehamilan jana dan lita


dan kini dikantor lita dimana billy dan devan sedang mengobrol santai sambil menikmati kopi mereka


"bagaimana jika kita memberikannya mobil baru atau apa yang sedang ia inginkan saat ini" ucap devan pada billy yang duduk dikursi kerjanya


"ku rasa lita tidak akan menyukai keduanya, karena saat ini lita sudah memiliki keduanya, pertama lita sudah membeli mobil keluaran baru yang tidak semua orang dapat membelinya,"


"kedua hal yang lita inginkan hanyalah memiliki bayi kecilnya yang sudah ada dirahimnya saat ini" ucap billy yang duduk santai disofa didepan devan


"lantas, apa yang akan kita berikan kepadanya" ucap devan


"entahlah, saat ini lita sudah memiliki segalanya jadi dia tidak akan kagum pada apa yang akan kita berikan kepadanya" ucap billy


"bukannya lita sangat menyukai hewan, bagaimana jika kita membelikan dia hewan saja" ucap devan yang mencoba memberi saran kepada billy


"hewan apa yang akan kita berikan kepadanya" ucap billy


"entahlah, dia sudah memiliki anjing dan kucing dirumahku" ucap devan


"dia juga sudah memiliki singa harimau dan beberapa jenis burung didalam rumahnya" ucap billy yang membuat devan terkejut


"apa yang barusan kau katakan, apa lita memelihara hewan buas" tanya devan pada billy


billy pun melihat kearah devan dengan tatapan tidak percaya


"apa kau belum mengetahuinya, apa saja yang belum kau ketahui dari lita, apa kau jiga tidak tau siapa sebenarnya lita" ucap billy pada devan


"apa yang kau maksud adalah lita seorang mafia" ucap devan yang mengecilkan suaranya


billy pun melihat kearah devan dan menaikan kedua alisnya


"apa hanya itu yang kau tau tentang lita" ucap billy


"ya itu yang ku tau, karena itu yang ia ceritakan kepada ku" ucap devam dengan santai


"apa kau sama sekali tidak mau mengetahui masa lalu lita bagaimana dan seperti apa" ucap billy


"bagiku masa lalu lita sudah tidak penting lagi karena lita sering bilang kepada ku, jangan percaya dengan masa lalunya" ucap devan dengan santai


"seharusnya kau jangan percaya dengan perkataannya karena setiap ucapannya tidak ada yang benar, kau cari taulah masa lalu lita agar kau bisa sadar dan tau apa saja efek samping masalalunya dengan masa depannya" ucap billy menegaskannya pada devan


devan pun hanya diam sejenak dan mengingat setiap perkataan lita yang membuat ia bertanya tanya dari dulu, namun semua pertanyaan itu hilang dalam sekejap mata


namun pertanyaan itu kembali muncul dipikirannya, devan pun terus menyimpulkan setiap perkataan lita dan perkataan billy tadi dan terus memikirkannya


yang awalnya devan dan billy yang sedang membahas masalah ultah lita yang tinggal dua hari lagi dan membahas apa yang akan mereka berikan kepada lita


namun semua pembahasaan itu hilang karena billy membahas masalalu lita dulunya, yang membuat devan berpikir keras


" ya sudah kalau begitu aku pulang dulu, aku harus menjemput jana dirumah lita, setelah itu aku akan kembali lagi kesini" ucap billy pada devan

__ADS_1


"baiklah, temui aku jam lima sore nanti" ucap devan pada billy


billy pun hanya menaikan satu alisnya dan pergi keluar begitu saja meninggalkan devan yang sedang melamun


billy pun pergi kerumah lita untuk menjemput jana karena sudah waktunya jana pulang


sedangkan kini lita jana dan bella sedang mengobrol sambil memakan buah, karena mereka sudah lelah bermain dengan tamara


"Bagaimana dengan jari telunjukmu, apa rasanya sudah tidak sakit lagi" ucap bella pada lita


"ya lumayan" ucap lita


"hati hati dalam begerak supaya kau tidak kena masalah" ucap jana pada lita


"tidak masalah lagi pula ini hanya lecet sedikit, lukanya juga tidak terlalu besar" ucap lita pada jana


"tapi lain kali kau harus berhati hati dalam memegang benda tajam, jangan sampai terulang lagi bisa bisa billy marah kepada ku nantinya karena kau terluka" ucap bella pada lita


"sudahlah lagi pula aku sudah besar aku bisa menjaga diriku" ucap lita


"bukannya kau tau sendiri bagaimana marahnya billy kalau kau sedang terluka, apa lagi jika andika yang mengetahuinya pasti billy dan andika akan memarahi kami" ucap jana


"iya aku tau itu, sudahlah jangan dipermasalahkan lagi pula ini kesalahan ku sendiri" ucap lita


"hmm ya sudah kami akan pulang, mungkin sebentar lagi billy datang kau dan tamara baik baiklah disini" ucap bella pada lita


"iya lagi pula tamara masih bermain, jadi aku akan menemaninya bermain sampai devan datang" ucap lita


tak lama kemudian billy pun datang menjemput jana dan menghampiri lita sejenak,


"sayang apa kau baik baik saja" ucap billy pada lita


"ya aku baik baik saja, bagaimana denganmu dan devan" ucap lita pada billy


"jangan khawatirkan kami banyak banyaklah beristirahat, oh iya nanti aku dan devan sedikit pulang terlambat jadi jangan menunggu kami" ucap billy pada lita dan mengelus elus rambut lita


"baiklah jangan pulang terlalu larut" ucap lita


"iya aku tau" ucap billy


"aku ingin mobil baru" ucap bella menjawab pertanyaan billy


"aku tidak bertanya padamu" ucap billy dengan ketus


jana pun hanya tersenyum, karena bella sangat tampak kesal kepada billy


"tidak, aku hanya sedikit susah bergerak akhir akhir ini, mungkin karena dia sudah banyak gerak" ucap jana mengelus elus perutnya


"baiklah kita pulang sekarang agar kau dapat istirahat yang cukup" ucap billy


"yaa.." ucap jana


"kami pulang dulu ya, jagalah dirimu" ucap billy mengecup dahi atas lita


"iya.."ucap lita


"tamara kami akan pulang, jagalah mama lita Ok" ucap billy pada tamara yang sedang bermain


"baiklah, mama lita akan ku jaga sampai papah pulang"ucap tamara


"itu bagus" ucap billy mengusap usap kepala tamara


"kami pulang dulu" ucap jana


"ya..hati hatilah" ucap lita


billy pun mengusap usap kepala lita dan setelah itu billy pun pulang bersama bella dan jana


sedangkan lita dan tamara pun masuk kedalam kamar lita karena lita mau beristirahat sejenak sementara menunggu kedatangan devan


Malam pun tiba dimana lita dan tamara sudah selesai makan malam bersama sedangkan devan dan billy belum datang


lita pun menidurkan tamara sejenak dipangkuannya sementara menunggu devan dan billy

__ADS_1


lita dan tamara pun menunggu diruang tv sambil mengemil memakan salad buah


tak lama kemudian devan dan billy pun datang, lita pun langsung membangunkan tamara


"sayang papah sudah pulang apa kau tidak mau bertemu papah dulu" ucap lita pada tamara


tamara yang mendengar bahwa devan sudah datang pun langsung bangun dan membuka pintu


"sayang aku pulang" ucap devan pada lita


"masuklah" ucap lita


"aku juga datang" ucap billy


"apa kau benar benar datang kali ini" ucap lita pada billy


"apa kau pikir aku selalu mengingkari janjiku kalau sudah berjanji" ucap billy pada lita


"sayang duduklah "ucap devan pada lita dan mengecup dahi lita


"baiklah, tamara pergilah simpan tas papah dikamar" ucap lita pada tamara


"baiklah maa.." ucap tamara mengambil tas devan dan pergi menaiki tangga


"makasih sayang" ucap devan pada tamara


"lita kemarilah" ucap billy lalu memeluk lita sambil berjalan kearah devan yang sudah duduk disofa


"ada apa denganmu haa.." ucap lita pada billy


"wah..lihatlah adik kecil ku kau sudah besar sekarang bahkan kau sudah hamil" ucap billy pada lita dan melepas pelukannya lalu mengecup dahi lita dan membawa lita duduk


"kau ini sudahlah, lagi pula kau juga sudah menikah bahkan sebentar lagi kau akan mengendong bayi kecil" ucap lita


"aku tau itu" ucap billy


"owh iya sayang, apa kau sengaja menunggu kami pulang" ucap devan pada lita


"iya, billy bilang kalau kalian akan pulang terlambat jadi aku menunggu kalian" ucap lita


" seharusnya kau tidur duluan tadinya" ucap devan


"sudahlah, lagi pula ini belum terlalu larut malam dan aku dan tamara juga baru saja selesai makan" ucap lita


"benarkah, kenapa lambat sekali makannya" ucap devan


"tamara menunggu mu jadi kami sedikit terlambat makan malammya" ucap lita


"istirahatlah ini sudah malam" ucap billy pada lita


"iya.. kalian juga kalau tidak ada pekerjaan lagi istirahatlah ini sudah hampir tengah malam" ucap lita


"kami tau" ucap billy


lita pun beranjak dari duduknya dan menuju dapur untuk meminum susunya


saat lita pergi kedapur lita melihat salah satu maidnya sedang mengepel lantai dapur


"apa yang kau lakukan" tanya lita pada maidnya


"nona lita, aku hanya membersihkan tumpahan susu saja tadi aku berniat untuk membuatkan nona susu, namun susunya tumpah jadi aku membersihkannya dulu" ucap maid itu


"owh ya sudah hati hati membersihkannya" ucap lita


"iya nona lagi pula ini sudah selesai, saya permisi dulu nona mau mengambil pengering lantai dulu" ucap maid itu lagi


"iya pergilah" ucap lita yang berjalan kearah lemari es dan mengambil susunya


setelah lita meminum susunya lita pun berniat kembali kedevan namun lita mendapatkan masalah


"Aaaaaaaa....."teriak lita yang membuat devan dan billy terkejut begitu juga seisi rumah yang langsung menghampiri lita didapur


tamara yang mendengar teriakan lita pun langsung menghampiri lita

__ADS_1


"mama...."teriak tamara pada lita


__ADS_2