Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
Kenapa aku seperti ini,


__ADS_3

Dan kini salsili yang mengkhawatirkan Lita , sedang mondar mandir kesana kesini begitu juga dengan yang lainya kecuali ayahnya lita dia hanya duduk santai sambil membaca koran


"sudahlah jangan dipikirkan terus dia, tidak ada gunanya lagi pula dia yang mengambil resiko kenapa kalian yang khawatir"ucap ayah yang masih membaca koran


"bagaimana kami tidak khawatir dia baru saja keluar dari rumah sakit dan sekarang dia pergi begitu saja tampa membawa tas maupun ponselnya, bagaimana kami tidak khawatir dengan nya"ucap lia


"lagi pula dia yang mencari masalah jadi biarkan saja dia"ucap ayah


"ya sudah kita susul saja dia , siapatau dia belum jauh"ucap dio


"tidak, jangan susul dia kalau dia melihat kita mengkhawatirkannya maka dia akan nekat bunuh diri jadi sebaiknya kita tunggu saja dia dalam waktu dua jam , kalau dia tidak kembali kita susul saja dia"saran salsili, karena salsili tau kalau lita sedang marah atau emosi lita hanya ingin sendirian


lita hanya butuh ketenangan sampai pikirannya jernih , maka dia akan kembali lagi


jika dia diikuti maka dia akan nekat mencelakai dirinya sendiri


"bagaimana jika dia nekat bunuh diri"ucap tina


"dia tidak akan bunuh diri selagi kita memberikan waktu untuknya"ucap salsili yang masih mondar mandir sambil memegang ponselnya


"bagaimana kau tau itu"tanya lia melihat kearah salsili


"tentu saja aku tau , karena lita adalah sahabatku jadi aku pasti tau dia seperti apa"ucap salsili


"terserahlah yang pasti , kita harus tau dia berada dimana"ucap dio


"owh iya apa aku boleh meminjam mobil kalian, karena aku harus bekerja nanti malam "ucap salsili melihat kearah lia


"tapi ...bagaimana dengan lita"ucap lia


"aku berjanji pada kalian , aku pasti akan menemukan dia aku berjanji itu"ucap salsili


"tapi bagaimana dengan kami disini"ucap tina


"aku berjanji kalau lita sudah ketemu maka kalian akan ku jemput kembali"ucap salsili mengambil tas dan ponsel lita


"baiklah aku percaya padamu"ucap lia melempar kunci mobil kepada salsili


"terimakasih karena sudah percaya padaku, aku akan segera kembali"ucap salsili dan berlalu pergi


dan kini lita yang sudah hampir sampai di kota dia harus kena musibah kembali, dia pun menghentikan mobilnya karena salah satu banya bocor


"Aaaaaaaa......ada apa lagi ini,"teriak lita dan turun dari mobil


lita pun memeriksa mesin mobilnya


"tidak ada yang bermasalah, lantas kenapa mobilku goyang"ucap lita mengelilingi mobilnya


dan ternyata ban belakannya bocor


"kenapa harus bocor, apa aku lupa mengantinya yang baru"ucap lita ketus dan membuka bagasi mobil


"aaaaa...kenapa tidak ada ban cadangan disini"teriak lita sambil mengacak acak rambutnya


lita pun masuk ke mobil untuk mengambil ponselnya yang ketinggalan tadi


lita pun mencari dan terus mencari ponselnya


"dimana ponselku, bukanya biasanya ku simpan di sini"oceh lita mengacak acak mobilnya

__ADS_1


"dan dimana lagi tasku kenapa tidak ada di sini"oceh lita


sesaat lita pun mengingatnya kembali kemana tas dan ponselnya


"Aaaaa...kenapa aku harus melupakannya.Aaaa...."teriak lita sambil memukul mukul setir mobilnya


"Aaaa....tidak ada gunanya marah marah disini"


lita pun turun dari mobilnya dan melihat sekeliling mencari kendaraan yang lewat, namun tidak ada satupun yang keluar maupun lewat


"apa mungkin gue harus jalan, tapi...Aaaa... sudahlah lagi pula didepan mungkin ada orang atau kendaraan lain untuk nolong gue"ucap lita


lita pun berjalan setelah mengunci mobilnya dan hanya mambawa kunci mobilnya saja dan berlalu pergi meninggalkan mobilnya mencari seseorang untuk menolongnya


"berjalan...berjalan..."


"berjalan.."


"berjalan.."


"sendirian, berjalan... berjalan sendirian"ucap lita bernyanyi sambil berjalan


begitulah lita jika sedang ada masalah dia selalu saja bernyanyi tidak jelas sambil memulihkan pikiranya yang kacau, dan bagi lita bernyanyi adalah jalan supaya pikiranya tenang.


setelah cukup jauh berjalan dari mobilnya, lita pun menemukan sebuah bangku yang cukup tua namun masih bisa digunakan disebuah taman yang mungkin sudah tidak pernah dikunjungi oleh orang orang.


lita pun duduk di bangku tadi dan bersandar sambil menatap langit langit yang mulai gelap karena kemungkinan akan turun hujan


"ibu ayah kakek nenek apa kalian sedang bersamaku saat ini, aku merindukan kalian andaikan saja dulu kake dan nenek tidak sakit pasti mereka masih hidup sekarang"ucap lita meneteskan air matanya


seketika air hujan pun turun membasahi lita


"Aaaaa......."


"Aaaaaaaaaa......."


"Aaaaaaaaaaa........."


lita pun terus menerus berteriak sambil menatap langit langit yang dipenuhi air hujan yang terus menerus menetes


Seketika ada orang yang mendengar teriakan lita dan mencari di mana reriakan itu berasal


"apa mungkin ada orang disini"ucap orang itu dan terus berjalan dengan pakaian yang habis basah kuyup juga


orang itu pun terus berjalan mengikuti suara teriakan lita dan pada akhirnya orang itu pun menemukan lita yang berteriak sambil menatap hujan


"Aaaaa......"


"Aaaaaaaa.....Aaaa..."teriak lita tampa sadar kalau ada orang di belakangnya


"permisi nona "ucap orang itu mencoba menyapa lita


seketika lita pun menghentikan teriakanya dan melihat ke arah orang yang menyapanya


"siapa kau"ucap lita ketus


"maaf nona apa yang sedang anda lakukan disini"tanya balik orang itu


"aku bertanya padamu , jadi jangan bertanya balik kepada ku"bentak lita

__ADS_1


orang itu pun hanya tersenyum "maaf nona , namaku Devan aku sedang berkeliling disini menikmati suasana taman disini, bagaimana dengan mu "tanya orang itu yang menyebut namanya Devan


"owh..namaku lita, aku tersesat dan aku tidak tau jalan pulang"ucap lita ketus


Devan pun tersenyum lagi pada lita"memangnya kau dari mana sampai sampai bisa tersesat disini"tanya devan


"aku dari desa, aku bingung mau kemana lagi dari tadi aku hanya berjalan tampa arah dan sekarang aku bingung mau pergi kemana"ucap lita menunduk sambil menangis


"kenapa kau menangis, apa kau takut tidak akan kembali ke rumah mu"tanya devan


"tidak, aku tidak takut aku tidak akan takut meskipun nyawaku akan melayang"


"kau cukup berani, apa kau mau pulang bersamaku"


"tidak perlu, aku akan menunggu disini sampai ada yang menjemput ku"


"aku akan mengantarmu pulang jika kau sudah membaik"


"hmm terimakasih tapi aku tidak mau, sekali lagi terimakasih"


"apa kau yakin ini sudah hampir sore, disini taman tua jadi disini tidak akan ada kunjungan jika sudah sore"


"baiklah aku aka...."ucap lita terputus dan jatuh pingsan di pelukan devan


"nona maaf nona apa nona tidak apa apa"


"aisss sepertinya dia pingsan"


devan pun mengendong lita menuju mobilnya, dan disana sudah ada orang yang menunggu devan


"cepat jalan"perintah devan


dan kini salsili yang berputar putar mencari lita dan mencoba menghubungi tri andika dan billy namun tidak ada yang mengangkat telfon dari salsili, padahal salsili sudah menghubungi mereka berulang ulang kali


saat hujan sudah berhenti salsili menemukan mobil lita namun tidak ada lita didalam mobil


"Aaa... kemana dia kenapa hanya mobilnya saja yang ada disini"teriak salsili mengelilingi mobil lita


tring tring tring ....


:"huuu akhirnya nelfon balik juga ni anak "ucap salsili yang dihubungi oleh billy


📞:"ada apa sal kenapa lo nelfon gue berulang ulang kali"tanya billy


:"lita hilang, gue udah cari kemana mana namun tidak bertemu dengannya, tapi gue ketemu dengan mobilnya namun tidak ada orang didalam, gue takut lita diculik"ucap salsili panik


📞:"gue jemput lo sekarang, jangan kemana mana tetap disitu jaga mobil lita"


billy pun memutuskan panggilan dan membawa beberapa anak buahnya menuju salsili.


dua jam kemudian


billy pun menemukan salsili dimana salsili sedang tidur didalam mobil


tok tok tok..."sal salsili"ucap billy mengetuk kaca mobil salsili


salsili pun terbangun dan melihat kearah billy dan langsung keluar dari mobil


"billy, tolong lita billy gue takut kalau dia diculik, soalnya ban mobil lita bocor terus mobilnya terkunci, gue takut kalau lita dibegal"ucap salsili memeluk billy

__ADS_1


"lo tenang, nanti kita cari lita lagi yang penting kita pulang dulu nanti keburu malam"ucap billy masuk kedalam mobilnya sedangkan mobil yang salsili bawa tadi dipakai aanak buah billy untuk menarik mobil lita


mereka pun kembali kekota untuk mencari lita


__ADS_2