
Ke esokan harinya , di mana Lita harus mengantar billy di bandara
jam 08 : 00
dan kini lita yang baru saja bangun karena ada seseorang yang mengetu pintu kamarnya
"siapa sih..."ucap lita yang masih berbaring di ranjangnya dan membuka matanya
"kak ni tina , tina boleh masuk gak"ucap tina dari luar kamar lita
"iya iya tunggu bentar"
lita pun turun dari ranjangnya dan berjalan menuju pintu
cekalk....
"ada apa , masih pagi juga "ucap lita yang masih di ambang pintu
"tina boleh masuk gak kak"ucap tina lagi
"iya iya masuk sana , gangu aja lo"ucap lita yang berjalan mundur mempersilahkan tina masuk
"makasih"
"kenapa , kau mau apa"tanya lita mengacak acak rambutnya
"jadi gini , kakak kan mau pergi kebandara dengan kak billy jadi , tina boleh ikut gak kak tina bosan di rumah kan bisa sekalian jalan jalan"
"dari mana kau tau kalau kakak mau ke bandara" ucap lita menatap tina
"kemarin tina gak sengaja dengar pembicaraan kak di telfon , tapi ya maaf tina gak sengaja kemarin dengar karena kakak ngomongnya keras jadi kedengaran"
"hmm , terus kau mau pergi dengan siapa"
"pergi dengan kakak , kakak kan pake mobil iya kan , jadi tina bisa ikut meskipun duduk di belakang"
"terserah kau saja , tapi kakak menggunakan mobil sport yang warna putih dan tempat duduknya cuman khusus untuk dua orang"
"kenapa gak pake mobil kakak lia saja , kan aku bisa ikut"cemberut
"iya iya nanti kau bisa ikut dengan kak tri , awas aku mau mandi dan kau juga mandi yang wangi kita jalan jalan sebentar"tegas lita dan meninggalkan tina begitu saja
"kasar sekali , semenjak dia tinggal di kota sifat kasarnya semangkin keliatan"ucap tina dan meninggalkan kamar lita
beberapa menit kemudian lita pun keluar dari kamar mandi
"dia kemana apa dia marah dengan ku , ya sudah lah biarin saja"ucap lita dan berjalan menuju lemari pakaianya
tring tring tting...ponsel lita berbunyi
"siapa yang menelfon pagi pagi seperti ini , apa jangan jangan billy"
lita pun berjalan mengambil ponselnya di atas meja riasnya
"tri, kenapa dia menelfon ku"ucap lita dan mengangkat telefon
📞:"Hallo lit lo ke mana"tanya tri
:"gue di rumah , kenapa , owh iya tri lo siap siap jemput tina ke sini katanya dia mau jalan jalan di bandara"
__ADS_1
📞:"mau ngapain di bandara"
:"ngantar billy katanya jam 10 :00 dia udah berangkat , jadi lo siap siap ya kita ngantar billy"
📞:"owh..kalau gitu gue ke situ sekarang sekalian jemput tina"
:"iya bay"
panggilan pun terputus , sedangkan tri yang baru saja mau angkat bicara lagi harus mengelus elus dadanya karena kesal dia belum selesai tapi lita sudah memutuskan panggilanya
"sabar sabar ..ni anak kebiasaan ya belum selesai bicara udah di matikan aja sambunganya"oceh tri berjalan menuju ruang keluarga karena di sana ada bibi yuni om yain wo dan youn wo
"lo mau kemana tri , kok udah rapi bukanya kalian berangkat nanti siang ya"tanya bibi yuni yang bermain dengan youn wo
"itu tri mau pergi jemput tina soalnya kita mau ke bandara ngantar billy"ucap tri
"owh memangnya billy mau kemana lagi"tanya om yain wo
"dia mau pulang lagi ke london "ucap tri"hai..adik kakak yang tampan kakak tri pergi dulu ya bay.."sambung tri sambil mengelus elus rambut youn wo
"owh..ya sudah hati hati "ucap om yain wo
"bay kak tri"ucap youn wo dengan suara anak kecilnya
"iya bay..bi om tri pamit dulu"ucap tri dan berlalu pergi mengambil mobilnya
beberapa menit kemudian tri pun sampai di rumah lita
tit tit tit..
"Lita ada orang tu di depan "teriak lia
"iya tau lagi pula gue udah liat"ucap tina
"kalian mau kemana"tanya ibu
"kita mu ke bandara bu , ya sudah kita berangkat dulu bay.."ucap lita berlari pergi ke bagasi
"gak sarapan dulu "teriak lia
"kalian saja yang sarapan nanti lita sama tina bisa sarapan di luar"teriak lita yang sudah ada di bagasi
"dasar anak nakal , keluyuran mulu"oceh ayah yang duduk di samping ibu di meja makan
"sudahlah katanya dia mau ke bandara , pasti dia dengan tina akan sarapan di luar"ucap lia
"ya sudah lanjutin sarapanya , tidak enak dengan Dio dari tadi hanya memperhatikan kita"ucap ibu melanjutkan makanya
"gak papa kok bu.."ucap dio
"apa dia tidak pernah makan di rumah melainkan makan di luar terus"oceh ayah
"mungkin dia makan di luar , lihat saja lemari es nya penuh dengan cemilan dan minuman bersoda dan beralkohol saja"sambung ibu
"sudahlah biarkan saja dia lagi pula dia sudah besar dan sudah mengapai cita citanya jadi biarkan saja dia menuntun hidupnya"oceh lia
sedangkan dio hanya diam saja dan melanjutkan makanya
sedangkan kini di dalam mobil lita , lita dan adiknya tina sedang bercek cok mempermasalahkan duduk dimana dan siapa yang menyetir
__ADS_1
"kau cukup diam dan perhatikan saja jalan , untung saja aku sedang berbaik hati jadi kau bisa naik mobilku ini"oceh lita pada tina
"tapi kan aku hanya ingin mencoba untuk mengendarainya , lagi pula aku sudah pandai menyetir mobil karena kakak lia yang mengajari ku saat mobilmu ada di desa"oceh tina
"mobil ku ini berbeda dengan mobil yang biasa kau pakai , jadi diam lah dan duduk saja dengan manis"
"tapi kenapa kau tidak mau meminjamkan aku untuk menyetir sebentar saja"
"sudah ku bilang mobil ini berbeda dengan yang biasa kau pakai , jika kau ingin membawaku mati , mati saja kau sendiri jangan ke bawa bawa aku"
"lagi pula aku tidak akan sampai membawamu mati"
"jika kau yang menyetir , kau akan membawaku mati meskipun tidak langsung mati kau akan membuat mobilku lecet"
"aaa sudah lah bilang saja kau tidak mau meminjamkan ku iya kan"
"iya itu benar , karena aku takut nanti mobilku lecet oleh mu dan satu lagi kau hanya bisa mengunakan mobil yang sudah ku kasi geratis dengan kalian"
"terserah kau saja , dasar kakak pelit"
"bodo amat"
lita pun melaju mobilnya sampai di bandara
"kau di sini saja kakak tidak akan lama"perintah lita
"iya , dasar pelit"oceh tina di dalam mobil
lita pun menyusul billy dan tri karena mereka satu mobil , ya sebenarnya billy satu mobil dengan lita tapi tina tidak mau ngalah jadi billy satu mobil dengan tri sedangkan tina satu mobil dengan kakaknya
"hai.."sapa lita
"ya sudah gue berangkat dulu ya bay.."ucap billy
"iya bay"ucap tri merangkul billy dan lita mereka pun berpelukan
"jangan lupa mengabari jika sudah sampai di sana"ucap lita melepas pelukannya
"iya itu pasti bay...jangan memarahiku nantinya jika aku sudah kembali"ucap billy yang berlalu pergi
"iya , bay.. bay.."ucap tri dan lita
"lita kita berangkat sekarang karena nanti jam satu siang kita sudah harus berangkat menuju asia tengah"ucap tri sambil berjalan menuju mobil
lita pun melihat jam yang melingkar di tanganya"nanti siang , ini sudah jam sepuluh jadi cepatlah karena satu jam lagi kita dapat arahan dari ketua"ucap lita berlari menuju mobilnya begitu juga dengan tri
"kenapa kau tidak bilang dengan ku kalau kita ada arahan lagi"oceh tri
"aku juga baru dapat info tadi malam"ucap lita dan memasuki mobil
"kita ketemu di sanan nantinya"ucap tri dan berlalu pergi dengan tergesa gesah begitu juga dengan lita yang tak kalah gelisahnya
sedangkan tina yang bingung melihat lita pun bertanya "ada apa kenapa kau begitu panik"tanya tina namun tidak di jawab oleh lita melainkan hanya memarahi tina"diam lah , kau pergi jalan jalan saja nanti dengan kak lia aku sudah tidak ada waktu lagi"bentak lita
"hmmm kenapa tidak jadi"
"sudah aku bilang aku sudah tidak ada waktu lagi , jadi diam lah"bentak lita lagi
tak lama kemudian lita pun sampai di rumah dan menyimpan mobil sport nya di bagasi dan mengambil mobil yang biasa ia pakai jika sedang bertugas , mobil itu di berikan kepada lita dan tri untuk mereka pergi bertugas atau untyk pulang ke rumah
__ADS_1