
setelah berbincang bincang di ruang tamu akhirnya billy dan andika pun memutuskan untuk pulang karena hari yang semangkin larut malam
sementara salsili menginap Karena ia sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya dan memutuskan untuk menginap
"lita tri om tante sal kita pamit pulang dulu ya besok kita main lagi ke sini"ucap billy
"iya kita pamit dulu ya "sambung andika
"iya selamat malam dan semoga mimpi indah "batin lita menatap billy
"ya sudah kita juga istirahat "ucap bibi
"iya bi"
mereka pun naik ke atas untuk beristirahat dan masuk ke kamar mereka masing masing namun tidak dengan salsili ia memutuskan untuk tidur dengan lita karena di sini lita lah yang sedang bersedih,batin salsili
namun salsili salah yang sangat terpukul saat ini adalah tri karena kematian ibunya sudah terbungkar dan kematianya pun sangat sadis dan menegangkan
sebenarnya salsili ingin tidur bersama tri namun tri menolak katanya ia kini sedang ingin sendirian dan salsili pun memutuskan untuk tidur bersama lita
kamar lita
"sal gue mandi dulu ya kalau lo mau tidur dulu tidur aja nanti gue nyusul"ucap lita menuju kamar mandi
__ADS_1
"iya lo jangan lama lama mandinya ni udah tengah malam nanti lo masuk angin"ucap salsili
"iya lo tenang aja paling juga gue mandi 5 menit atau 10 gitu"jawab lita dan langsung menutup pintu kamar mandi
sementara kini tri yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian dan beranjak ke tempat tidurnya dan menghilangkan rasa lelah dan pikiran yang kacau
andai aja waktu tu gue udah besar pasti gue nyelamatin mama saat mama akan di bunuh:batin tri membayangkan kejadian malam kemarin
"hhhh..ya sudah lah lebih baik aku tidur"gungum tri
dan kini lita baru saja keluar dari kamar mandi tapi ia tidak melihat salsili di ranjang atau pun di sofa lita berfikir kalau salsili keluar dari kamar namun lita salah salsili masuk ke dalam kamar mandi yang satunya dimana di sana ada berbagai keperluan lita menjalankan misinya
salsili pun melihat lihat semua benda yang ada di sana ,salsili apa yang kau lakukan di sini jika lita tau maka kau akan ia bunuh tapi apa mungkin lita adalah pembunuh wanita bayaran (mafia) tapi kenapa ia kenapa ia menjadi seperti itu atau jangan jangan selama ini ia bukan bekerja melainkan menjalankan tugasnya "batin salsili terus menerus melihat sekelilingnya hingga ia menjatuhkan salah satu barang di sana karena ia terlalu takut dengan apa yang ia lihat
apa mungkin salsili ada di dalam tapi bukanya ruangan itu sudah ku kunci, ya Tuhan apa yang ku lakukan kenapa aku begitu ceroboh "batin lita yang mengingat bahwa ia lupa mengunci pintu kamar mandi
lita pun mendekat ke kamar itu dan melihat salsili dari cermin yang ada di depan salsili,salsili pun melihat ke arah cermin dan melihat lita sedang menatapnya
apa lita akan membunuhku kenapa ia menatapku seperti akan membunuhku meskipun tidak ia akan menghukum ku karena telah mengetahui ruangan ini meskipun aku tidak sengaja masuk ke sini"batin salsili yang tak henti hentinya menatap lita ke arah cermin
"apa yang kau lakukan di sini"tanya lita sambil berjalan mendekat ke arah salsili
"a- aku tidak sengaja masuk ke sini karena ku pikir ini adalah kamar mandi jadi aku pun masuk karena pintunya tidak di kunci"ucap salsili terbata bata menjelaskan nya karena takut lita memarahinya
__ADS_1
"baik lah kau ku ampuni keluar darij sini sebelum aku berubah pikiran"jawab lita dan salsili pun keluar dan langsung menuju ranjang
sementara lita hanya tersenyum dengan kelakuan salsili ia tidak akan menyakiti temanya hanya dengan masalah kecil
ia pun keluar dari ruangan itu dan menguncinya dan berjalan menuju ranjang dan ia melihat salsili telah menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut hingga membuat lita tersenyum lagi
"salsili"panggil lita
"a-apa kau akan membunuh-ku"ucap salsili gugup sambil membuka selimutnya
"tidak asalkan kau tidak memberitahukan semuanya kepada orang"jawab lita
"apa termasuk tri"tanya salsili lagi
"iya"jawab lita"sekarang tidurlah tenangkan pikiranmu"sambung lita
"iya aku akan tidur"jawab salsili
mereka pun tidur hingga sampai pagi lita yang baru saja terbangun ia langsung menatap salsili dengan tatapan kasian karena dia salsili ketakutan
tak lama kemudian salsili pun bangun dan melihat sekelilingnya karena tidak ada lita di sampingnya
"apa lita sudah bangun duluan"gungum salsili
__ADS_1
"hhh mungkin dia mandi"ucap salsili dan beranjak dari ranjang dan keluar dari kamar lita