
Lima belas menit kemudian , terdapat sebuah mobil yang baru saja datang dan terpakir tepat di depan salsili dan tri sedangkan andika pergi ke kamar kecil
"tri ini mobil siapa"bisik salsili kepada tri karena takut di dengar
"entahlah aku juga tidak tau"jawab tri yang bergemetar
"apa jangan jangan dia penculik "ucap salsili
"kemungkinan iya , lihat saja mobilnya berwarna hitam dan mobilnya menyeramkan"
"Aduh.....bagaimana ini andikaa juga belum kembali dari kamar kecil , apa yang harus kita lakukan" ucap salsili
"kenapa kau selalu bertanya , apa bagimu aku selalu tau jawabanya"ucap tri yang mulai geram dengan pertanyaan pertanyaan salsili
sedangkan orang yang mengemudi mobil tadi keluar dan menghampiri salsili dan tri yang sedang berbisik bisik
"permisi nona..apa kita bisa langsung pergi , karena saya sedang banyak pekerjaan hari ini"sapa sang pengemudi mobil tadi
"a a a...tidak , belum , teman kami yang satunya belum kembali dari kamar kecil jadi kami mau menunggunya dulu"jawab tri gugup
"maaf nona , saya di perintahkan hanya menjemput kalian berdua saja"
"siapa yang memerintahkan mu"ucap salsili ketakuta
"saya tidak bisa memberitau kalian nona , karena ini perintah langsung dari atasan kami"
"tidak, kami tidak mau ikut bersama mu " ucap Tri
"tapi nona...."
"kami akan tetap menunggu teman kami sampai dia datang"tegas salsili
"nona jangan mempersulit saya untuk bekerja , saya mohon ikutlah bersama ku"
"tidak kami tidak akan ikut"
"baik lah nona di sini sangat berbahaya untuk ku"
"ya sudah kamu pergi saja sana "
"tapi nona kalau saya tidak membawa kalian berdua pulang maka saya akan kena sangsi"
"ya sudah..kamu tinggal kasi tau siapa yang memerintahkan mu untuk menjemput kami"
"baik lah nona , ini perintah tuan billy dan kalau sampai anak buah nona lita yang menjemput kalian maka kalian akan di kembalikan di tempat tinggal kalian masing masing"
"apa kau serius kalau ini perintah dari billy"
"iya nona ini perintah langsung dari tuan billy"
"kenapa billy menyuruh mu untuk menjemput kami"
"karena tuan billy takut kalau nona ini akan di marahi oleh nona lita"
"kenapa lita harus marah kepada kita"tanya salsili kepada tri
"entah lah "
"bagaimana nona apa kalian akan tetap menunggu atau ikut dengan saya"
__ADS_1
"tunggu lagi sebentar"
"tapi waktu kalian untuk meninggalkan tempat ini hanya tinggal 5 menit lagi"
"ya sudah , iya kami akan ikut dengan mu , tapi ingat kalau kau membohongi kami maka kau akan mati"ancam salsili"
"iya nona"
salsili dan tri pun naik ke mobil meninggalkan andika yang belum keluar dari kamar kecil , dan mobil pun berlalu pergi menuju tempat tinggal lita
sebenarnya saya ini adalah kariawan nya nona lita dan bukan kariawan tuan billy! batin sang supir
"pak kita akan ke mana"tanya tri
"kita akan menuju rumah di mana kalian akan tinggal"
"owh...apa tuan billy sudah menyiapkan rumah untuk kami"
"iya nona sudah"
"bagaimana dengan teman kami "
"nona tenang saja dia akan menyusul nantinya"
"owh..kenapa dia tidak bersamaan pulang bersama kami"
"ini perintah nona jadi saya tidak tau"
Sementara kini andika yang baru saja keluar dari kamar kecil dan menyusul salsili dan tri , namun mereka sudah tidak ada
"di mana mereka , apa jangan jangan mereka di culik.Aaa..."ucap andika gelisah
"billy billy "
📞:"iya dik , ada apa"
"jemput gue sekarang"
📞:"tadi gue udah nyuruh anak buah gue untuk jemput kalian"
"lama banget gue udah nunggu dari tadi"
📞:"sabar bentar lagi juga datang , lo kenapa sih..gelisah banget "
"Salsili dan Tri gak ada"
📞:"Apa... lo emangnya ke mana , kenapa bisa berpisah dengan mereka"
"gue tadi di kamar kecil , sekali gue balik lagi mereka udah gak ada"
📞:"lo ke kantor gue aja langsung , terus kita nyari mereka sama sama dan ingat jangan kasi tau lita kalau mereka hilang"
"iya iya , udah dulu jemputanya udah datang tu . bay..."memutuskan sambungan
"pak cepat kita langsung ke kantor billy"ucap andika menaki mobil
"iya tuan "
andika dan pak supir pun menuju kantor billy , 30 menit kemudian andika pun sampai di kantor billy
__ADS_1
"makasih pak" ucap andika dan berlalu pergi
andika menaiki lift menuju ruangan billy sesampainya di ruangan andika berpas pasan dengan Lita yang akan menuju ruangan billy juga
"loh lita lo di sini juga"tanya andika berjalan berdampingan dengan lita
"iya gue mau izin sama billy dan mau nyuruh dia liat perusahan gue dulu untuk satu hari besok"
"owh...ya sudah bareng aja "
"hmm"
tok tok tok
"masuk"
"billy..."ucap andika memeluk billy
"apa kabar lo"tanya billy membalas pelukan andika
"gue baik , lo " ucap andika
"gue juga baik" jawab billy
"hei...gue ini manusia bukan hantu jadi hargai gue yang ada di sini"ucap lita kesal
"iya iya maaf"
"billy gue mau izin besok gue gak bisa ke kantor dulu"ucap lita duduk di sofa begitu juga dengan andika dan billy
"lo mau ke mana" tanya billy
"lo pada gak boleh tau ini rahasia" jawab lita
"ya elah lo lita main rahasia"ucap andika
"udah diam aja nanti lo pada pasti tau juga" jawab lita "ya udah gue balik dulu gue mau istirahat di rumah"sambung lita
"iya sana"
lita pun keluar berlalu pergi meninggalkan billy dan andika
"lita kok kaya nya biasa aja , lo belum kasi tau ya kalau kami mau datang"tanya andika
"udah kok malahan gue udah kasi tau kalau kalian udah sampai di bandara"
"tapi kenapa lita gak nanya ya kalau salsili dan tri gak ada"ucap andika
"apa jangan jangan salsili dan tri lita yang nyulik , kalau lita yang nyulik berarti salsili dan tri dalam bahaya dong"ucap billy saling bertatapan dengan andika
"Lita...."
billy dan andika pun berlari mengejar lita supaya lita tidak bertemu dengan salsili dan tri
sedangkan kini salsili dan tri sedang duduk santai di sofa dan menikmati makanan yang di sajikan maid untuk mereka
"aaaah....memang enak ya jadi orang kaya"ucap tri
"ya begitu lah serba serasa sultan apa pun yang kita mau pasti ada"ucap salsili
__ADS_1
sesampainya lita di rumahnya lita pun langsung masuk , sepontan membuat salsili dan tri melihat kepada orang yang baru saja datang
"LITA..."