Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
delapan bulan kemudian


__ADS_3

lita devan dan tamara pun menjalankan hidup mereka dengan selalu berbagi kasih sayang dimana lita yang sangat perhatian pada suaminya dan selalu memperhatikan tamara


semangkin hari rasanya lita mulai terbiasa dengan sebutan mama oleh tamara untuknya dan papah untuk devan meskipun tamara bukan anak kandung mereka namun lita sangat menyangi tamara


meskipun ia sibuk dengan urusan kantor ditambah lagi lita selalu pulang malam yang membuat devan dan tamara selalu menunggu kedatangan lita


namun meskipun lita sangat sibuk dikantornya tapi lita tidak lupa jati dirinya yang sudah punya keluarga


lita yang dulunya mempunyai waktu sangat banyak untuk para sahabatnya namun kini berubah setelah lita menikah dan semua sahabatnya sudah sukses bersama sama


dan kini dimana lita dan devan sudah hampir delapan bulan menetap diLondon karena lita harus kembali bekerja dikantornya setelah ia tinggal beberapa taun lalu


dan saat ini jana yang sedang hamil empat bulan lebih dan kak lia yang hamil dan mulai memasuki enam bulan kandungannya


sedangkan lita yang duluan menikah ia baru dikaruniai anak dan kandungannya baru meranjak dua bulan


dimana dulunya devan selalu saja ingin punya anak dan sekarang berubah karena perhatian lita dibagi dengan tamara dan ditambah lai lita sedang hamil muda


dan saat ini dimana devan yang selalu meminta yang aneh aneh dan merasa pusing dan mual mual saat devan mencium bau atau melihat makanan


lita yang bingung karena dulu saat jana hamil muda janalah yang selalu mual mual dan meminta yang aneh aneh kepada billy,


namun saat lita yang hamil devanlah yang selalu seperti itu yang membuat lita kewalahan mengatasinya


dan kini dikediaman lita dimana devan terbaring lemas karena habis muntah sedangkan lita harus bolos kerja demi mengurus devan


sedangkan tamara yang selalu setiap hari dibawa oleh jana untuk menemani jana kalau billy sedang ada dikantor


saat ini pukul tiga siang dimana tamara sudah diantar pulang sedangkan devan masih terbaring lemas


"mama papah aku pulang" ucap tamara dari lantai bawah bersama jana dan bella


"sayang bersihkanlah dirimu mama akan buatkan mu susu nantinya" ucap lita dari lantai atas


"sudahlah biar aku saja nanti yang membuatnya" ucap jana


"tidak perlu lagi pula kau sedang hamil duduklah disini aku akan buatkan mu susu juga" ucap bella pada jana


"baiklah "ucap jana yang duduk disofa sambil menonton tv


bella pun pergi kedapur dan membuat susu untuk jana dan tamara sedangkan dia hanya meminum kopi coklat saja


entah mengapa, semenjak billy menikah bella menjadi berubah dan sangat baik pada lita dan jana meskipun sikapnya yang dulu selalu datang secara tiba tiba


namun saat ini bella sangat akrab dengan keluarganya terutama dengan lita dan jana


namun sayangnya bella sudah lama tidak bertemu dengan hernita karena hernita ikut dengan orang tuanya keluar negri yang membuat bella tidak punya teman


skpi...


bella pun mengantar susu khusus untuk orang hamil pada jana dan susu untuk tamara


"jana ini untuk mu" ucap bella pada jana


" makasih" ucap jana


"tamara apa kau sudah selesai mandi" ucap bella yang menghampiri tamara dikamarnya


"sudah bi... aku akan segera keluar" ucap tamara


" baiklah bibi menunggu diluar" ucap bella


bella pun bergabung dengan jana menonton tv dan meminum kopi coklatnya


sedangkan kini devan yang menginginkan mangga mudah namun tidak mau memakannya yang membuat lita kesal harus memakannya


"sayang sudahlah, ini rasanya tidak enak" ucap lita


"apa yang harus aku lakukan, aku tidak bisa menahannya" ucap devan yang selalu menyuapi lita mangganya

__ADS_1


"ya sudah kita turun kebawah jana dan bella ada disini" ucap lita


"baiklah kita makan dibawah saja" ucap devan


devan pun membawa buah buahan dan makanan yang ingin ia makan kebawah dan membantu lita untuk berjalan turun kebawah


bella dan jana yang melihat lita turun dari atas pun langsung beranjak dan membantu lita berjalan


"sudahlah lagi pula aku masih bisa berjalan" ucap lita pada bella yang mau membantunya berjalan


"baiklah kalau begitu, akan ku bawakan ini" ucap bella yang mengambil buah ditangan devan dan membawanya dimeja


lita dan devan pun terus berjalan turun kebawah menghampiri jana dan tamara yang asik memakan buah juga


"sayang duduklah disini, dan makanlah lagi" ucap devan menepuk pahanya


"baiklah" ucap lita


devan pun mengambil irisan mangga tadi dan memberikannya pada lita


sedangkan jana dan bela hanya mengeleng geleng kepala melihat devan yang sangat manja pada lita


"devan sudaahlah, itu pasti tidak enak jadi jangan paksa lita memakannya itu tidak baik" ucap jana pada devan


" benarkah, tapi rasanya aku tiadak mau berhenti" ucap devan


"kau saja yang memakannya" ucap lita yang mengambil irisan mangganya dan memberikannya pada devan


"sayang, sudahlah ini rasanya tidak enak " ucap devan


"lantas kenapa kau memaksa ku untuk memakannya haa..." ucap lita


"hei sudahlah jangan bertengkar" ucap billy yang tiba tiba datang


"billy.." ucap bella


" ya seperti yang kau lihat" ucap lita


"kau swdikit pucat, apa kau tidak minum susu mu" ucap billy pada lita


"sudah, tapi aku hanya sedikit lelah karena harus mengurus devan, dia selalu saja mmual mual dan meminta ini itu" ucap lita


"aku tau, pasti rasanya tidak enak dibebani" ucap billy melihat kearah jana


"apa maksudmu haa..apa kau menyalahkan ku" ucap jana dengan ketus


"tidak, ya sudah kta pulang saja, ini sudah sore kau harus membersihkan dirimu" ucap billy pada jana


"baiklah" ucap jana


"kau juga harus pulang bell mama tadi mencari mu dirumah ku" ucap billy pada bella


"aku tau mama tadi menelfonku saat kami mau pergi kesini" ucap bella


"oh, ya sudah kami pulang dulu" ucap billy


"ya hati hatilah" ucap lita


"sampai besok lagi tamara" ucap jana pada tamara


"ya..sampai jumpa besok bibi"ucap tamara


billy bella dan jana pun pulang sedangkan lita dan devan masih diruang tv bersama tamara


"sayang aku sudah tidak mau mangga dan aku sudah tidak mau makan" ucap devan pada lita


"baiklah apa yang kau inginkan " ucap lita pada devan


"aku hanya mau memeluk mu" ucap devan yang memeluk lita dan mengelus elus perut lita

__ADS_1


"kau ini, kenapa kau manja sekali seharusnya aku lah yang harus diperhatiin bukannya kau" ucap lita dengan ketus


"tidak, yang pasti aku mau memelukmu sampai aku merasa puas" ucap devan


"terserah saja" ucap lita yang mengambil cemilan diatas meja


"owh iya, aku merasa ada yang sedikit berbeda dari mu, aku merasa payu darahmu semangkin membesar apa ini ada hubungannya kau hamil ya" ucap devan


"entahlah aku tidak tau yang pasti aku merasakannya juga" ucap lita


"apa perlu kita tanyakan pada dokter" ucap devan pada lita


"tidak perlu, lagi pula ini hanya masalah kecil" ucap lita pada devan


"baiklah, sayang bagaimana kita mengadakan pesta atas kehamilan mu" ucap devan


"kau ini, jangan merepotkan, seharusnya kita harus mencari pengalaman karena ini anak pertama kita" ucap lita


"ya sudah terserah saja" ucap devan


"aku akan bertanya nanti sama mama, mungkin dia tau apa penyebabnya" ucap lita


"ya sudah terserah saja" ucap devan


Keesokan harinya dimana lita benar benar menanyakannya pada mamanya billy


"mama juga tidak tau, karena dulu mama hamil biasa saja dan saat mama hamil mudah mama tidak terlalu banyak menginginkan apa apa dari ayah mu perut mama hanya membesar saja" ucap mamanya billy pada lita yang sudah ada dirumah lita


lita yang mendengar ucapan mamanya tadi pun hanya bingung dan melihat kearah devan


"tapi maa.. kenapa bisa devan yang meminta yang aneh aneh dan selalu saja mual" ucap lita yang bingung


"entahlah mama juga tidak tau, coba kau tanyakan sama ayah mungkin dia tau soalnya ayahkan punya teman dokter" ucap mama pada lita


"yah... apa ayah tau" ucap lita


"sama ayah tidak tau juga" ucap ayah pada lita yang membuat lita murung


"sudahlah sayang kita jalani saja dulu, mungkin nanti kita mendapatkan jawabannya juga" ucap devan pada lita dan merangkul lita


"devan benar, sudahlah jangan terlalu dipikirkan fokus saja pada janin mu" ucap ayah pada lita


"hmm baiklah" ucap lita


"owh iya kau juga harus banyak gerak, tapi jangan yang berat berat Ok" ucap mama pada lita


"iya maa" ucap lita


"ya sudah mama pulang dulu, jaga kesehatan mu ya" ucap mamanya billy pada lita


"hmm hati hati dijalan" ucap lita


"tamara kakek dan nenek pulang dulu ya sayang" ucap ayahnya billy pada tamara


"iya sampai jumpa lagi" ucap tamara


ayah dan mamanya billy pun pulang sedangkan lita hanya melihat kearah devan dengan tatapan penuh tanya


"sudahlah sayang jangan dipikirkan" ucap devan mengelus elus rambut lita


"baiklah, tamara apa kau mau menemani mama tidur" ucap lita pada tamara


"baiklah ma.." ucap tamara mengandeng lita pergi kekamarnya


"sayang kau pergilah kekamar untuk istirahat" ucap lita pada devan


"baiklah," ucap devan yang beranjak pergi mengantar lita kekamar tamara


setelah mengantar lita devan pun langsung naik keatas untuk istirahat karena tubuhnya kurang nyaman

__ADS_1


__ADS_2