Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
tri mabuk


__ADS_3

Saat salsili tri dan andika menghampiri billy dan jana, mereka bertiga melihat lita yang sedang asik mengobrol dengan orang tua bella, billy dan jana


entah apa yang mereka bicarakan yang pasti mereka sangat serius namun dibawa bercanda


"eh..bill sejak kapan lita ada disini"ucap andika bertanya pada billy


"sudah dari tadi, lagi pula kenapa kalau lita ada disini"ucap billy yang mengandeng tangan jana dan memegang segelas anggur


"tidak.."ucap andika


"lita pergi dengan siapa tadi"tanya tri


"dia pergi dengan bawahannya"ucap billy


"owh...apa lita sudah tau kalau devan sedang dengan bella sekarang"sahut salsili


"iya sudah memangnya kenapa"ucap billy dengan santai


"apa...dia udah tau dan dia hanya diam saja"ucap andika ketus


"hmmm...apa dia tidak ada niat untuk memarahi devan"oceh salsili


"itu tidak penting, lagi pula apa kalian tidak lihat kalau lita sedang berbicara dengan mamanya bella, itu sudah menandakan kalau lita tidak mau ambil pusing karena devan"ucap billy dengan santai sambil meminum anggurnya


"aiss..apa yang kalian sembunyikan dari kami"oceh tri pada billy


"tidak ada..owh iya sayang apa aku boleh minta tolong padamu sebentar"ucap billy pada jana


"tentu, apa yang harus ku lakulan"ucap jana pada billy


"pergilah ke mama dan ayah dan bilang kalau pestanya sudah di mulai"ucap billy pada jana


"ya...tunggu lah sebentar di sini"ucap jana


jana pun berjalan menghampiri ayah dan mama nya billy dan yang lainnya juga


"ma..acaranya sudah bisa dimulai"ucap jana pada mama mertuanya


"baik lah, sayang pergilah dengan jana sebentar kami mau memulai acaranya "ucap ayah billy pada lita


"iya yah.."ucap lita


"kemari lah adik kecilku"ucap jana pada lita


"tentu...saatnya kita bersenang senang"ucap lita mengandeng tangan jana dan berputar putar dengan jana


"hei...apa yang kalian lakukan, jangan bertingkah seperti anak kecil kalian sama sama sudah menikah"oceh andika pada lita dan jana


"apa kami harus menangis didepan suami kami agar kami dibolehkan bermain"ucap lita pada andika dan mengambil segelas anggur milik andika dan meminumnya sampai habis


"hei kau ini jangan mengambil milik orang tampa izin"oceh andika


"hei..apa kau lupa pesta ini milik siapa haa..."ucap lita ketus karena sudah hampir mabuk


"kau ini jika tidak bisa minum, jangan paksakan diri untuk minum"ocwh salsili pada lita


"biarkan saja dia"sahut billy yang ikut bersenang senang dengan lita dan jana


"hei...nikmati saja pestanya. kemari lah salsili-ku"ucap tri menarik tangan salsili dan disambung menarik tangan andika


"hei..kalian ini, jangan bawa bawa aku"oceh andika


"hei...peatanya sudah mulai jadi nikmati saja pestanya"ucap lita yang mulai setengah sadar


pesta pun dimulai dimana mereka bernyanyi tidak jelas dibawah sedangkan para orang tia bernyanyi diatas panggung untuk menghibur tamu

__ADS_1


mereka semua pun menikmati pestanya sampai acara hampir selesai


"hei kakak, apa kau sudah mabuk"ucap tina pada lita


"hmm iya, ada apa, apa kalian sudah mau pulang"tanya lita yang audah setengah sadar


"iya kami sudah mau pulang, karena kakak mu merasa pusing mungkin dia banyak minum"ucap kak dio pada lita


"owh...ya sudah cepatlah pulang, aku akan menyusul nanti, ibu ayah.. istirahat lah jaga kesehatan kalian dan jangan lupa penghangat ruang hidupkan karena cuaca cukup dingin malam ini"ucap lita pada orang tuanya


"ya...kau jangan sampai larut malam pulangnya, kami duluan ya"ucap kak dio yang menggendong kak lia karena sudah mabuk juga


"iya.."ucap lita


"sampai jumpa..."ucap salsili tri billy jana dan andika pada orang tua lita


"iya..."ucap tina


"haaa...rasanya kepalaku mau pecah"ucap tir memegang kepalanya dan digandeng oleh salsili


"sudah dibilang jangan minum terlalu banyak"oceh salsili pada tri


"apa kita boleh pulang sekarang"ucap tri


"ya sudah kita pulang duluan, lagi pula sepertinya jana juga sudah menunggu"ucap andika


"apa maksudmu menunggu haa"oceh billy pada andika


"sudahlah jangan pura pura bukannya ini malam pertama kalian"ucap salsili


"hei...kalian ini, apa kalian tau kalian bertiga membuat jana malu"oceh billy


"bukannya itu sudah biasa ya untuk orang yang baru menikah"sahut tri


"hei apa yang kalian bahas..."sahut lita yang maaih setengah sadar dan dipegang erat oleh andika


"tidak ada,"ucap jana


"hmm...apa kalian akan melakukannya malam ini"bisik lita pada billy yang membuat billy tegang


"kau ini, lebih baik kau mencari suami mu sana atu tidur saja dan menginap dihotel"oceh billy pada lita


"aku masih mau menikmati pestannya"ucap lita yang mulai tak sadar diri


"lita...lit..lita lo udah tidur ya"tanya andika yang memeluk lita


"tidah hanya saja kepala ku sedikit pusing"ucap lita memegang kepalanya


"ya sudah gue pesan kamar hotel dulu"ucap billy


"tidak perlu, dia akan satu kamar denganku"sahut devan yang tiba tiba datang


"bukannya kau..."ucap salsili yang memutuskan pembicaraannya sambil menatap devan begitu juga dengan yang lainnya


"kenapa, minggirlah aku akan membawa lita kekamar"ucap devan menepiskan tangan andika


andika pun memberikan lita pada devan dan mengendongnya, namun lita kembali sadar meskipun tidak 100%


"apa yang kau lakukan, turunkan aku"oceh lita pada Devan


"diamlah, kau bisa jatu nantinya"ucap devan pada lita


"aku tidak mau tidur denganmu, bukannya kau akan satu kamar dengan bella malam ini kenapa kau tiba tiba ingin tidur dengan ku"oceh lita yang terus memberontak


"bagaiman kau bisa tau"ucap devan terkejut

__ADS_1


"apa kau lupa hotel ini milik siapa"oceh lita


"hei sayang, maafkan aku, aku mengaku aku salah tapi jangan begini lagi pula bella sudah pulang duluan dengan mama dan papanya"ucap devan mencoba membujuk lita


"terserah saja, aku sudah memesan kamar dan aku akan tidur bersama si kembar "ucap lita


"si kembar, siapa yang kau maksud"tanya devan


"siap lagi kalau bukan adik tersayang mu itu"oceh lita


"kenapa mereka bisa ada disini"ucap Devan


"aku yang menjemput mereka dari AS, sudahlah aku ingin tidur dika apa kau bisa mengantarku aku tidak bisa berjalan"ucap lita pada andika


"baiklah, owh iya sal bawa tri kekamar yang udah gue pesan tadi nanti gue nyusul kalian"ucap andika pada salsili


"ya..pergilah, ya sudah gue mau ngantar tri dulu"ucap salsili pada billy sedangkan andika mengantar lita kekamarnya dan diikuti oleh devan dibelakangnya


"ya kita juga mau istirahat"ucap billy


mereka semua pun pergi kekamar masing masing dan beristirahat


Kamar hotel lita


"gue kekamar gue dulu, tolong jaga lita"ucap andika pada devan


"ya makasih"ucap devan


andika pun pergi kekamarnya yang kebetulan beda lantai dengan lita sedangkan devan membawa lita masuk kedalam kamar


didalam kamar dwvan melihat kedua adik kembarnya yang sedang memainkan laptop mereka


"kak devan...."teriak hany(adik kembar wanita devan) pada devan dan berlari menghampiri devan dan lita


lita pun turun dari gendongan devan


"hei...apa kabar, apa kalian menikmati pestanya tadi"ucap lita pada hans(adik kembar laki laki devan)


"ya kami menikmati pestanya"ucap hans pada lita


"kak, apa kakak tau kami sudah lama menunggu kakak disini"ucap hany pada lita dan menarik tangan lita menuju atas ranjang


"maaf kakak terlalu menikmati peatanya"ucap lita


"tidak apa apa, owh iya bagaimana bisa kak devan bersama kakak"ucap hans pada lita


"tidak tau, ya sudah kita tidur saja ya tidak penting mengurus kakak kalian itu"ucap lita yang berbaring ditengah antara sikembar


"hei kian sudah besar jangan satu ranjang dengan kakak mu"oceh devan menarik tangan si kembar


"hei kakak kami ini baru umur 14 tahun jadi, kami masih bisa tidur bersama"occeh hans pada devan


"hei pergilah pesan kamar lagi untuk kalian berdua"ocwh devan


"tidak mau kau saja yang memesan kamar baru"ucap hans


"ya kakak pesan kamar baru saja dan jangan gangu kami"ucap hany


"ya sudah tidurlah kakak sudah sangat lelah "ucap lita


"ya..."ucap si kembar


"hei kalian ini"oceh devan


%%%%%%%

__ADS_1


__ADS_2