
Beberapa hari kemudin, setelah beberapa hari ini lita mengurus tamara dan terus mencari keberadaan ortu tamara, namun tidak dapat ditemukan
tamara yang mulai terbiasa dengan lita, sesekali tamara memanggil lita mama dan devan papa yang membuat lita sedikit tidak nyaman dengan panggilan itu
sedangkan si kembar yang mulai diabaikan oleh lita kini mulai mengikuti kegiatan sekolah kembali, dan melanjutkan pendidikan mereka
Dan kini dikediaman devan dimana lita devan dan tamara sedang menonton tv, sedangkan si kembar sekolah dan frans kekantor
pukul 2 siang
"tamara kemarilah " ucap devan yang duduk didepan tamara bersama lita
tamara yang bermain dengan kucing peliharaan lita dulu pun melihat kearah devan dan menghampiri devan
"ada apa" ucap tamara pada devan
devan pun mengendong tamara dipangkuannya dan mengelus elus rambut tamara
"paman hanya ingin tau berapa umur mu " ucap devan
"umur ku ??" ucap tamara
"iya, bibi ingin tau berapa umurmu, bukannya kau sudah janji kepada kami untuk memberitau semua yang akan kami tanyakan pada mu" ucap lita dengan lembut
" dulu ibu bilang kalau umur ku 4 taun dan saat dia meninggalkan ku ditempat itu, ibu bilang kalau ibu mau memesan kue untuk merayakan ultah ku, namun saat aku mau kembali aku melihat ibu dan ayah sudah tidak ada ditempat duduknya" ucap tamara yang menceritakan kejadian saat ia akan ditinggalkan
lita pun hanya diam dan memperhatikan tamara yang mulai mau menangis karena matanya berkaca kaca
"sayang apa kau ingat wajah ibu dan ayah mu" ucap lita pada tamara
"tidak, aku tidak mau mengingat wajah mereka lagi aku takut jika selalu mengingat wajah mereka" ucap tamara yang mulai gemetar dan keringat dingin
"baiklah tidak masalah, apa tamara mau ikut dengan bibi besok" ucap lita
"hmm...aku mau asalkan tidak bertemu ayah dan ibu" ucap tamara
" tidak besok kita akan pergi kesuatu tempat dimana nantinya kau akan merasa aman" ucap devan
"benarkah, " ucap tamara
"iya sayang" ucap lita
" oh iya apa aku boleeh memanggil bibi dengan sebutan mama" ucap tamara yang membuat lita merasa geli namun tidak masalah bagi devan
"boleh kau boleh memanggil bibi mama dan paman papah" uccap devan pada tamara
lita pun melihat devan, begitu juga dengan devan yang melihat lita dan mengecup dahi lita sekilah
" tidak masalah, kau akan terbiasa nantinya" ucap devan pada lita dan merangkul lita kepelukannya
" baiklah" ucap lita yang sedikit canggung
"ya sudah sekarang tamara istirahat ya, besok kita akan pergi jauh " ucap devan
tamara pun beranjak dari pangkuan devan dan pergi kekamarnya
sedangkan lita memanggil 4 ekor anjing untuk duduk bersamanya
"sayang apa kita harus mengadopsi tamara " ucap lita pada devan sambil mengelus elus kepala anjingnya
"sudahlah angap saja dia anaka kandung mu sendiri, jangan beda bedakan dia, itu pasti membuat dia tidak nyaman berada didekat kita" ucap devan
"iya baiklah" ucap lita yang pergi meninggalkan devan
"sayang kau mau ke mana" ucap devan pada lita
"bukan urusan mu" ucap lita yang pergi kearah dapur
lita pun membuka lemari es dan melihat isi lemari es, lita pun mengambil susu coklat dan gelas lalu dia kembali pada devan
"sayang apa kau mau" ucap lita memberi devan segelas susu
"tidak kau minum saja sendiri" ucap devan
"hmm" ucap lita yang memberi anjingnya susu yang ia minum tadi
Malam pun tiba
sikembar yang baru pulang sekolah dan begitu juga dengan frans yang baru pulang dari kantor
"kami pulang "ucap si kembar
"masuklah" ucap lita yang berada didapur
__ADS_1
"aku juga sudah pulang" ucap frans
" masuklah, makan malam sudah siap" ucap lita lagi
mereka bertiga pun masuk kekamar mereka masing masing dan membersihkan diri sedangkan devan lita dan tamara sudah menunggu dimeja makan
si kembar dan frans pun ikut bergabung untuk makan malam
"makasih makanannya" ucap frans
"makanlah yang banyak" ucap devan pada frans
"selamat makan" ucap si kembar
"bagaimana sekolah kalian" tanya lita pada sikembar
"baik" ucap hans
"kami menyukai sekolahnya" ucap hany
"benarkah, bagus kalau begitu" ucap lita
mereka pun memulai makan malam mereka bersama dimana lita yang tidak fokus makan karena harus menyuapi tamara dan devan dan sesekali lita memakan makanannya juga
makan malam mereka pun selesai dimana lita yang harus mengurus tamara setelah selesai makan dan pergi menidurkan tamara untuk istirahat
"hany hans, masuklah kekamar kalian dan belajarlah kakak akan menemani kalian nanti" ucap lita pada sikembar
"baiklah, selamat malam tamara" ucap hany pada tamara dan mengelus elus rambut tamara
"hmm selamat malam juga" ucap tamara
sikembar pun masuk kekamar mereka masing masing untuk mengerjakan pr mereka, sedangkan devan memeriksa berkas yang diberikan frans kepadanya dan begitu juga dengan frans yang ikut dengan devan diruang kerja devan
Setelah lita menidurkan tamara lita kembali masuk kekamar hans dan bergantian dikamar hany untuk mengajari mereka dan melihat hasil kerja hany dan hans
karena sudah hampir tengah malam lita pun menghampiri devan dan frans untuk menyuruh mereka istirahat karena sudah tengah malam
dan kini kamar lita dan devan dimana lita harus menyiapkan pakaian devan untuk tidur sedangkan devan mencuci wajahnya
"sayang cepatlah udaranya semangkin dingin jangan lama lam didalam kamar mandi" ucap lita
"baiklah "ucap devan yang keluar dari kamar mandi dan menyusul lita yang sudah berbaring
devan pun menganti pakaiannya dan berbaring disamping lita
"tidak, aku baik baik saja" ucap lita
"kau harus merawat diri juga, jangan terlalu memanjakan si kembar mereka sudah bisa mengurus mereka masing masing"ucap devan
"iya aku tau, mereka belum dewasa jadi mereka masih membutuhkan kasih sayang" ucap lita
"aku tau, tapi kelakuan mu berlebihan, kau bisa sakit nanti jika tidak memperhatikan kesehatan mu juga" ucap devan
"sudahlah akan aku atur lagi waktu ku nantinya" ucap lita
"itu harus" ucap devan mengecup dahi lita
"oh iya sayang, apa aku boleh masuk bekerja lagi seperti tri" ucap lita
devan pun melihat kearah lita dan mengecup bibir lita sekilas
"tidak boleh kau harus fokus pada tamara dan aku dulu dan kau tidak boleh bekerja yang berat berat lagi, aku sudah melarang mu untuk bekerja lagi" ucap Devan
"tapi aku bosan hanya diam diri dirumah" ucap lita
"sayang apa kau membantah kata suami mu ini haa.." ucap devan
"bukan seperti itu, aku hanya bosan saja aku masih terlalu muda jika aku hanya berdiam diri saja" ucap lita
" sayang, frans pernah bilang padaku jika kita sudah punya anak dan anak kita sudah besar, kau bisa masuk bekerja lagi asalkan kau harus meluangkan waktu mu untuk kami" ucap devan
"ya sudah kalau begitu, karena kita belum mempunyai anak jadi sekarang aku masih bisa bekerja ya kan" ucap lita melihat kearah devan
"sayang, bagiku kau adalah bayi kecilku yang tidak boleh melakukan apapun kecuali aku yang menyuruh mu Ok" ucap devan
"tapi..." ucap lita
"sayang sudahlah menurut saja, ini sudah malam kita istirahat saja" ucap devan yang mwnarik selimut dan berlindung diatas dada lita
lita pun memeluk devan dan mengusap usap rambut devan
"selamat malam sayang" ucap lita yang mematikan lampu
__ADS_1
"hmm selamat malam juga" ucap devan
keesokan harinya dimana lita devan dan tamara akan pergi keLondon
lita dan yang lainnya pun pergi kebandara unruk megantar lita devan dan tamara untuk berpergian keLondon
"kami pergi dulu, jagalah diri klian masing masing" ucap lita pada si kembar
"kakak juga" ucap hans pada lita
"kakak pergi dulu ya" ucap devan pada si kembar
"selamat jalan, hei tamara bersenang senanglah disana" ucap hany
"iya..." ucap tamara
"ibu ayah kami pamit " ucap devan
"iya " ucap ayah dan ibu lita pada devan
"kami pergi dulu" ucap lita yang menyeret kopernya menuju pesawat yang akan mereka tumpangi
hans hany ayah ibu dan tina pun pulang kerumah mereka masing masing sedangkan lia dan dio tidak ikut karena pulang kedesa
selama perjalanan tamara hanya diam dan tertidur dipelukan devan sedangkan lita asik memainkan ponselnya
setelah beberapa jam kemudian lita devan dan tamara pun sampai dibandara London dimana disana billy dan jana sudah menunggu kedatangan lita
saat lita turun dari pesawat dan lita pun langsung mencari keberadaan billy, saat lita melihat billy bersama jana lita pun berlari menghampiri billy dan memelik billy dan meninggalkan devan dan tamara dibelakang
"bagaimana dengan anak itu, apa dia baik baik saja bersama mu" ucap jana pada lita dan lita pun memeluk jana juga
"dia baik baik saja, bagaimana dengan kalian, owh iya ayah sama mama kemana apa mereka tidak datang" ucap lita
"kami baik, dan mama sama ayah mereka ada meting sama kelayen jadi merwka tidak datang" ucap billy
"ya sudah kita pulang sekarang kasian tamara dia sepertinya kelelahan" ucap devan
"ya...owh iya pak tolong bawakan kopernya ya" ucap lita pada anak buahnya yang selalu ada setiap lita datang dilondon
"iya nona" ucap bawahan lita dan pergi mengambil koper lita dan devan
mereka pun pulang kerumah lita, beberapa puluh menit kemudian lita dan yang lainnya pun sampai dikediaman lita
bella mama sama papah nya yang sudah menunggu dari tadi pun langsung menymbut kedatangan lita saat lita sudah sampai dirumah lita
mama bella pun langsung memeluk lita sedangkan papah bella mengendong tamara karena mereka datang untuk menyambut kedatangan lita dan ingin melihat tamara secara langsung
"sayang kemarilah, bagaimana kabar mu" ucap mama bella pada lita sedangkan bella hanya diam dan menunggu didalam rumah
"aku baik ma..bagaimana dengan mama" ucap lita
"mama bella dan papah juga baik" ucap mama bella yang berjalan berdampingan dengan lita menuju sofa ruang keluarga
devan pun langsung masuk kekamar untuk menyimpan koper nya dan kembali turun kebawah untuk berkumpul bersama sedangkan tamara masih digendongan papah bella
"sayang kemarilah" ucap lita pada devan
"baiklah" ucap devan duduk disamping lita
"siapa namanya anak ini" ucap papah bella pada lita
" dia tamara" ucap lita
"owh...apa kau mau bermain bersama kakek ditaman" ucap papah bella pada tamara
tamara pun hanya diam karena tidak mengerti bahasa papah bella
"tamara sayang kakek ingin bermain bersama mu ditaman apa kau mau" ucap jana pada tamara
tamara pun hanya mwngangu dan papah bella pun mengendong tamara menuju taman belakang rumah lita
"istirahatlah kau pasti lelah" ucap mama bella pada lita
"tapi bagaimana dengan mama" ucap lita
"tidak masalah, kami masih ada disini, kau istirahatlah sana" ucap billy pada lita
"baiklah, aku kekamar dulu" ucap lita
"pergilah sayang" ucap mama bella
"bill nanti kalau tamara mau istirahat, carikanlah dia kamar yang kosong dan temani dia sebwntar" ucap devan pada billy
__ADS_1
"hmm... baiklah" ucap billy
devan pun menyusul lita naik kelantai atas untuk istirahat