
Pagi pun tiba , hari ini lita mau pulang ke desa untuk menjemput orang tuanya dan saudara saudaranya di desa , karena besok siang ada upacara pelantikan anggota Tentara baru yaitu pelantikan lita dan tri sebagai prajurit baru
"mandi mandi mandi kita pergi lagi"ucap lita bernyanyi menuju kamar mandi
beberapa menit kemudian lita sudah selesai dengan ritual mandinya dan berganti pakaian
"semuanya sudah selesai tinggal pergi cari makan"ucap lita menuruni tangga
lita pun pergi ke bagasi dan melihat ada tiga mobil
mobil sport biasa , hadiah dari billy atas kerja samanya antara billy dan Lita
mobil balap , lita beli setelah ia memenangkan balap liar di London dan memenangkan dua mobil lawanya dan di jual kemudian membeli mobil ini
mobil sport , Litaa beli saat ia sudah dua tahun menjadi Ceo
"ke mana yang satunya , serasa gue setelah gue pakai untuk pergi ke pesta butik gue tiga taun yang lalu gue simpan be bagasi dah , tapi ke mana ya"ucap lita merasa kehilangan satu mobilnya
mobil yang lita cari
"owh iya ya mungkin masih di desa kali ya kan hari tu gue nyuruh supir ngantar pake mobil itu , tapi ya sudah lah bodo amat lagi pula itu ada di desa"
"mmmm pake angkuta umum aja ya dari pada pake mobil , ya pake bus umun aja"ucap lita mengunci kembali bagasi mobilnya yang sudah iya pondasikan lagi supaya lebih panjang dan luas
lita pun pergi ke halte bus dan tak lama kemudian bus pun datang lita pun naik
beberapa puluh menit kemudian lita sampai di sebuah lestoran sederhana dan kecil
lita pun masuk ke lestoran itu dan dan memesan makanan , setelah pesanannya datang lita pun menyantap makananya saat sudah selesai lita pun pergi ke kasir untuk membayar pesananya
saat lita akan keluar dari lestoran , lita melihat 2 anak kecil kira kira umur 11 taun nan yang sedang mau di culik
lita yang merasa aneh karena dua orang dewasa itu menyumpal mulut anak gadis itu sedangkan yang satunya menghajar bapak bapak yang sepertinya seorang supir
lita pun berlari dan memukul orang yang menghajar supir tadi
bruk...lita menendang orang itu
"kau siap berani beraninya kau menendang ku"ucap orang itu
__ADS_1
"aku hanya gadis desa yang butuh pekerjaan"ucap lita
orang itu pun berkelahi dengan lita dan tak lama kemudian beres oleh lita , pria yang menyumpal mulus seorang gadis kecil tadi pun ikut menyerang perkelahian pun di mulai lagi
sedangkan ada seorang anak laki laki yang mungkin kakak gadis tadi langsung menangkap adiknya
"apa kau tidak apa apa hany"tanya kakak gadis itu
"aku tidak apa apa hans"ucap hany
"syukurlah kalau gitu"ucap hans
"siapa kakak itu kenapa dia menolong kita"ucap hany
" aku pun tidak tau , mungkin dia orang baik"ucap hans membangunkan adiknya yang terjatuh
setelah beres para penjahat tadi pun lari setelah lita bereskan , lita pun menghampiri dua anak kecil itu
"apa kalian tidak apa apa"tanya lita
"kami tidak apa apa kakak , dan makasih ya kak udah nolongin kita"ucap hany
"siapa naman kalian adik kecil dan di mana rumah kalian"tanya lita
"namaku hany dan ini kakak ku hans kami saudara kembar dan rumah kami ada di bagian jalan sana"ucap hany menunjuk arah jalan
"bukanya di sana jalan menuju rumah rumah orang yang kaya kaya ya , apa mungkin anak kecil ini orang kaya sampai sampai mau di culik"batin lita
"hmmm boleh"ucap hans yang melihat supirnya pingsan tak berdaya
"baik lah kalau begitu apa kalian bisa membantu kakak memasukan supir kalian di dalam mobil"tanya lita
"hmm"
lita dan hans dan hany pun memasukan sang supir di dalam mobil
saat sudah masuk semua , lita pun melaju mobilnya menuju rumah hans dan hany
"ku kira kakak tidak bisa menyetir "ucap hans duduk di belakang sedangkan hany di depan samping lita
"aahhah..iya kakak di desa bekerja sebagai pengantar barang menggunakan mobil truk"ucap lita menutup nutupi identitasnya
"owh...apa kakak bisa bela diri"tany hany
"ya kakak bisa "
"kakak belajar dari siapa" tanya hans
__ADS_1
"dari kakek kakak"ucap lita
"owh...pasti kakak sangat hebat sama seperti kakak kami"ucap hany
"memangnya siapa kakak kalian" tanya lita
"kakak tertuaku bernama Devan dan kakak kedua bernama frans , namu masa kecil mereka tidak sama seperti kami"ucap hans
"Devan , apa mungkin Devan yang si Ceo itu yang sangat terkenal di Seoul"batin lita
"memangnya kenapa dengan masa kecil mereka"tanya lita
"mereka tumbuh besar serba kekurangan , mereka banting tulang untuk menghidupi kami supaya kami bisa tumbuh besar , namu sekarang kehidupan kami sudah sangat nyaman apa pun yang kami mau bisa kami miliki karena sekarang kami sudah menjadi kaya akibat kerja keras kakak Devan dan Frans"sambung hans
"owh...siapa nama asli kakak devan mu"tanya lita
"Devan Dernata"jawab hany
"apa , berarti benar dong dugaan ku"ucap lita terkejut namun tetap dengan wajah santai dan masih fokus ke arah jalan
"owhh...apa dia seorang Ceo yang terkenal itu"ucap lita
"ya dia sangat terkenal setelah kematian ibu dan ayah kami"ucap hans
"owh..orang tua kalian sudah meninggal"ucap lita
"iya , ibuku kena kecelakaan mobil sedangkan ayahku yang mendengar kalau ibuku kecelakaan langsung drop dan terjatuh dari sebuah gedung yang sedang ia kerjakan bersama rekanya"ucap hany
"owh..maaf ya kalau membuat kalian merasa sedih lagi"ucap lita
"tidak apa apa lagi pula kami masih mempunyai kakak yang sangat sayang dengan kami"ucap hans
"owh iya yang mana rumah kalian"tanya lita melihat lihat rumah yang ada di bagian daerah itu karena semua rumahnya besar besar dan pastinya megah
"di depan lagi"ucap hany
"yang mana"tanya lita berhenti di depan pagar rumah yang sangat besar di bagian komplek itu
"yang itu"ucap hans menunjuk sebuah rumah megah bah istana
"wow rumah kalian sangat besar ya"ucap lita kagum
"itu kak devan beli saat iya menjadi Ceo terkenal di sini"ucap hany
"ya sudah kakak antar kalian sampai depan saja ya solanya kakak harus kembali lagi takutnya bos kakak nyari in"ucap lita memakirkan mobil di depan rumah atau bisa di bilang istana
__ADS_1
"iya kak makasih ya udah mau ngantar kita "ucap hans
lita pun berlalu pergi dan menghubungi billy supaya bisa menjemputnya